Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ford Ranger Super Duty Segera Dirilis, Ada Kemungkinan Ke Indonesia?

Ford Ranger Super Duty lebih difokuskan untuk keperluan kerja berat. Intip spesifikasinya
Berita
Senin, 7 April 2025 10:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko
Super Duty. (Foto: Ford Australia)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Ford Ranger merupakan gambaran kesuksesan dari produk otomotif asal Amerika Serikat. Beda konsep dengan kemunculan Ford Ranger Raptor yang identik dengan kendaraan off-road performa tinggi, Ford Ranger Super Duty ternyata lebih fokus untuk keperluan kerja berat.

Mengutip dari Carscoops. Prototipe Ranger Super Duty ini punya tampilan mencolok dengan trek roda lebar dan fender yang lebih besar serta tebal. Selain itu, ia sudah menggunakan ban all-terain berukuran 33 inci dan juga dipasangi snorkel sebagai standar.

Ranger Super Duty (Foto : Ford Australia)

Lalu pikap kekar ini hadir dengan bumper baja lengkap lampu tambahan dan juga dipersiapkan untuk mengganti bumper standar dengan model aftermarket yang bisa dilengkapi dengan winch elektrik.

Mengenai mesin Ford belum membukanya detailnya, namun terdapat wacana lain yakni menggunakan mesin V6 turbo diesel Power Stroke 3.000 cc yang justru digunakan pada model di bawah model Raptor. Namun mesin ini dikatakan sudah mendapatkan penyesuaian sehingga kinerjanya bertambah dan juga telah ditekan untuk standar emisinya. 

BACA JUGA

Sayangnya belum ada data mengenai besaran angka yang dapat diraihnya.

Ranger Super Duty (Foto : Ford Australia)

Kinerja mesin V6  ini diakurkan dengan transmisi otomatis 10-percepatan untuk mendukung kemampuan off-roadnya, pikap ini dijejali differencial lock pada roda depan dan belakangnya.

Mengenai mesin, ada spekulasi yang mengatakan akan muncul opsi mesin 2.000 cc turbo diesel seperti yang digunakan oleh Ranger Raptor.

Untuk mendukung kinerja ekstranya, Ford membekalkan tangka BBM berkapasitas 130 liter sebagai standar dan sasisnya pun sudah diperkuat sebagai bentuk kompensasi kemampuan tarik beban yang meningkat.

Selain itu jika diperhatikan Ford menjejalkan gardan yang lebih kuat yang memiliki 8 baut (8 lugs) yang menandakan bahwa pikap ini punya kaki-kaki yang sangat kuat. Sebagai informasi, roda dengan baut 8 ini umumnya ditemui pada keluarga Ford F-Series, seperti F250 atau F350 yang memang hadir sebagai pikap heavy duty.

Roda Ranger Super Duty menggunakan model baut 8 (8 lugs), bukti untuk penggunaan kerja keras (Foto : Ford Australia)

Model Super Duty ini pun mengikuti tradisi Ford yang ditanamkan pada model fullsizenya yakni F-150 dalam hal pilihan bodi. Tidak seperti Ranger Raptor yang hanya tersedia dalam wujud double cabin, Super Duty bakal hadir juga dalam wujud single cabin ataupun extra cabin.

Penggemar Ford di Amerika Serikat dipastikan belum akan mendapatkan model ini. Namun model ini justru disebut-sebut akan dipasarkan ke negara seperti Australia dan akan menjadi rival bagi Land Cruiser 70 Series.Sedangkan untuk pengiriman, konsumen Benua Kangguru akan mendapatkannya pada awal 2026 mendatang.

Nah, bagaimana dengan Indonesia? Apakah Super Duty akan sampai juga ke sini?

“Saat ini kami masih fokus terhadap line up Ford Ranger  double cabin, apalagi kami baru meluncurkan Ranger XL MT yang mempunyai spek mumpuni untuk segmen komersial,” terang Head of Product and Strategi PT RMA Indonesia, Aviandra Pradipta saat dihubungi belum lama ini. 

Namun menurut Dipta, pihaknya tidak menutup kemungkinan untuk Ranger Super Duty ini dibawa ke Indonesia karena saat ini sedang melakukan studi kebutuhan konsumen di Indonesia untuk Ranger Super Duty. (SS) 


Tags Terkait :
Ford Ranger Super Duty
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

1 minggu yang lalu


Pikap
Komparasi Spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e Tunland

Komparasi spesifikasi JAC Trekker T90 EV vs Foton e-Tunland: Dua pikap listrik 4x4 double cabin ladder frame dengan baterai 88 kWh, tenaga hingga 335 hp, dan jarak tempuh 340-350 km.

1 bulan yang lalu


Berita
Rayakan 4x4 Day, Jeep Hadirkan Wrangler & Gladiator Reign

Jeep Wrangler Gladiator 2026 warna Reign hadir di Indonesia rayakan 4x4 Day. Pembaruan desain kap mesin dual vented hood dan easy-to-remove door tingkatkan fleksibilitas off-road.

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

1 jam yang lalu


Berita
Begini Spesifikasi BYD Atto 1 Termurah Yang Resmi Dirilis

BYD Atto 1 mendapatkan varian baru di Indonesia.

4 jam yang lalu


Berita
Chevrolet Camaro Bakal Bangkit Lagi Dari Kubur Di 2027

Camaro akan kembali pada generasi VII setelah kebangkitan kembali yang kedua.

5 jam yang lalu


Berita
Penjualan Terus Anjlok, Honda Akan Stop Produksi Beberapa Model Di Cina

Honda mempercepat penyesuaian produksinya di Tiongkok seiring sejumlah model bermesin konvensional maupun elektrifikasi seperti ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, dan e:NS1.

6 jam yang lalu


Mobil Listrik
BYD Siapkan Varian Murah Atto 1

BYD siapkan varian murah BYD Atto 1 tipe STD guna saingi EV mungil seperti Changan Lumin. Perluas pilihan dan akses kendaraan listrik bagi konsumen.

7 jam yang lalu