Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penelitian Baru, Mobil Elektrik Semakin Diminati

Berbagai generasi yang ada mendorong pentingkatan ke arah elektrifikasi.
Berita
Kamis, 2 Maret 2023 13:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Transisi dari mobil bensin ke elektrifikasi menjadi hal yang tak bisa dihindarkan, dengan tujuan untuk menekan gas buang atau polusi udara.

Bahkan, masa depan kendaraan listrik terlihat semakin positif terbukti dari penelitian yang dilakukan oleh Zebra Technologies Corporation merilis survei bertajuk "Automotive Ecosystem Vision Study". Pada kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa 60 persen konsumen di Asia Pasifik mengindikasi lebih memilih kendaraan listrik hybrid di masa depan.

Dari data yang ada, dalam waktu dekat akan terjadi pergeseran dalam hal preferensi dari konsumen (53 persen di dunia, 60 persen di Asia Pasifik) memilih kendaraan listrik.

"Menurut penelitian ini, konsumen sedang tertarik dengan masa depan otomotif yang lebih ramah lingkungan dengan preferensi yang lebih besar terhadap kendaraan listrik,” ucap Vertical Solutions Marketing Lead APAC, Zebra Technologies Tan Aik Jin, dikutip dari laman Antara.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa konsumen dari berbagai generasi turut mendorong ke arah elektrifikasi, terbukti delapan dari sepuluh mengatakan kendaraan rama lingkungan menjadi prioritas.

Jika melihat lebih detail sebanyak  87 persen dari kaum milenial memprioritaskan aspek keberlanjutan untuk kendaraan mereka, selain itu 78 persen Gen X dan Baby Boomer. Selain itu 85 persen konsumen yang sudah ada sejalan dengan prioritas ini, yakni 92 persen milenial, 83 persen Gen X, dan 72 persen generasi Baby Boomer memprioritaskan keberlanjutan.

Sementara itu konsumen di Asia Pasifik juga memilih untuk kostomisasi kendaraan sesuai keinginan di mana 86 persen memprioritaskan opsi personalisasi saat memutuskan untuk melakukan pembelian, dan 92 persen dari manajer armada memiliki persyaratan yang sama.

Sementara hampir 80 persen pengambil keputusan dalam industri otomotif di dunia (77 persen di Asia Pasifik) mengakui konsumen memang berharap ada lebih banyak opsi kendaraan yang bisa dipersonalisasikan saat ini, sekitar 7 dari 10 mengatakan sulit untuk mengejar peningkatan permintaan kustomisasi ini.

Hasilnya, tiga dari empat produsen otomotif di dunia mengatakan membangun kemitraan dengan perusahaan teknologi untuk produksi generasi selanjutnya adalah prioritas utama. Jumlah ini lebih rendah di Asia Pasifik, masing-masing 72 persen dan 64 persen.

"Ini menjadi sinyal yang kuat bagi para pengambil keputusan di dunia otomotif, bahwa mereka harus berinvestasi secara proaktif pada teknologi yang tepat, sehingga bisa memformulasikan infrastruktur manufaktur yang lebih kuat, yang bisa melayani tuntutan konsumen yang semakin besar ini dengan lebih baik," kata Tan Aik Jin

Survei tersebut melibatkan 1.226 responden di dunia yang dilakukan mulai dari Agustus sampai September dengan meliputi para pengambil keputusan, manajer armada dan konsumen. Di Asia Pasifik, 350 responden yang disurvei berasal dari India, Greater China, Jepang, dan Korea Selatan.
 


Tags Terkait :
Kendaraan Listrik Penelitian Transisi Elektrifikasi Mobil Listrik Mobil Hybrid
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Tren Elektrifikasi Meningkat, Isuzu Kaji EV untuk Transportasi Umum

Transportasi umum menjadi hal yang paling relevan dengan rute yang sudah jelas.

3 tahun yang lalu


Berita
Menyambut GIIAS 2022, GIIAS Talk Dihadirkan Untuk Para Pecinta Otomotif

GIIAS 2022 segera dilangsungkan di empat kota besar yang ada di Indonesia. Tapi sebelumnya, ikuti dulu GIIAS Talk. Berikut penjelasannya

3 tahun yang lalu


Mobil Listrik
Toyota Hilux EV Siap Meluncur di 2025

Tak mau kalah dengan Isuzu yang terlebih dulu umumkan kehadiran D-Max EV

2 tahun yang lalu


Berita
Vinfast Dapat Order 20 Ribu Unit Mobil Listrik Untuk Rental

Semua akan dipasok dari hasil produksi pabrik yang ada di Subang

1 bulan yang lalu


Bus
Transjakarta Tunda Kenaikan Tarif, Karena Kondisi Ekonomi Belum Kondusif

Subsidi untuk angkutan umum lebih penting dibandingkan untuk kendaraan pribadi.

3 bulan yang lalu


Berita
Inilah Deretan Merek Mobil yang Konfirmasi Hadir di IIMS 2026

IIMS 2026 dihadiri puluhan merek mobil global. Simak daftar lengkap brand yang tampil dan berbagai inovasi yang akan dibawa ke pameran ini.

4 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Apakah Mobil Listrik Beresiko Timbulkan Radiasi Berbahaya ? Ini Studi Terbarunya

Aktifitas elektronik pada EV pada dasarnya memancarkan radiasi. Namun pada kenyataannya tingkat radiasi ini masih aman dan jauh dari batas berbahayanya

4 bulan yang lalu

Berita
Jajaran Mobil Baru di GJAW 2025 dan Diskon Menarik Akhir Tahun

Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2025 bakal ada banyak mobil-mobil baru dan tentunya acara ini bakal banyak menawarkan promo akhir tahun yang menggiurkan.

5 bulan yang lalu


Terkini

Berita
BAIC Arcfox Perkenalkan MPV Mewah, Rival Denza D9

Arcfox, sub-brand dari Beijing Automotive Group (BAIC), resmi membuka masa pre-sale untuk MPV mewah terbarunya, Wendao V9.

1 jam yang lalu


Berita
Volkswagen Hadirkan 2 Model Baru Khusus Pasar Cina, Kolaborasi Dengan Xpeng

Volkswagen resmi memperkenalkan dua mobil listrik terbaru untuk pasar China, yakni crossover ID.

4 jam yang lalu


Tips
Ini Cara Aman Menaikan Mutu Car Audio Di EV

Perhatikan spesifikasi kelistrikan bawaan mobil sebagai langkah pertama.

15 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Terus Buka Kelas Khusus Di SMK

Sebagai penghubung industri otomotif dengan dunia pendidikan vokasi.

16 jam yang lalu


Mobil Listrik
Usung Konsep Modular, KIA PV5 Bakal Hadir Di Indonesia Sebagai Mobil Penumpang

Walau punya fleksibelitas, KIA Indonesia jatuhkan pilihan pasarkan sebagai mobil penumpang.

19 jam yang lalu