Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenang Legenda Modifikasi Indonesia, Wibawa Santosa, Bos Permaisuri Ban Yang Wafat Mendadak di Bali

Dunia modifikasi Indonesia dikejutkan oleh berita wafatnya Wibawa Santosa, bos Permaisuri Ban di Bali.
Berita
Selasa, 24 Desember 2024 21:17 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo
Bowo (kaos putih), bersama redaksi Otodriver saat kunjungan ke Permaisuri Ban akhir 2023 lalu


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Dunia modifikasi Indonesia dikejutkan oleh berita wafatnya Wibawa Santosa, bos Permaisuri Ban di Bali. Bowo, sapaan karibnya, diberitakan  kecelakaan saat beraktivitas di sebuah pantai saat berlibur bersama keluarga.

Di tengah simpang siur dan ketidakjelasan info tersebut, Otodriver berusaha mengkonfirmasi langsung ke Permaisuri Ban. "Iya betul, Pak Bowo wafat tadi siang (24/12) di Bali. Saya juga masih nunggu updatenya. Mohon doanya Pak, maafkan juga bila Pak Bowo ada kesalahan," ujar Yenny, salah seorang karyawan Permaisuri Ban.

Selamat jalan, Wibawa Santosa,  Punggawa Pelek Indonesia (Foto: Istimewa)

Kabar terakhir saat berita ini diturunkan, jenazah akan diterbangkan ke Jakarta pada (25/12) siang dan akan disemayamkan di sebuah rumah duka daerah Pluit, Jakut. Dalam dunia modifikasi mobil tanah air, Bowo dikenal bertangan dingin dan punya selera berkelas tinggi.

Hal ini bukan tanpa alasan. Bowo punya latar belakang seni dari sekolah desain terbaik dunia yaitu Art Center College of Design, Pasadena, California, Amerika Serikat.  Sekolah design tersohor yang menghasilkan alumni-alumni desainer  mobil ternama seperti Chris Bangle (BMW), Shiro Nakamura (Nissan), Larry Shinoda (Ford), Frank Stephenson (Mini, Ferrari, McLaren) dan masih banyak lagi.

BACA JUGA

Tiap kali Bowo diajak bicara soal latar belakang sekolahnya, dia selalu berkata, "Dulu gue kira santai sekolah design, ternyata susahnya bukan main. Susah masuknya, keluarnya (lulus) lebih susah lagi," ucapnya.

Modal jiwa seni yang diasah lewat ilmu yang didapat di Amerika itu digabungkan dengan kemampuan jualan yang diturunkan dari orang tua dan keluarganya pemilik bengkel Aneka Ban. Sejak Bowo kembali ke Indonesia usai lulus dari Pasadena tahun 1992, ia bergabung ke Permaisuri Ban. Bengkel ban dan pelek yang didirikan orang tua dan kakak-kakaknya yang semua perempuan. Maka tak heran namanya Permaisuri Ban di bilangan jalan Mahakam, Bulungan, Jaksel.

Di Permaisuri Ban lah Bowo menerapkan ilmu desain ke para pelanggannya. Ia tidak hanya jualan pelek dan ban, tapi juga memadupadankan desain pelek, ban dengan garis-garis desain mobilnya. Dia juga sangat memperhatikan soal keselamatan dan keamanan hasil modifikasinya. Sebisa mungkin hasil modifikasi lebih baik dari kondisi standar pabriknya.

Maka tak heran bila kemudian Bowo punya banyak pelanggan loyal. Bahkan konsumennya turun menurun ke generasi yang lebih muda.  Hasil karya modifikasi Bowo jadi barometer modifikasi berkelas yang diakui komunitas tanah air. Pengalaman lebih dari 30 tahun membuatnya disebut sebagai guru besar (suhu) pelek bukan hanya Indonesia tapi dunia. 

