Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Dinilai Lambat Dalam Elektrifikasi, Toyota Akan Bikin Mobil Listrik Jarak Tempuh 1000 Km

Di mana mereka akan membuat mobil listrik yang sanggup dikemudikan dengan jangkauan lebih dari 600 mil (965 kilometer) dari tahun 2026 dan sekitar 900 mil (1.448 km) dengan sekali pengisian daya
Berita
Sabtu, 17 Juni 2023 06:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Saat perusahaan otomotif lainya sudah memiliki dua atau empat lebih produk mobil listriknya, produsen asal Jepang Toyota hanya baru memiliki satu yaitu bZ4x. Hal ini justru mendapat kritikan di mana saat ini dunia sedang beralih ke elektrifikasi.

Tapi Toyota tampak akan membungkam semua kritikan tersebut, di mana mereka akan membuat mobil listrik yang sanggup dikemudikan dengan jangkauan lebih dari 600 mil (965 kilometer) dari tahun 2026 dan sekitar 900 mil (1.448 km) dengan sekali pengisian daya setelah tahun 2028.

Strategi ini dikemukakan para eksekutif Toyota untuk pertama kalinya pada bulan ini di fasilitas Higashi-Fuji Technical Center. Toyota menunjukkan bahwa perusahaan tidak tertinggal melainkan punya teknologi dan sistem produksi untuk menghasilkan kendaraan listrik tercanggih mulai 2026.

"Kami menjadi pemimpin dunia dalam baterai. Kami akan membutuhkan variasi baterai, seperti kami punya variasi berbeda pada mesin. Penting membuat baterai ini kompatibel dengan model apa pun," ujar Chief Technology Officer Hiroki Nakajima, dikutip dari Inside EV, Jumat (16/6).

BACA JUGA

Toyota juga sedang mengerjakan peluncuran baterai lithium-ion generasi berikutnya, di mana akan memiliki jarak tempuh yang jauh lebih besar daripada versi jarak jauh saat ini dari Tesla Model Y yang ditenagai oleh baterai lithium-ion saat ini.

Jarak tempuh sendiri, menjadi masalah utama dalam transisi ke kendaraan listrik, dan baterai solid-state diklaim mampu menyimpan energi lebih banyak daripada baterai elektrolit cair saat ini, sehingga meningkatkan jarak tempuh kendaraan. Produsen mobil dan analis mengharapkan baterai ini dapat mempercepat transisi ke kendaraan listrik.


Tags Terkait :
Toyota Mobil Listrik Kendaraan Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

3 minggu yang lalu


Berita
Melihat Sejarah Honda Accord Yang Sudah Berusia Setengah Abad

Sejarah 50 tahun Honda Accord: Debut 1976 sebagai global sedan setelah Civic, evolusi dari hatchback hingga generasi ke-10, terjual 25 juta unit di 160 negara.

3 bulan yang lalu


Berita
Eksistensi Jetour Hadir Di Auto China 2026, Menjadi Brand Yang Lebih Kuat

Jetour perkuat eksistensi di Auto China 2026 lewat strategi Travel+ dan merek Soueast. Hadirkan T2 i-DM hybrid 1.000 km serta G700 off-road 891 hp.

3 bulan yang lalu


Berita
Sayonara Toyota Veloz Bensin Stop Penjualan Di Indonesia

Toyota Veloz bensin stop penjualan di Indonesia sejak Februari 2026. Produksi kini untuk ekspor, pasar domestik beralih sepenuhnya ke Veloz Hybrid Electric Vehicle.

4 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

8 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 9 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

10 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

11 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

11 jam yang lalu