Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mercedes-Benz Bikin Pabrik Daur Ulang Baterai Mobil Listrik, Bagaimana di Indonesia?

Terdapat beberapa bahan seperti logam berat dan elektrolit dari baterai kendaraan listrik dapat menimbulkan ancaman bagi ekosistem dan kesehatan manusia.
Berita
Senin, 6 Maret 2023 11:15 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mercedes-Benz akan membangun pabrik daur ulang baterai yang berlangsung pada Desember 2023. Nantinya, pabrik itu berkapasitas 2.500 ton dengan total produksi lebih dari 50.000 modul baterai.  Dimana  bahan baku baterainya akan berasal dari komponen pengisian mobil listrik yang sudah tak terpakai.

"Kami mengirimkan sinyal penting dari kekuatan inovatif di Baden-Wurttemberg dan Jerman untuk elektro-mobilitas yang berkelanjutan," kata anggota dewan manajemen Mercedes-Benz Jörg Burzer, dikutip dari Reuters, Senin (6/3).

Selain itu, pabrik daur ulang tersebut tidak akan bergantung sepenuhnya pada pasokan listrik, melainkan memanfaatkan tenaga surya dan sumber lain yang lebih ramah lingkungan.

“Ini sangat penting mengingat terbatasnya ketersediaan bahan baku dengan permintaan yang tinggi, seperti litium, kobalt, dan nikel,” ujar pejabat lingkungan, iklim, dan energi di Baden-Württemberg, Jerman, Thekla Walker.

BACA JUGA

Sementara itu di Indonesia, Pemerintah juga tengah menyiapkan pengolahan limbah baterai kendaraan listrik di Morowali, Sulawesi Tengah. Dibangunya pabrik tersebut ditujukan sebagai tempat daur ulang baterai kendaraan listrik dengan harapan dapat menekan input limbah elektronik yang mencemari lingkungan.

"Pabrik nantinya  melakukan proses daur ulang baterai dari kendaraan listrik maupun bekas energy storage system atau sistem penyimpanan energi untuk energi baru dan terbarukan," papar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Perlu diketahui, baterai kendaraan listrik umumnya menggunakan baterai lithium ion (LIB), yang terdiri atas katoda, anoda, elektrolit, separator dan berbagai komponen lainnya. Terdapat beberapa bahan seperti logam berat dan elektrolit, dapat menimbulkan ancaman bagi ekosistem dan kesehatan manusia.

Kepala Pusat Riset Teknologi Transportasi, Organisasi Riset Energi dan Manufaktur (OREM) BRIN Dr. Aam Muharam menyampaikan sudah banyak studi kajian tentang kemungkinan baterai bekas pakai digunakan kembali melalui proses daur ulang (recycle).

Limbah baterai biasanya di-grading atau disortir terlebih dahulu, untuk mengetahui kapasitas atau usia baterai relatif terhadap end-of-cycle-nya.

"Baterai bekas hasil daur ulang memerlukan uji atau tes durability ulang seberapa jauh dapat dioperasikan kembali. Harus ada regulasi atau standar yg mengatur terkait hal ini," kata Aam dikutip dari Antara.


Tags Terkait :
Baterai Mobil Listrik Daur Ulang Kendaraan Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Bus Listrik Terbaik 2026, MAN Lion Coach E

Jarak tempuh maksimal, aman, nyaman, dan mudah dioperasikan serta dirawat.

8 bulan yang lalu


Berita
Silahkan Mencoba Dua EV Paling Gahar Kia Di Area Test Drive GIIAS 2025

Kia hadirkan EV6 GT-Line dan EV9 GT-Line di test drive GIIAS 2025.

11 bulan yang lalu


Berita
Mazda MX-30 Resmi Dijual Rp 860 Juta, Jadi Mobil Listrik Pertama Mazda Di Tanah Air

Mazda Indonesia resmi menjual MX-30 ke pasar Indonesia. Harganya Rp 860 juta on the road.

1 tahun yang lalu


Berita
Pemerintah Kota Ini Gelontorkan Insentif Untuk Ganti 300.000 Mobil Tua Dengan EV

Pemerintah kota Chengdu memberikan insentif untuk mengganti 300.000 mobil tua dengan mobil listrik.

2 tahun yang lalu


Berita
China Bikin Pabrik Baterai Lithium di Indonesia, Harga Mobil Listrik Bisa Turun?

Kerja sama Ini akan jadi pabrik baterai litium pertama di dunia

2 tahun yang lalu

Mobil Listrik
VinFast Jalin Kerjasama Dengan Marubeni Untuk Daur Ulang Baterai EV

Marubeni akan melakukan daur ulang tanpa membongkar baterai bekas EV

2 tahun yang lalu


Berita
Nissan Akan Eksport Mobil Dari China

Harga akan lebih kompetitif dan fasilitas pabrik jadi lebih optimal

2 tahun yang lalu


Berita
Emisi Terbesar Mobil Listrik Ada Pada Proses Pembuatan Baterai

Dalam sebuah ekosistem mobil listrik diperlukan energi listrik terbarukan dengan mengurangi bauran sumber listrik dari fosil baik untuk energi kendaraan listrik.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi XForce Dapatkan Upgrade Suspensi, Ini Hasilnya

Mitsubishi melakukan revisi pada suspensi XForce, sehingga kini jadi lebih nyaman dan empuk.

4 jam yang lalu


Berita
Changan Siapkan 15 Model Baru Untuk Pasar Indonesia

Changan rencana 15 model elektrifikasi baru Indonesia. Perusahaan akan memperluas lini BEV, HEV, PHEV, dan REEV secara bertahap di pasar lokal.

6 jam yang lalu


Berita
Perbandingan Dimensi dan Performa BAIC T1 vs BYD Atto 3, Mana Yang Lebih Baik?

Kabarnya dalam GIIAS 2026 nanti, harga BAIC T1 bakal dirilis dan diperkirakan Rp 300 jutaan. Dengan harga yang bersaing dengan BYD Atto 3, berikut perbandingan keduanya.

6 jam yang lalu


Berita
Di GIIAS 2026 Astra Finance Layani Pembelian Semua Merek Mobil

Targetkan 4.500 SPK dengan berbagai penawaran paling komperhensif dan terlengkap.

10 jam yang lalu


Berita
Komparasi Penggerak dan Baterai Mitsubishi XForce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV vs Honda HR-V e:HEV

Segmen Compact SUV hybrid di Indonesia kini semakin ramai. Simak perbandingan dari pemain terkuat di kelasnya.

11 jam yang lalu