Di beberapa kali kesempatan, Bowo sering bercerita dipercaya sebagai konsultan beberapa merek pelek ternama dunia. Tak terhitung kunjungannya ke pabrikan pelek dunia. Bahkan Bowo punya akses khusus ke pabrikan pelek besar dan bisa memesan spesifikasi khusus yang tak dijual ke pasar umum, hanya buat Permaisuri Ban.

Kemampuan Bowo membaca tren juga kerap membantu importir pelek di  tanah air menentukan tipe atau model yang akan diimpor dan dijual. Banyak kasus tebakan tren desain peleknya tepat dan diminati pasar. Kemampuan Bowo menjual pelek juga patut diacungi jempol. Dia tidak segan melobi bahkan mengeluarkan biaya lebih untuk mentraktir konsumennya sekadar memupuk rasa kepercayaan dan keyakinan sebelum memutuskan membeli pelek tertentu. Biasanya pelek yang harganya mahal dengan spek spesial.

Wafatnya Bowo di usia yang masih relatif muda secara mendadak membuat dunia modifikasi terhenyak. Tak akan ada lagi sosok sekomplet Wibowo Santosa yang jagoan soal desain dan trik jualan. Selamat jalan Legenda Modifikasi Indonesia, karya dan rekam jejakmu akan terus dikenang. (AW).


Tags Terkait :
Wibowo Santosa Otodriver
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Mengenang Legenda Modifikasi Indonesia, Wibawa Santosa, Bos Permaisuri Ban Yang Wafat Mendadak di Bali

Dunia modifikasi Indonesia dikejutkan oleh berita wafatnya Wibawa Santosa, bos Permaisuri Ban di Bali.

1 tahun yang lalu


Tips
Resep Ganti Pelek Besar Tanpa Kurangi Akurasi Speedometer

Ternyata tak selalu ada ukuran yang benar-benar sama dengan bawaan mobil.

6 tahun yang lalu


Truk
Tidak Hanya Mahindra, 4 Brand Ini Akui Dapat Pesanan Proyek Koperasi Desa Merah Putih

Jumlah pesanan keseluruhnya sebanyak 80.000 unit.

3 bulan yang lalu


Berita
Di Jalur “Contra Flow”: Tidak Boleh Pindah Lajur!

Jika diabaikan akan fatal akibatnya

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Harga Baterai 50% Dari Harga Mobil, VinFast Bersaing Dengan Garansi 10 Tahun

VinFast bersaing di pasar mobil listrik Indonesia dengan menawarkan garansi yang panjang. Mobil terbaru mereka diklaim memiliki harga baterai ratusan juta.

19 menit yang lalu


Berita
VinFast VF MPV 7 Tawarkan Kabin Lebih Besar Dari Avanza dan Ertiga

Vinfast VF MPV 7 merupakan mobil keluarga yang kini dijual dengan harga Rp 400 jutaan.

49 menit yang lalu


Berita
BEV Lebih Ekonomis Dari REEV, Ini Alasannya

Alasan BEV lebih ekonomis dibanding REEV terletak pada komponen yang lebih sedikit, sehingga biaya perawatan jangka panjang lebih rendah tanpa kebutuhan servis mesin bakar.

8 jam yang lalu


Berita
Mazda 6e Dipastikan Diluncurkan Dalam Waktu Dekat

Peluncuran Mazda 6e Indonesia dipastikan dalam waktu dekat. Mazda bekerja sama dengan Changan untuk menghadirkan sedan listrik ini usai diperkenalkan di Singapore Motor Show.

9 jam yang lalu


Berita
Porsche Cayenne Assembled Regionally Hadir di Indonesia, Harga Mulai Rp 2,99 M

Porsche Indonesia meluncurkan Porsche Cayenne rakitan regional dengan harga Porsche Cayenne rakitan regional Indonesia mulai Rp 2,99 miliar. SUV ini dilengkapi mesin V6 turbo 353 PS.

20 jam yang lalu