Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bandung Intensif Siapkan Bus Rapid Transit

Salah satu upaya atas kemacetan parah di wilayah ini
Berita
Rabu, 6 November 2024 15:15 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pekan ini (4/11) Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat dan kabupaten-kota Bandung Raya melakukan uji coba bus kota Alun-alun Bandung-Kota Baru Parahyangan, dalam rangka mematangkan rencana pembangunan sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya.

Percobaan menggunakan alat transportasi bus ini untuk menilai beberapa aspek sebelum operasional BRT Bandung Raya, seperti menyangkut kenyamanan dan waktu tempuh dalam perjalanan.

"Kami bersama kepala daerah di cekungan Bandung atau metropolitan Bandung Raya mencoba langsung BRT dan busnya nyaman, cuman waktu tempuh tadi memang tidak macet jadi satu jam, saya kira cukup baik, tinggal pemantapan. Mungkin juga diperlukan jalur khusus di beberapa koridor," kata Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin di Bandung Barat, dalam keterangannya. Seperti dikutip dari Antara.

Bey mengatakan dari rencana 21 koridor saat beroperasi nanti, saat ini baru ada lima koridor yang cukup baik, seperti Dipatiukur-Jatinangor, Baleendah-BEC, Alun-alun-Padalarang, Leuwipanjang-Dago, dan Leuwipanjang-Soreang.

"Untuk tiga koridor di awal itu sudah 56 persen tepat waktu, jadi kami optimistis ini akan menjadi moda transportasi yang bermanfaat, khususnya warga Bandung Raya," ujarnya.

Terkait dengan waktu tempuh sehubungan dengan lalu lintas dan lebar jalan yang ada, Bey mengatakan bahwa BRT itu maksimal berhenti di tiap pemberhentian dua menit, dan headway antara unit bus berdekatan agar tidak terjadi penumpukan, baik di bus atau di tempat pemberhentian.

Untuk rencana realisasinya, kata Bey, infrastruktur untuk BRT Bandung Raya akan mulai dibangun pada awal tahun 2025, termasuk pusat komando operasi untuk pengaturan unit bus, perlengkapan CCTV dalam bus untuk keamanan.

"Serta, akan dibuat sistem pembayaran terintegrasi dengan sekali bayar untuk seluruh koridor dengan dibuat titik-titik persinggungan. Anggarannya untuk infrastruktur dari Bank Dunia. Jadi tentu diharapkan masyarakat Bandung Raya berpindah kepada transportasi bus," ujarnya menegaskan.

BRT Bandung Raya akan mulai dibangun pada awal 2025, kemudian dilanjutkan tahap II pada 2026 dan operasional seluruhnya pada 2027 yang koridornya akan mencakup wilayah Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Sumedang.

Kesiapan wilayah penyangga Bandung Raya

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi juga telah menyiapkan langkah untuk mendukung keberadaan transportasi massal Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya yang digagas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Seperti diutarakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan pada Setda Kota Cimahi, Endang. Ia mengatakan pihaknya sudah mengalokasikan dana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 untuk mendukung keberadaan transportasi publik itu.

"Kita tahun 2025 sudah mengalokasikan anggaran salah satunya untuk mendukung BRT Bandung Raya ini," kata Endang saat dikonfirmasi, Selasa (5/11). Seperti terunggah di laman cimahikota.go.id.

Dia kemudian mengatakan lagi bahwa anggaran yang disiapkan Pemkot Cimahi itu di antaranya digunakan untuk penataan sarana dan prasarana penunjang BRT yang akan melintas di wilayah Kota Cimahi. "Ada juga penataan untuk jalannya, perbaikan trotoar, drainase. Mudah-mudahan ini jadi bagian yang bisa diperbaiki sebagai dampak positif kegiatan ini (BRT Bandung Raya)," ujarnya.

Selain itu, Pemkot Cimahi juga akan melakukan kajian untuk menentukan aspek yang dibutuhkan sebagai penunjang BRT Bandung Raya yang tentunya sesuai dengan situasi dan kondisi di Kota Cimahi.

"Kita juga menyiapkan kajian untuk feeder jadi nanti ada titik-titik yang dijadikan sebagai tempat pemberhentian BRT. Nah, untuk menyambungkan ke moda yang lainnya kita barus siapkan feeder," katanya.

