Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Waspada Brakefading, Yang Berakibat Kecepatan Kendaraan Tak Dapat Tertahan

Energi panas akibat gesekan kampas rem dengan tromol, menyebabkan ketahanan panas pada komponen rem terlampaui dan menyebabkan disfungsi pengereman.
Berita
Kamis, 6 Januari 2022 14:00 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Desain geometrik jalan, sekalipun sudah sesuai dengan kaidah dan standar geometrik internasional maupun regulasi pemerintah, namun memiliki hidden hazard (bahaya yang tersembunyi) bagi para penggunanya.

Seperti dikutip dari akun @Knkt_ri, disebutkan bahwa pada jalan yang menurun dan panjang, sekalipun masih dalam ambang batas standar geometrik, namun tetap menyimpan dua macam energi, pertama energi potensial yang terkait dengan ketinggian suatu tempat dan energi kinetik, yaitu energi gerak yang dipicu oleh energi potensial dan massa kendaraan.

Jadi, semakin tinggi suatu tempat, maka energi potensial yang akan dihasilkan semakin besar. Semakin besar energi potensialnya dan semakin besar massa kendaraannya, maka energi kinetik pun semakin besar (gaya dorong ke bawah semakin besar).

Nah, jika pengemudi kemudian melakukan pengereman dengan menggunakan rem utama (rem berbasis gesekan) maka kedua energi itu akan berubah menjadi energi panas. Energi panas tersebut akan berpusat pada gesekkan antara kampas dengan tromol.

BACA JUGA

Pada titik tertentu, ketahanan panas kampas akan terlampaui oleh besarnya energi panas yang dihasilkan gesekan dimaksud. Pada keadaan ketahanan kampas terlampaui (over heat) itulah, akan terjadi peristiwa sublimasi, yaitu perubahan permukaan kampas menjadi uap panas yang menyelimuti permukaan kampas. Tentu hal ini akan mengurangi efek pengereman (brakefading).

Untuk mengurangi brakefading ini, tentunya dibutuhkan edukasi kepada pengemudi tentang prosedur di jalan menurun. Karena pada bus maupun truk, sudah terdapat teknologi yang terdiri dari dua sistem rem. Sistem rem utama, yang mengandalkan gesekan antara kampas rem dengan tromol, sejatinya digunakan pada jalan datar karena energi potensialnya kecil.

Sedangkan sistem lainnya yaitu auxiliary brake, yang memperlambat putaran mesin. Saat di jalan menurun yang panjang ini, sebaiknya digunakan kedua sistem rem ini, karena energi potensial dan energi kinetiknya besar.


Tags Terkait :
Keselamatan Di Jalan Pengereman
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
BMW Indonesia Gelar Safety Driving Masterclass Sekaligus Informasi Program Ramadhan

BMW Indonesia gelar BMW Safety Driving Masterclass Indonesia 2026 di Pusdik Lantas Polri, ajak media uji teknik mengemudi aman BMW serta perkenalkan Ramadan Campaign untuk mudik.

1 hari yang lalu

Komparasi
Sama-Sama Dibuat Di Indonesia, Inilah Komparasi Mitsubishi Xforce HEV dan Toyota Yaris Cross HEV

Komparasi spesifikasi Mitsubishi Xforce HEV vs Toyota Yaris Cross HEV buatan Indonesia: mesin hybrid Atkinson, dimensi, fitur ADAS, hingga harga di kisaran Rp 400 jutaan.

1 hari yang lalu


Berita
BYD ATTO 1, Mobil Listrik Paling Efisien Dan Paling Ramah Di Kantong

Harga BYD Atto 1 Dynamic Rp 199 juta: EV terjangkau dengan efisiensi energi tinggi, biaya operasional murah hingga 70% hemat, serta fitur keselamatan lengkap.

1 hari yang lalu


Berita
Peraturan Baru, Mobil Di CIna Dengan Sistem ADAS Level 3 Wajib Punya Blackbox

Pemerintah Tiongkok melalui Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi atau Ministry of Industry and Information Technology (MIIT) merilis draf terbaru yang memuat standar keselamatan wajib

1 hari yang lalu


Berita
Denza D8 Dapat Bintang Lima Tes Keselamatan ANCAP

SUV berukuran besar Denza D8 mendapatkan nilai lima bintang dalam tes keselamatan.

1 hari yang lalu


Berita
Nissan Gravite, Bisa Jadi Pesaing Calya Dan Sigra

Dibangun dari basis Renault Triber dengan tampilan serta fitur lebih berkelas

1 hari yang lalu

Berita
Kia Carens Resmi Dijual Dengan Mahar Mulai Rp 319 Juta

Kia Carens resmi dijual di tanah air. Ada tiga varian dengan harga termurah mulai Rp 319 jutaan.

1 hari yang lalu


Berita
Suzuki e Vitara Resmi Melenggang Dengan Harga Rp 755 Juta

Suzuki akhirnya resmi memperkenalkan mobil listrik pertamanya untuk pasar Indonesia. Berikut spesifikasi dan harga e Vitara.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Extended Range Electric Vehicle Jadi Trend Baru Kendaraan Bersasis Tangga

EREV sasis tangga trend baru untuk SUV dan pikap off-road berat. China pelopori dengan Yang Wang U8, diadopsi Ford, RAM, Hyundai, serta Kia.

1 jam yang lalu


Berita
Kia Siapkan Pikap Baru, Gunakan Teknologi Extender Range Hybrid

Dijelaskan bahwa pikap ini tidak ada hubungannya dengan Tasman dan kemungkinan sharing platform dengan Hyundai.

2 jam yang lalu


Berita
Price Lock Insurance Dihilangkan, Jaecoo Tetapkan Harga Baru J5 EV

Harga baru Jaecoo J5 EV setara dengan harga lama lengkap dengan lock price insurance.

3 jam yang lalu


Berita
Recall Hyundai Palisade Berlanjut, Ini Kabarnya Untuk Unit Di Indonesia

Kecelakaan kursi otomatis SUV Palisade roboh dan menimpa seorang anak membuat Recall Palisade berlanjut di beberapa negara. Bagaimana dengan yang ada di Indonesia?

23 jam yang lalu


Berita
Mengintip Spesifikasi Buas BYD Seal 08 Yang Bakal Hadir, Tembus 684 Hp!

BYD resmi mendaftarkan sedan listrik Seal 08 ke dalam katalog kendaraan baru milik Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China (MIIT).

1 hari yang lalu