Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

BPTIJ: Tambah 117 Titik Antar-Jemput Di Perumahan Di Jabodetabek

Untuk kurangi pemakaian kendaraan pribadi
Berita
Senin, 29 Januari 2024 11:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) semakin melibatkan pengelola pemukiman, mal hingga operator transportasi di Jabodetabek dalam memperluas layanan Bus Jabodetabek Residence Connexion (JRC) dan Transjabodetabek.

Pada Rapat Koordinasi Pengembangan Angkutan Umum Perkotaan Jabodetabek yang di Jakarta pekan lalu (23/1) Selasa, dalam sambutan pembukaan yang disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPTJ Suharto, menjelaskan tujuan pelaksanaan rapat ini untuk memperkenalkan rencana pengembangan layanan JRC dan Transjabodetabek.

"Tidak hanya itu, kami juga perlu mendapat masukan penentuan titik naik turun penumpang JRC pada area pemukiman dan Transjabodetabek pada mal. Apakah di dalam area pemukiman atau pusat perbelanjaan, di luar atau di pinggiran," ujar Suharto, seperti dikutip dari Antara.

Hal tersebut penting untuk menyinkronisasikan pengembangan layanan JRC pada 117 pemukiman yang sudah dipetakan oleh BPTJ untuk kurun waktu 3 tahun ke depan. "Tentunya tidak semuanya selesai di 2024, maka kami susun ke dalam beberapa staging. Tahun 2024, kami akan fokus ke 40 kawasan, 2025 juga akan dikembangkan untuk 40 kawasan. Sisanya akan kami layani di 2026," kata Suharto pula.

Menurutnya, jika seluruh layanan JRC di 2024 ini selesai, maka tahapan berikutnya ialah mengintegrasikan layanan di Jakarta, tidak hanya fisik, namun juga pembayaran dan sistemnya.
Seperti deisebutkannya bahwa tahapan berikutnya, dan perlu adanya subsidi atau intervensi dari pemerintah, yaitu opsi account based ticketing (ABT).

BACA JUGA

Berdasarkan analisis BPTJ, terdapat potensi layanan angkutan umum di Jabodetabek sebanyak 7,9 juta orang. "Namun, saat ini baru 7,3 juta (orang) yang ter-cover dengan angkutan umum. Di DKI Jakarta sudah lebih dari 65 persen, sementara di luar Jakarta baru 5 persen," kata Suharto.

Dari data tersebut, BPTJ mencatat bahwa kendaraan pribadi masih mendominasi, sehingga pada saat hari dan jam kerja jalanan di Jakarta menjadi padat. Konsekuensinya, yakni polusi dan emisi kendaraan bermotor di Jakarta menjadi tinggi.

BPTJ juga mencatat bahwa di Jabodetabek potensi bangkitan ada di pusat pemukiman, mulai dari pemukiman sederhana hingga mewah. Tak pelak ada operator bus yang sudah menyatakan minatnya untuk ikut bergabung dalam program ini.

Salah satinya, Onny Febriananto, perwakilan dari operator Alfaomega, menyambut baik program tersebut. "Kami apresiasi kepada BPTJ, dengan adanya pertemuan seperti ini, kami optimis 117 pemukiman yang akan dikembangkan layanannya dapat memindahkan pengguna kendaraan pribadi ke angkutan umum massal," kata Onny.

Sementara itu pihak pemukiman Lippo Cikarang juga mendukung rencana perluasan layanan JRC.

Sebagimana diungkapkan oleh perwakilan pengembang besar itu, Markus,  "Kami sangat support dengan program BPTJ ini dan hal tersebut inline dengan visi dan misi kami selaku pelaku pembangunan pemukiman. Ke depan kami berharap JRC, JAC (Jabodetabek Airport Connexion), dan Transjabodetabek dapat terus diperluas jangkauannya. Hal ini tentunya agar dapat memindahkan penghuni perumahan di area kami dari kendaraan pribadi ke angkutan umum," pungkasnya.

Baca juga: Damri Kini Bisa Berangkat Dari Cawang Ke Malang

Baca juga: Cititrans Buka Rute Baru, Jakarta Timur-Bandung


Tags Terkait :
Transjabodetabek Transjakarta Lalulintas Kemacetan Jakarta Jabodetabek
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Bus
Jabar Siap Ikut Subsidi Transjabodetabek

Walaupun akan mendahulukan tersedianya bus sekolah.

1 tahun yang lalu


Pelajar Sampai Pencari Kerja Diusulkan Gratis Naik Transjakarta

2 minggu yang lalu


Bus
Transjabodetabek Tambah Rute Ke Wilayah Depok

Wilayah penyangga Jakarta yang lain juga sudah mengajukan usulan serupa.

3 minggu yang lalu


Bus
Karyawan Swasta Juga Bisa Gratis Naik Transjakarta

Bagi yang memiliki rentang pendapatan bulanan maksimal UMR Jakarta.

3 minggu yang lalu


Bus
Tarif Rp1 Transjakarta Untuk Memperingati Ulang Tahun Jakarta

Pemprov DKI Jakarta terapkan tarif Rp1 Transjakarta ulang tahun Jakarta ke-499 pada 22 Juni untuk layanan Transjakarta, MRT, dan LRT guna mendorong kunjungan wisata.

1 bulan yang lalu


Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

1 bulan yang lalu


Bus
Tarif Transjabodetabek Akan Naik Signifikan

Akan diawali tarif baru untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

1 bulan yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Jam Operasional Dini Hari Saat Arus Balik

Bus layanan khusus itu hubungkan terminal Pulo Gebang dengan terrminal pendukung di sebagian besar wilayah Jakarta

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
5 Alasan Geely Coolray Menjadi SUV Yang Layak Dipertimbangkan

Kehadiran Geely Coolray menjadi sinyal keseriusan Geely dalam meramaikan kembali pasar otomotif Indonesia.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda Kini Punya Pabrik di Tanah Air dan CX-30 Resmi Sandang Gelar Made In Indonesia

Eurokars Motors kucurkan Rp 400 miliar untuk perakitan Mazda di Indonesia.

8 jam yang lalu


Berita
Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak, BBM Nasional Dalam Kondisi Stabil

Pasokan BBM di SPBU swasta masih terjadi kelangkaan.

11 jam yang lalu


Berita
XPeng Hadirkan Dealer Canggih di Alam Sutera

Untuk lebih mendekatkan diri dengan konsumen setianya, XPeng membuka dealer baru yang letaknya di Alam Sutera.

14 jam yang lalu


Berita
BAIC T1 Siap Hadir di GIIAS 2026, Ini Beragam Keunggulannya

BAIC T1 memiliki banyak keunggulan untuk bersaing di kelas mobil listrik Rp 300 jutaan.

15 jam yang lalu