Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ada Skandal Safety Di Jepang, Toyota Dan Daihatsu Lanjut Proses Produksi Mobilnya Di Asia Tenggara

Saat ini proses produksi di Asia Tenggara sudah berjalan 'normal'
Berita
Minggu, 24 Desember 2023 11:35 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Kasus yang membelit Daihatsu, dan Toyota, dalam hal tidak akuratnya proses uji produk nyata membuat duet pabrikan ini sangat sibuk. Termasuk Chief Toyota Asia Headquarters, Masahiko Maeda, yang sampai perlu meminta maaf atas munculnya masalah tersebut.

Di sela perhelatan "Idemitsu Super Endurance Southeast Asia Trophy 2023” di sirkuit Chang, Thailand (23/12), Maeda-san, didampingi Presiden Toyota Motor Thailand, Noriaki Yamashita, dan Presiden TDEM (Toyota Daihatsu Engineering & Manufacturing), Yoshiki Konishi mengadakan konferensi pers.

Maeda-san, sebagaimana dilansir CarWacth.jp yang menyebutkan saat ini pihaknya telah melanjutkan pengiriman komponen untuk kebutuhan produksi setelah mendapatan persetujuan berbagai pihak. “Saat ini 95 persen komponen yang tertunda pengiriman-ke proses-produksi sudah bisa disalurkan kembali,” ungkapnya.

Tak lupa ia juga kembali meminta maaf atas kejadian kali ini yang telah menimbulkan masalah bagi semua pihak terkait. “Kami benar-benar minta maaf karena telah menimbulkan kegelisahan dan kekhawatiran bagi pelanggan kami dan pemangku kepentingan lainnya. Kami ingin meminta maaf sekali lagi. Kami benar-benar minta maaf. Pada konferensi pers tanggal 20, Seperti disebutkan sebelumnya, kami telah mengumumkan bahwa kami untuk sementara waktu menangguhkan pengiriman (mobil). Segera setelah itu, kami berkoordinasi dengan berbagai otoritas pada tanggal 21 (Desember). Mulai saat ini (23 Desember, Red), ambil contoh di Thailand, 97 persen dari total produksi komponen sudah dilanjutkan kembali berdasarkan jadwal kerja yang ada.

BACA JUGA

Secara khusus ia juga menyebut keadaan di Indonesia, di mana Daihatsu dan juga Toyota punya pusat produksi dengan kapasitas besar. “Posisi Indonesia saat ini 93 persen stok komponen yang tertunda pengirimannya telah disalurkan kembali. Meskipun hal tersebut terjadi pada hari Sabtu di mana biasanya tidak ada kegiatan pengiriman komponen,” urainya.

Ki-ka: Presiden Teknik & Manufaktur Toyota Daihatsu-Yoshiki Konishi, General Manager Toyota Asia Headquarter-Masahiko Maeda, Presiden Toyota Motor Thailand-Noriaki Yamashita
 (Car Watch)

Masahiko Maeda kembali menegaskan bahwa sampai saat ini, pihaknya sudah sepenuhnya bisa melakukan produksi serta pengiriman untuk berbagai kebutuhan produksi mobil. Hal yang sama juga diterangkan telah terjadi juga di Malaysia maupun Vietnam.  

Beberapa produk Daihatsu dan Toyota yang diproduksi serta dipasarkan di Indonesia antara lain;

  1. Toyota Rush, produksi PT Astra Daihatsu Motor untuk pasar ekspor.
  2. Daihatsu Xenia, produksi PT Astra Daihatsu Motor untuk pasar domestik.
  3. Toyota Agya, produksi PT Astra Daihatsu Motor untuk pasar ekspor.
  4.  Toyota Avanza, produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) untuk pasar domestik dan ekspor.
  5. Toyota Veloz, produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) untuk pasar domestik dan ekspor.
  6. Toyota Raize, produksi PT Astra Daihatsu Motor untuk pasar ekspor.
  7. Toyota Yaris Cross, produksi PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), untuk pasar domestik dan ekspor.

Direktur Marketing dan Direktur Corporate Planning & Communication PT Astra Daihatsu Motor, Sri Agung Handayani (21/12), memberikan penjelasan resmi atas soal ini. “Kami bersama principal telah memastikan bahwa semua kendaraan Daihatsu yang diproduksi, didistribusi, dan dipasarkan di Indonesia tidak memiliki masalah kualitas dan keselamatan. Kendaraan Daihatsu juga sudah memenuhi regulasi yang berlaku. Dan kami tetap berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia. Pelanggan Daihatsu tetap dapat menggunakan kendaraannya dengan aman dan nyaman,” sebutnya. (EW)

Bisa jadi Akio Toyoda memang harus ikut turun tangan meredam dampak 'skandal Daihatsu' di Asia Tenggara sambil hadir di Thailand, saat lomba ketahanan Toyota Prius (Car Watch)

Tags Terkait :
Toyota Daihatsu Tmc Dmc Safety
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Chery QQ Dari Waktu Ke Waktu

Versi pertamanya sempat dianggap produk contekan.

1 hari yang lalu

Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

1 minggu yang lalu


Pikap
Daihatsu Gran Max Masih Kuasai Pasar Pikap Ringan Nasional

Daihatsu Gran Max kuasai pasar pikap ringan 2025 dengan 56% pangsa Low Pick Up (14.849 unit) dan 92% Low Semi Commercial hingga Mei.

2 minggu yang lalu


Truk
GIICOMVEC 2026 Mengalami Kenaikan Jumlah Pengunjung

Segmen kendaraan komersial jadi indikator kondisi industri otomotif nasional.

3 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Detik-Detik Peluncuran Mobil Baru BYD Di Indonesia

Peluncuran BYD M6 DM Indonesia semakin dekat setelah situs resmi BYD mencantumkan model PHEV baru ini. Teaser menunjukkan peluncuran hari ini pukul 18.00 WIB.

1 jam yang lalu


Berita
Dua Model Ini Akan Menjadi Tumpuan Honda Di Masa Depan

Honda tetap bersaing dalam teknologi elektrifikasi lewat kehadiran beberapa line up hybrid mereka di masa depan.

2 jam yang lalu


Bus
Bodi Grantour Semakin Banyak Populasinya

Bodi Grantour Hino Bus 115 SDBL semakin populer di kalangan operator pariwisata, menjawab kebutuhan armada medium dengan desain nyaman dan efisien.

3 jam yang lalu


Mobil Listrik
VW Golf EV Ditunda Peluncurannya, Kemungkinan Baru Hadir 2030

VW Golf EV ditunda peluncuran 2030. Volkswagen menggeser rencana peluncuran hatchback listrik ikonik ini dari semula 2028 menjadi paling cepat 2030, kata CEO Thomas Schäfer.

5 jam yang lalu


Berita
Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.

10 jam yang lalu