Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Biar Tak Kena Macet, Alasan Pemudik Curi Start Lebih Awal

Puncak arus mudik lebaran diperkirakan terjadi pada 21 April.
Berita
Minggu, 16 April 2023 15:55 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Gelombang pemudik mulai terjadi pada minggu ini, terlihat sudah terjadi kepadatan di Rest Area KM 57 Jakarta-Cikampek. Artinya tak sedikit yang jalan lebih awal sebelum cuti bersama berlangsung pada 19 April mendatang. 

Pada kesempatan ini tim OtoDriver.com menyambangi beberapa pemudik yang memilih jalan lebih awal, salah satu alasannya karena menghindari kemacetan. 

"Kalau diliat prediksi itu kan ada puncaknya (mudik) tanggal 19 pasti ramai, dan milih mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan aja," kata Dian, pemudik asal Bandung saat ditemui OtoDriver.com.

Selain Dian, beberapa pemudik yang enggan disebutkan namanya beralasan yang sama, di mana lebih memilih mudik lebih awal untuk menghindari kemacetan. 

"Bisa dilihat juga saat ini saja sudah mulai padat di rest area, bagaimana nanti kalau mendekati cuti pasti lebih padat. Saya juga bawa anak biar anak lebih nyaman saja," ucap salah satu pemudik.

Seperti diketahui berdasarkan prediksi pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan dengan puncaknya tanggal 21 April 2023. Hal tersebut dikarenakan adanya pergeseran cuti bersama, masyarakat diharap bisa menghindari puncak arus mudik itu.

Selain itu mudik tahun ini juga diprediksi lebih padat dari tahun lalu, dimana total 123 juta pemudik akan melakukan perjalanan. Artinya akan ada kepadatan kendaraan beberapa waktu menjelang lebaran. 


Tags Terkait :
Mudik Lebaran Mudik 2023 Rest Area Lebaran 2023 Roda Empat
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Perhatikan Jadwal One Way di Tol Trans Jawa Saat Arus Balik

Jadwal one way Tol Trans Jawa arus balik Lebaran diterapkan bertahap dari KM 263 Pejagan-Pemalang hingga KM 70 Jakarta-Cikampek. Antisipasi kemacetan menuju Jabodetabek.

4 minggu yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Mudik Pakai Hyundai Kona Electric, Lebih Murah Isi Listrik Daripada Bayar Tol

Mudik Hyundai Kona Electric Depok-Semarang 449 km: biaya listrik Rp170.000 vs tol Rp400.000, konsumsi 6,7 km/kWh, SPKLU lancar tanpa antrean.

4 minggu yang lalu

Berita
Harap Waspada, Akan Ada 3,5 Juta Kendaraan Keluar Jabodetabek Di Musim Mudik 2026

Jasamarga memprediksi 3,5 juta kendaraan keluar Jabodetabek saat mudik Lebaran 2026. Volume lalin tol JMT naik 0,72% dari normal di GT Cengkareng, Cikupa, Ciawi.

1 bulan yang lalu


Tips
Silakan Cermati Tips Mudik Pakai EV

Tips mudik Jaecoo J5 EV: cek kendaraan, isi daya sebelum 20%, regenerative braking, dan layanan aftersales 24/7 untuk perjalanan Lebaran 2026 aman.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Volkswagen Hadirkan 2 Model Baru Khusus Pasar Cina, Kolaborasi Dengan Xpeng

Volkswagen resmi memperkenalkan dua mobil listrik terbaru untuk pasar China, yakni crossover ID.

1 jam yang lalu


Tips
Ini Cara Aman Menaikan Mutu Car Audio Di EV

Perhatikan spesifikasi kelistrikan bawaan mobil sebagai langkah pertama.

13 jam yang lalu


Berita
Daihatsu Terus Buka Kelas Khusus Di SMK

Sebagai penghubung industri otomotif dengan dunia pendidikan vokasi.

13 jam yang lalu


Mobil Listrik
Usung Konsep Modular, KIA PV5 Bakal Hadir Di Indonesia Sebagai Mobil Penumpang

Walau punya fleksibelitas, KIA Indonesia jatuhkan pilihan pasarkan sebagai mobil penumpang.

17 jam yang lalu


Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

1 hari yang lalu