Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ini Daftar Tunda Ekspor Mobil Buatan Toyota Dan Daihatsu Indonesia

Imbas dari kasus ketidaksesuaian uji keamanan di Jepang
Berita
Sabtu, 6 Januari 2024 15:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Bulan Desember 2023 dan Januari tahun 2024 boleh jadi merupakan masa suram bagi sejumlah pabrikan kelas dunia. Akhir tahun lalu Daihatsu, dan Toyota, harus menghentikan produksi di sejumlah pabrik mereka di Jepang akibat adanya dugaan ketidaksesuaian uji keselamatan bagi sejumlah model.

Pekan ini dunia otomotif Jepang dikejutkan dengan temuan manipulasi uji keselamatan yang melibatkan 64 model kendaraan, termasuk 22 model yang dijual dengan merek Toyota beserta tiga mesin yang dipasarkan secara global. Kemarin (20/12) President Daihatsu Motor Co., Ltd., Soichiro Okudaira, mengatakan melakukan penghentian produksi dan pengiriman semua kendaraan baik ke luar negeri maupun di dalam negeri Jepang.

"Daihatsu hari ini (20/12) memutuskan untuk menghentikan sementara distribusi semua model yang dikembangkan Daihatsu yang saat ini sedang diproduksi, baik di Jepang maupun di luar negeri," kata Okudaira dalam konferensi pers secara daring yang disiarkan secara langsung melalui akun Youtube DaihatsuOfficial, Rabu (20/12).

"Kami belum tahu berapa lama itu (penyelidikan, Red) akan memakan waktu dan berapa banyak penemuan yang akan mereka identifikasi," paparnya. Namun banyak media di Jepang menyebutkan bahwa akhir bulan Januari 2024 adalah waktu bagi duet pabrikan senior itu menyiarkan temuan mereka.

BACA JUGA

Toyota Motor Corporation sebagai penaung Daihatsu Motor Co.. juga menyampaikan pernyataan resminya yang berisi permohonan maaf bahwa Daihatsu telah melakukan sejumlah hal yang tidak sepatutnya terjadi meski Toyota menyadari bahwa beban yang harus diterima ‘adiknya’ itu memang tidak ringan karena begitu besarnya target produksi serta pengembangan untuk produk Daihatsu maupun Toyota.

Hiroki Nakajima selaku Director and Excecutive Vice President Chief Techenology Officer Toyota Motor Corporation-, dalam kesempatan yang sama menyebutkab juga bahwa pihaknya bisa jadi tidak menyadari bahwa memang ada beban yang luar biasa besar bagi Daihatsu karena berada dalm skema menjadi pemasuk produk OEM bagi Toyota dan beberapa mereka lain. “Mungkin ini yang kemudian menimbulkan beban dalam proses pengembangan produk serta verifikasi tahapan pengujian,” begitu ungkapnya.

Atas kondisi tersebut tentu saja unit bisnis Daihatsu maupun Toyota, paling tidak di area ASEAN, dalam posisi serius mencermati kondisi yang terjadi di Jepang.

“Kami bersama principal telah memastikan bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusi, dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas dan keselamatan. Kendaraan Daihatsu juga sudah memenuhi regulasi yang berlaku. Dan kami tetap berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia. Pelanggan Daihatsu tetap dapat menggunakan kendaraannya dengan aman dan nyaman,” ungkap Direktur Marketing dan Direktur Corporate Planning & Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani (21/12).

Pihak Toyota-Astra Motor juga menyampaikan nada serupa.  Saat dihubungi langsung (21/12), Anton Jimmi Suwandy, Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor, mengamini kejadian tersebut.  “Kita sudah cek dengan principal, dan ini bukan isu safety atau quality. Hari ini kami sedang koordinasi juga ke pemerintah, khususnya untuk melanjutkan produksi, siang nanti akan kita kabari,” ujarnya lewat pesan singkat.

Mengutip dari laman Paultan.org, disebutkan juga bahwa pihak Daihatsu yang berada di Malaysia juga sedang melakukan verifikasi ulang atas semua komponen maupun produk yang mereka terima.

Berdasarkan data yang diterima redaksi OtoDriver, memang ada beberapa model yang harus ditunda proses pembuatan hingga tahap ekspornya dari Indonesia menunggu hasil penyelidikan di Jepang. Ada nama-nama seperti :

Secara umum pihak Daihatsu di Indonesia harus menunda rangkaian produksi hingga ekspor produk-produk tadi sebanyak 1.032 unit, paling tidak sampai minggu ketiga bulan Januari 2024. Pihak Toyota di Indonesia juga melakukan hal serupa atas 2.788 unit di rentang minggu ketiga sampai keempat bulan Januari 2024. (EW)     


Tags Terkait :
Toyota Dauhatsu Avanza Raize
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ini Daftar Tunda Ekspor Mobil Buatan Toyota Dan Daihatsu Indonesia

Imbas dari kasus ketidaksesuaian uji keamanan di Jepang

2 tahun yang lalu


Berita
BBM Subsidi Bakal Dibatasi Berdasarkan Kapasitas Mesin, Mercy A 200, CLA 200 cs Berhak Nikmati BBM Subsidi?

Pembatasan BBM subsidi bakal diperketat.

1 tahun yang lalu


Berita
Ada Skandal Safety Di Jepang, Toyota Dan Daihatsu Lanjut Proses Produksi Mobilnya Di Asia Tenggara

Saat ini proses produksi di Asia Tenggara sudah berjalan 'normal'

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Tanggalkan Fitur TSS Di Semua Varian Avanza?

Toyota Avanza tak lagi punya fitur TSS sejak Oktober 2023

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Honda Super-ONE Resmi Dijual, Begini Spesifikasinya

Spesifikasi dan harga Honda Super-ONE yang resmi dijual di Jepang mencakup tenaga 63-93 dk, jarak tempuh 274 km WLTP, serta fitur simulasi transmisi tujuh percepatan.

2 jam yang lalu


Berita
Memimpin Pasar EV 40% Dalam Waktu 2 Tahun, Kini BYD-Denza Perkenalkan Teknologi Anyar

Setelah menguasai 40% pasar EV Indonesia dalam dua tahun, BYD dan Denza memperkenalkan teknologi DM Dual Mode BYD Denza Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
Ferrari Luce Resmi Diluncurkan, EV Pertama Ferrari Ini Bertenaga 1.035 Hp

Ferrari Luce EV pertama Ferrari diluncurkan dengan tenaga 1.035 Hp dan jarak tempuh lebih dari 530 km.

4 jam yang lalu


Berita
Harga BBM Pertamina Di Jakarta Pekan Ini Masih Belum Berubah

Harga BBM Pertamina Jakarta belum berubah pekan ini. Pertalite Rp10.000, Solar Rp6.800, dan Pertamax Rp12.300 tetap stabil di seluruh SPBU.

4 jam yang lalu


Berita
GWM Belum Minat 'Hadirkan PHEV Di Indonesia

Merek Tiongkok terus merangsek pasar otomotif tanah air.

8 jam yang lalu