Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Harga Mobil Listrik Bekas Jeblok, Begini Kata Pemain Mobil Bekas

Meski memiliki harga yang terbilang tinggi, namun mobil listrik ternyata mengalami ‘terjun bebas’
Berita
Rabu, 29 Mei 2024 09:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER - Meski memiliki harga yang terbilang tinggi, namun mobil listrik ternyata mengalami ‘terjun bebas’ saat dijual. Fenomena ini kami temukan pada situs jual beli mobil bekas di mana rata-rata mobil listrik bekas memiliki depresiasi yang terbilang tinggi.

BACA JUGA: Harga EV Bekas Terjun Bebas. Mitos Atau Fakta?

Pada artikel ini, kami mencoba bertanya kepada para pemain mobil bekas. Sebenarnya, apakah yang terjadi pada mobil listrik bekas sehingga harga jualnya terbilang anjlok.

Hyundai Ioniq 5

Calvin selaku pemilik showroom Fatmawati Jaya Motor menjelaskan bahwa saat ini konsumen masih merasa ragu ketika membeli mobil listrik. Apalagi jika keadaan mobil listrik dalam keadaan bekas.

BACA JUGA

“Karena EV masih baru di Indonesia, beli baru pun orang ragu, apalagi second. Makanya second EV tidak begitu bergerak karena konsumen takut baterainya mahal. Banyak gosip harga baterai seharga mobilnya,” jelas Calvin saat dihubungi oleh tim OtoDriver, Selasa (28/5).

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini saat ini konsumen mempertimbangkan membeli mobil listrik baru dibandingkan secara bekas.

“Contoh Air ev bisa anjlok. Karena konsumen berpikir daripada beli bekas lebih memilih menambah dikit dan mendapatkan kondisi baru,” tutup Calvin.

Hyundai Ioniq dan Kona

Kemudian, Prayudi Adi selaku pemilik dealer mobil bekas IEV Autosales menjelaskan bahwa adanya trauma konsumen terkait komponen baterai yang ada di sebuah mobil.

“Karena pengalaman jual Toyota Camry Hybrid susah sekali karena harga baterainya mahal. Kendala konsumen takut akan harga baterai,” ujar Adi di kesempatan yang sama.

Sementara Daniel Soegianto selaku owner showroom Auto High di kawasan Bintaro Tangerang Selatan menjelaskan bahwa dari segi pertimbangan konsumen dan lembaga pembiayaan terbilang selektif dalam memilih mobil listrik.

“Saat ini harga bekas mobil listrik  cenderung terjun bebas Pak. Kebanyakan konsumen masih mempertimbangkan penyusutan dari value baterainya. Beberapa perusahaan pembiayaan (leasing) saat ini juga selektif untuk membiayai mobil listrik. Untuk mobil bensin perusahaan pembiayaan punya pake kredit dp ringan. Sedangkan untuk mobil listrik mereka minta dp besar untuk dibiayai,” ujar Daniel.

Meski rata-rata mobil listrik masih dalam keadaan garansi, namun konsumen tetap memikirkan ketika garansi tersebut jatuh tempo.

“Benar rata-rata masih warranty, mungkin kekhawatiran setelah warranty habis bagaimana nilai jual kembalinya,”

Dan pasar mobil listrik ini juga belom terlalu besar, rata-rata pembeli mobil kebanyakan bukan untuk mobil pertama,” tutup Daniel. (AW).


Tags Terkait :
Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Wuling Air Ev Nissan Leaf
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Catat Waktu Diskon Tarif Tol Untuk Hindari Macet Arus Balik

Diskon untuk menekan penumpukan arus kendaraan di jalur tol.

1 hari yang lalu


Berita
BYD ATTO 1, Mobil Listrik Paling Efisien Dan Paling Ramah Di Kantong

Harga BYD Atto 1 Dynamic Rp 199 juta: EV terjangkau dengan efisiensi energi tinggi, biaya operasional murah hingga 70% hemat, serta fitur keselamatan lengkap.

1 hari yang lalu


Berita
Holiday In Style 2025, Wuling Darion Hemat Dan Lega Untuk Liburan Bersama Keluarga

Wuling Darion PHEV merupakan mobil keluarga terbaru dari Wuling yang punya dimensi besar dan kursi baris kedua yang memanjakan penumpang.

1 hari yang lalu


Berita
BYD Atto 1 Dynamic, EV Tak Sampai Rp 200 Jutaan, Ini Beberapa Hal Yang Menarik

BYD Indonesia kembali menegaskan keseriusannya di pasar mobil listrik Tanah Air lewat kehadiran Atto 1

1 hari yang lalu


Berita
Lebih dari 60% Pengemudi Belum Punya Akses Layanan Darurat Mobil 24 Jam

Layanan darurat mobil, membantu pengendara yang mengalami masalah di jalan, mulai dari ban bocor, aki soak, kehabisan BBM, hingga membutuhkan derek kendaraan.

1 minggu yang lalu

First Drive
FIRST DRIVE: BYD Atto 1

BYD Atto 1 telah resmi mengaspal di Indonesia.

3 bulan yang lalu


Berita
Volkswagen Group Alami Kebocoran Data 800 Ribu Pelanggan Mereka, Apa Penyebabnya?

Volkswagen alami kebocoran data. Ini penyebabnya

10 bulan yang lalu


Berita
Banyak Yang Belum Tahu, Inilah Sembilan Penyebab Mobil Anda Boros BBM

Ada beberapa hal yang membuat mobil Anda lebih boros BBM ketimbang biasanya. Berikut penjelasannya

1 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

6 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

7 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

9 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

11 jam yang lalu