Endang kemudian melanjutkan, komitmen dukungan anggaran penunjang BRT ini diperlukan guna mewujudkan sarana transportasi massal di cekungan Bandung. Sehingga bisa menekan kemacetan serta menekan ketergantungan terhadap kendaraan pribadi.

"Ini merupakan salah satu upaya penanganan lalu lintas. Jadi kita akan dukung sebagai sarana transportasi publik," tandasnya. 

Baca juga: Perdana, Di Medan Ada Bus Kota Tenaga Listrik

Baca juga: Tahun 2025: Bus Listrik Sudah Bisa Beroperasi Di Bali

Stasiun kereta cepat Whoosh termasuk dalam skema BRT untuk wilayah Bandung Raya


Tags Terkait :
Bandungraya Jawabarat BRT Transportasimassal Whoosh Integrasi Provinsi Kabupaten Kota 2024 2025 Buskota Buslistrik
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Bandung Intensif Siapkan Bus Rapid Transit

Salah satu upaya atas kemacetan parah di wilayah ini

1 tahun yang lalu


Berita
Terminal Cicaheum Bandung Tidak Akan Layani AKAP Lagi

Semua akan dipindahkan ke terminal Leuwipanjang

1 tahun yang lalu


Berita
Brand Lampu Ini Lakukan Edukasi LED Di Acara Hut Komunitas

Kopi darat menjadi pilihan bagi komunitas mobil kelir putih yang tergabung dalam Whte Car Community Chapter Bandung Raya yang merayakan ulangtahunnya yang ke 11

1 tahun yang lalu


Berita
Daihatsu Gelar Kumpul Sahabat Di Bandung

Dihadiri oleh komunitas dan keluarga pengguna Daihatsu di Kota Kembang

1 tahun yang lalu


Berita
Terminal Cicaheum Bandung Direvitalisasi Tahun Ini

‘Markas’ bus AKAP tujuan Jateng dan Jatim ini akan semakin nyaman

2 tahun yang lalu


Berita
Dealer Baru Mitsubishi Dengan Standar 3S Berdiri di Rancaekek

Mitsubishi tambah dealer baru untuk meningkatkan penjualan serta melayani konsumen barunya di Jawa Barat.

8 tahun yang lalu


Berita
Datsun Go+ Community Indonesia Melihat Tempat Kelahiran Mobilnya

Seperti inilah keseruan Datsun Go+ Community Indonesia ketika mengunjungi pabrik produksi Nissan Datsun di Purwakarta, Jawa Barat akhir pekan lalu.

9 tahun yang lalu


Berita
Komunitas Trooper Indonesia Camping Sekaligus Pelantikan Ketua

Berkemah di kawasan Ranca Upas, Jawa Barat, Komunitas Trooper Indonesia sekaligus melantik ketua untuk 2 chapter.

9 tahun yang lalu


Terkini

Berita
BYD M6 DM Bakal Diterima Konsumen Juni 2026 Mendatang

BYD M6 DM pengiriman Juni 2026 akan dimulai menyusul peluncuran model PHEV di Indonesia. BYD menekankan harga kompetitif berkat integrasi vertikal.

3 jam yang lalu


Berita
Volvo EX90, SUV Listrik Paling Canggih Saat Ini

Diberi label harga Rp2,5 miliar, berisikan berbagai fitur berkendara dan keamanan yang mutakhir.

5 jam yang lalu


Berita
Viral, Blade Battery Milik BYD Dibuka Paksa

Pembongkaran paksa Blade Battery BYD viral di Tiongkok memicu perdebatan soal keamanan baterai EV usai uji fast charging. Proses berlangsung 6-8 jam pakai alat biasa tanpa memicu api atau asap.

10 jam yang lalu


Berita
Detail Harga Belum Dibuka, Chery Q Obral Bonus Rp 40 Juta Untuk Pembeli Awal

Harga Chery Q pre-booking bonus Rp 40 juta tersedia bagi pemesan awal melalui situs resmi. Detail harga masih belum dirilis oleh Chery Sales Indonesia.

14 jam yang lalu


Used Car
STNK Mati Dua Tahun? Otomatis Jadi Mobil Bodong

Masa berlau STNK jadi penentu status hukum dari sebuah kendaraan.

15 jam yang lalu