Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Revitalisasi Terminal Baranangsiang (Akhirnya) Terlaksana Tahun Ini

Kondisinya sudah tidak layak sebagai terminal penting di Jawa Barat
Berita
Kamis, 25 April 2024 17:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyampaikan revitalisasi Terminal Baranangsiang Kota Bogor, Jawa Barat, dilaksanakan pada tahun ini.

Sebagaimana diutarakan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPTJ, Suharto, revitalisasi Terminal Baranangsiang yang sebelumnya sempat tertunda 12 tahun, ditargetkan dimulai pada 2024. Saat ini BPTJ sudah mempelajari beberapa dokumen yang ada untuk merealisasikan rencana tersebut. “Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama akan segera kita realisasikan untuk revitalisasi,” kata Suharto pekan ini (23/4).

Suharto juga menegaskan, revitalisasi Terminal Baranangsiang dilakukan untuk pelayanan masyarakat yang jauh lebih baik, dalam menunjang sarana dan prasarana transportasi publik.

“Karena terminal Baranangsiang harus segera kita revitalisasi, supaya masyarakat juga memberikan kemudahan dan kenyamanan untuk menggunakan angkutan umum,” ucapnya menjelaskan, sebagaiman dikutip dari Antara.

BACA JUGA

Terminal Baranangsiang nantinya tak hanya berfungsi sebagai terminal, tetapi juga menjadi bagian kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi dengan kawasan komersial. “Saat ini kita masih dalam proses mempelajari, karena kita kemarin baru selesai mendapatkan LO (Legal Opinion, Red) dari Kejaksaan Agung,” ujarnya.

Menurut dia, ada beberapa desain yang harus disesuaikan kembali terkait dengan rencana Revitalisasi Terminal Baranangsiang sebagai salah satu terminal tersibuk di wilayah Jabodetabek.

Selain itu, lanjut Suharto, rekomendasi yang sudah dikeluarkan akan dipelajari dan ditindaklanjuti, sesuai dengan kemampuan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

“Intinya adalah fungsi terminal harus sesuai dengan fungsi terminal. Misalnya nanti ada fungsi tambahan lagi, akan kita diskusikan. Tapi fungsi utama terminal harus lebih utama,” jelasnya.

Suharto lebih lanjut mengatakan, revitalisasi Terminal Baranangsiang akan berjalan dalam beberapa tahun ke depan, menyesuaikan dengan kemampuan anggaran APBN. Selain itu, BPTJ juga memastikan masyarakat tetap dapat mengakses layanan Terminal Baranangsiang selama proses revitalisasi.

Baca juga: Sekilas Halte Transjakarta Bundaran HI-Astra

Baca juga: Ternyata Ada 75 Terminal Bus Di Indonesia Dibangun Atau Dipugar Sejak Tahun 2014


Tags Terkait :
Terminalbus Barangsiang Bogor Akdp Akap Angkot Penumpang Bus Kemenhub Dishub
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Terminal Bus Pakupatan Serang Sehari Dilintasi 400 Bus

Diresmikan Presiden Jokowi sebagai Terminal Tipe A

2 tahun yang lalu


Berita
Ada Long Weekend, Ini Beberapa Rute Bus AKAP Terbaru

Persaingan antar operator semakin tajam saja

1 tahun yang lalu


Berita
Antisipasi Libur Imlek, Ruas Tol Trans Jawa Dilakukan Pembatasan

Berkaca dari minimnya ‘deadlock’ saat musim libur Nataru

2 tahun yang lalu


Bus
Ramp Check Terminal Lebak Bulus Sekalian Tes Urine Awak Bus

Para pemegang kendali kemudi juga dites urine

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

5 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

6 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

7 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

9 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

10 jam yang lalu