Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ikuti Langkah Mercedes-Benz, Renault Akan Perpanjang Produksi Mesin Bakar

Langkah ini diambil sebagai respons menurunnya permintaan EV dunia
Berita
Senin, 4 Maret 2024 10:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Sebagai reaksi menurunnya permintaan mobil listrik dunia, Renault pun mengambil langkah strategis atas produk-produknya. Salah satu yang menonjol adalah pabrikan Perancis ini akan tetap membuat mobil-mobil pembakaran internal dalam jajaran produksinya selama dekade berikutnya. Tentunya ini termasuk model mesin hybrid akan terus datang dalam produk berlogo wajik ini.

Mengutip dari carscoops, Renault berencana untuk menawarkan jajaran EV secara terpisah kepada konsumennya. Strategi ‘dua kaki’ ini diungkap oleh CEO Fabrice Combolive sebagai strategi menghadapi pelambatan pasar pada penyerapan dan turunnya adopsi ke mobil listrik murni.

Jika melihat ke belakang, Renault merupakan pabrikan yang relatif berhati-hati dalam menggumumkan ambisi EV mereka. Pada 2022, CEO Group, Luca De Meo memperkirakan bahwa jajaran Renault di Eropa hanya akan menjual mobil listrik saja pada akhir dekade ini. Akan tetapi ia mengingatkan juga bahwa kondisi tersebut mengikuti permintaan dan kondisi pasar.

Dalam skala yang lebih luas, Renault menyatakan bahwa mereka memperkirakan komposisi kendaraan berbahan bakar gas dan hibrida mewakili kurang dari 40 persen pasar pada tahun 2040.

BACA JUGA

Kini, tampaknya Renault kurang optimis mengenai prospek kendaraan listriknya. Berbicara kepada Automotive News Europe di Geneva International Motor Show, Cambolive menyatakan bahwa merek tersebut akan menawarkan EV dan ICE (dengan teknologi hybrid) di setiap segmen.

Baca juga : Penurunan Penjualan EV, Mercedes-Benz Pertimbangkan Melanjutkan Hidup Mobil ICE

“Bagi saya, pertanyaannya bukanlah hanya akan memproduksi EV saja pada tahun 2030, Namun kami akan mengikuti tren dengan dua penawaran yang sangat kompetitif di jajaran produk, pada kedua tahap,” kata Cambolive. Langkah ini akan membuat model seperti Renault 5 EV baru dijual bersama Clio bertenaga ICE, dan keduanya menempati posisi serupa di segmen mobil kecil.

Renault bukan satu-satunya yang mengubah perkiraan produk mereka. Pekan lalu, Mercedes Benz membatalkan prediksi bahwa kendaraan listrik akan menyumbang 100 persen penjualan pada tahun 2030, dan malah menyoroti kelanjutan pengembangan ICE dan teknologi hybrid hingga dekade berikutnya. (SS)


Tags Terkait :
Renault EV ICE Electrification
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ikuti Langkah Mercedes-Benz, Renault Akan Perpanjang Produksi Mesin Bakar

Langkah ini diambil sebagai respons menurunnya permintaan EV dunia

2 tahun yang lalu


Berita
BYD Ancang-Ancang Masuk Ajang F1

F1 akan menjadi bahan memoles citra BYD secara global

1 bulan yang lalu


Berita
1 Februari 2024, Mitsubishi Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid Meluncur Dulu Di Thailand, Bukan Di Indonesia

Mitsubishi Xpander Hybrid dan Xpander Cross Hybrid diperkirakan akan meluncur pekan depan di Thailand.

2 tahun yang lalu


Berita
Negeri Petro Dollar Pun Mulai Asah Taji Masuk Gelanggang EV

Turki dan Mesir mengekor di belakang

3 tahun yang lalu


Berita
Terus Kembangkan Platform Ultium, GM Berambisi Pimpin Pasar EV di Eropa

Pengembangan platform terus berjalan untuk berbagai model kendaraan listrik.

3 tahun yang lalu


Berita
Fokus Ke EV, Nissan Hentikan Pengembangan Mesin Bakar

Penghentian pengembangan mesin bakar secara total hanya berlaku di kawasan Eropa saja di mana pada 2025, benua biru akan menerapkan standar emisi baru Euro 7.

4 tahun yang lalu

Mobil Listrik
Nissan Juke Gen III Tampil Berani Dengan Desain Tajam Dan Mengkotak

Nissan Juke Gen 3 listrik desain baru tampil tajam mengkotak, berbasis platform CMF-EV, produksi di Inggris untuk peluncuran global 2026.

1 minggu yang lalu

Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
DI AUTO CHINA 2026, ICAR V27 REEV SETIR KANAN DITAMPILKAN

Debut iCar V27 REEV setir kanan di Auto China 2026 tandai ekspansi global ke pasar right-hand drive, termasuk Indonesia dengan standar keselamatan bintang lima.

3 jam yang lalu


Berita
Chery QQ 2026 Hadir Sebagai Mobil Listrik Modern, Siap Tantang Geely EX 2 dan Aion UT Di Indonesia

Harga Chery QQ 2026 EV diperkirakan Rp130-170 juta. Mobil listrik modern dengan desain futuristik, jarak tempuh 420 km, dan fitur ADAS, segera masuk Indonesia.

23 jam yang lalu


Berita
Mengunjungi Markas Besar Xpeng, Sebuah Jendela Masa Depan

Kunjungan markas besar Xpeng Guangzhou ungkap ambisi pabrikan China di mobil EV canggih, eVTOL Aridge, dan robot humanoid Iron.

1 hari yang lalu


Berita
Mengenal Changan CS75 Plus HEV, Calon Penantang Chery Tiggo 8 CSH

Spesifikasi Changan CS75 Plus HEV: SUV hybrid medium dengan teknologi iDE-H, mesin 1.5L turbo 148 PS, motor listrik 241 PS, efisiensi termal 44,28%.

1 hari yang lalu


Berita
Melihat Lebih Dekat All-New C-Class Electric, Standar Baru Segmen Sedan Listrik Premium

Peluncuran global All-New Mercedes-Benz C-Class Electric digelar di Seoul. Sedan listrik premium ini tawarkan desain futuristik, range 762 km WLTP, MBUX Hyperscreen, dan akselerasi 4 detik.

1 hari yang lalu