Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Iklannya Dianggap Menyesatkan, Ford Didenda Rp 277 Miliar. Seperti Ini Kronologinya

Untuk dapat menjual suatu produk yang bagus, tentu dibutuhkan promosi yang meyakinkan, tertuama dalam menjual sebuah kendaraan. Namun dalam hal ini, iklan Ford dianggap menyesatkan.
Berita
Sabtu, 28 Mei 2022 06:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Untuk dapat menjual suatu produk yang bagus, tentu dibutuhkan promosi yang meyakinkan, terutama dalam menjual sebuah kendaraan.

Jika mobil yang dipasarkan sangat canggih, maka perlu perlihatkan kecanggihannya tersebut. Namun tidak semua mulus, materi promosi tersebut bisa menjadi bumerang apabila data yang dicetak tidak sesuai dengan hasil resminya.

Seperti yang dialami oleh Ford Motor Company, di mana mereka harus membayar denda senilai USD 19 juta atau setara dengan Rp 277 miliar ke negara bagian Amerika Serikat akibat klaim yang menyesatkan tentang penghematan bahan bakar dan kapasitas muatan yang dapat ditampung.

Pasca ditindak bersalah, Ford Motor Company tidak melakukan perlawanan dan mereka setuju untuk membayar sejumlah uang tersebut.

Tidak hanya itu, Ford juga menahan diri dari membuat sebuah materi promosi yang menyesatkan di tengah penyelesaian masalah yang diajukan di Pengadilan Tinggi San Diego, California.

Melansir Autblog, dalam keterangannya, Jaksa Agung, mengatakan Ford telah terbukti menyesatkan konsumen tentang mobil hybrid C-Max lansiran 2013 - 2014 serta pikap truk Super Duty yang diproduksi 2011 sampai 2014,

"Perusahaan salah mengartikan seberapa jauh C-Max hybrid dapat melakukan perjalanan dengan tangki bensin, dan bahwa kendaraan tersebut memiliki ekonomi bahan bakar yang lebih baik daripada mobil hybrid lainnya," ungkap Jaksa Agung.

"Kami bekerja dengan negara bagian untuk menyelesaikan masalah mereka dan dalam prosesnya membatasi biaya investigasi tambahan dan biaya hukum untuk semua pihak," tulis pernyataan resmi Ford..


Tags Terkait :
Ford Ford Motor Company
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Bocoran Mobil Baru di GIIAS 2026, Dari MPV Listrik hingga SUV Hybrid

GIIAS 2026 di ICE BSD City dipastikan menjadi ajang peluncuran mobil baru GIIAS 2026 dari berbagai merek, mencakup MPV listrik hingga SUV hybrid.

3 minggu yang lalu


Pikap
Hilux EV Terpantau Hadir Di Indonesia

Harga Toyota Hilux EV Indonesia tercatat Rp 674 juta di situs Samsat Jakarta. Namun Toyota belum mengonfirmasikan rencana peluncuran pikap listrik ini.

1 bulan yang lalu

Pikap
Ladder Frame EREV, Konsep Hybrid Yang Mulai Banyak Dilirik

Ladder frame EREV untuk pikap mulai dilirik pabrikan otomotif. Konsep ini dipilih karena ketahanan struktural dan kemampuan off-road yang lebih baik, seperti pada BYD Shark, Ram 1500, dan Ford F-150.

1 bulan yang lalu


Berita
Pabrik Ford Di Spanyol Diakuisisi Geely, Siap Produksi EX2 Untuk Pasar Eropa

Ford harus rela menyerahkan pabrik mereka di Spanyol kepada Geely. Produsen China bakal menjadikan pabrik tersebut sebagai basis produksi EV dan PHEV mereka untuk pasar Eropa.

3 bulan yang lalu


Terkini

Truk
Isuzu Raih 1.180 SPK Di GIIAS 2026, Elf Jadi Penopang Utama

Kendaraan komersial merupakan produk serbaguna yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya

13 menit yang lalu


Berita
Sejarah Berulang, Mesin Bensin Kembali Jadi Opsi di Land Cruiser

Land Cruiser 300 HEV menyuguhkan potongan sejarah masa silam dengan sodorkan pilihan mesin bensin

2 jam yang lalu


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

3 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Sigra Ujung Tombak Perolehan SPK Di GIIAS 2026

Sacara umum penjualan di GIIAS hampir berbagi rata ditopang oleh kendaraan penumpang dan komersial

7 jam yang lalu


Komparasi
Selisih Rp19 Juta, Mazda 6e dan BYD Seal Performance Punya Karakter Berbeda

Mazda 6e resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia.

9 jam yang lalu