Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Banyak Driver Kendaraan Besar Tak Paham Cara Mengemudi...

Minimalisir potensi celaka
Berita
Selasa, 12 September 2023 11:55 WIB
Penulis : Ivan Casagrande


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Beberapa kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar khususnya bus, menjadi sinyal masih banyak sopir bus yang belum sepenuhnya menguasai kendaraan yang dikemudikan. Terlebih memahami etika berkendara, bermanuver, hingga aturan menyalip kendaraan lain dengan benar. 

Minimnya literasi para sopir bus ini kerap memicu kecelakaan fatal termasuk kejadian 'adu banteng' antara bus Sugeng Rahayu versus Bus Eka Cepat di Ngawi, Jawa Timur,beberapa waktu lalu. Seharusnya karena memiliki bodi lebih besar, pengemudi bus bisa lebih peduli dengan panduan bermanuver di jalan raya.

Catur Wibowo, instruktur Defensive Driving dari ORD menegaskan jika aturan bus menyalip sebenarnya sama dengan kendaraan lainnya. "Kalau aturan bus menyalip sih sebenarnya sama saja dengan kendaraan lain, karena mengacu pada UU Lalu Lintas yang sama. Menyangkut safety, seorang driver itu harus sangat mengenal yang namanya jenis, dimensi dan karakter kendaraan," buka Catur Wibowo saat dihubungi langsung pekan lalu (8/11).

Baca juga: Hino Indonesia Academy Siap Latih Calon Driver Truk dan Bus

BACA JUGA

Baca juga: Sebaiknya Pengemudi Kendaraan Besar Memiliki Hal Ini

Tabrakan bus Sugeng Rahayu vs Eka Cepat di Ngawi (sumber : AJTTV.com)

Namun bak buah simalakama, insiden antara bus Sugeng Rahayu vs bus Eka Cepat mulanya dipicu keputusan sopir bus Sugeng Rahayu yang membanting setir ke kanan lantaran menghindari pejalan kaki yang hendak menyebrang. "Pilihan bijak yang berawal dari sebuah kesalahan jelas bukan hal yang bijak. Dalam hal ini banyak kesalahan-kesalahan awal yang dilakukan driver karena pasti ada unsur melanggar batas kecepatan kendaraan, kedua driver tidak paham dengan "Smith System' terkait unsur keselamatan jalan dan ketiga soal attitude," urai Ninot sapaan akrab Catur Wibowo.

Menarik untuk memahami poin kedua yakni "Smith System" dengan 5 kunci berkendara aman. "Jadi pastikan saat berkendara itu pandangan jauh ke depan, kedua, pengemudi mendapatkan gambaran luas, kemudian ketiga, biasakan mata Anda bergerak, dan yang keempat adalah siapkan jalan keluar yang paling aman, dan yang paling terakhir yaitu pastikan orang lain melihat kendaraan Anda," urainya lagi.

Dari kasus tabrakan bus ini Ninot meyakini jika kelima unsur ini kemungkinannya sama sekali tidak dijalankan oleh sopir bus Sugeng Rahayu. "Pengambilan keputusan harusnya diambil dengan memperhatikan efek keselamatan. Bukan memilih dua pilihan yang sama-sama merugikan dan menimbulkan korban," sesalnya. 

Tak sekadar manuver menghindari obyek yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, para sopir bus hendaknya juga memahami semakin besar kendaraan yang hendak disalip semakin besar pula potensi blindspot. Prinsip dasarnya hanya tiga dan ini beririsan dengan kedewasaan dalam mengemudi yaitu penting atau tidaknya untuk menyalip, dibenarkan atau tidak posisi saat menyalip dan aman atau tidaknya saat hendak menyalip.

Semoga menjadi perhatian bersama...

Baca juga: Banyak Kecelakaan Bus Disebabkan Kurangnya Pengetahuan Supir Tentang Teknologi Kendaraannya


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving #indonesia
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Astra UD Trucks Perkenalkan PKSP...

Kepastian pengadaan part saat servis

2 tahun yang lalu

Berita
Musim Lebaran: Terminal Kalideres Cuma Buat Bus AKAP Yang “Sehat”

Langkah preventif menjaga keselamatan dan kenymanan perjalanan

1 tahun yang lalu


Berita
GIICOMVEC 2024: Hadir Beragam Teknologi ‘Hijau’

Akan hadir juga banyak penyedia suku cadang maupun peranti aftermarket

1 tahun yang lalu


Berita
Naik Harga, Tiket Bus AKAP Ke Jateng dan Jatim Jelang Natal

Tujuan ke Sumatera harga tetap

1 tahun yang lalu


Berita
Kepala Terminal Kampung Rambutan: Pemudik Jangan Terima Minuman Dari OTK

Selalu waspada setiap saat

1 tahun yang lalu


Bus
Perhatikan Barang Yang Tidak Boleh Masuk Bus

Demi kesehatan dan keselamatan bersama

1 tahun yang lalu


Berita
Bengkel Siaga Bus Dan Truk Mercedes-Benz Saat Libur Nataru 2023-2024

Ada delapan titik di jalur-jalur padat

1 tahun yang lalu

Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Siap Luncurkan Aplikasi Baru Di iPhone Sebagai Pengganti Kunci

Toyota perkenalkan Apple Digital Car Key pada RAV4 2026 di AS. Kunci digital tersimpan di Apple Wallet, pakai UWB untuk akses mudah tanpa kunci fisik.

8 jam yang lalu


Berita
Next Gen Mazda Miata, Bakal Dibekali Teknologi Hybrid

Next Gen Miata

9 jam yang lalu


Tips
Center Cap Dan Wheel Dop Itu Komponen Proteksi

Termasuk komponen kendaraan yang perlu dicek kondisinya secara rutin

10 jam yang lalu


Berita
Denza D8 Dapat Bintang Lima Tes Keselamatan ANCAP

SUV berukuran besar Denza D8 mendapatkan nilai lima bintang dalam tes keselamatan.

14 jam yang lalu


Berita
Kolaborasi Ini Beri Kesempatan Mudik Yang Aman dan Berpenampilan Kinclong

Program ini hanya terbatas pada 18 pemenang saja

17 jam yang lalu