Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Tragedi Bekasi: Zona Sekolah Wajib Jalan Pelan!

Semua regulator harus ikut bertanggung jawab
Berita
Kamis, 1 September 2022 16:30 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Belum terlalu lama di pertengahan bulan Juli (18/7) terjadi kecelakaan yang melibatkan sebuah truk tangki BBM yang menggilas pemakain jalan lain di Jalan Alternatif Cibubur (Transyogi), Bekasi Jawa Barat. Dari kejadian itu menyebabkan sejumlah nyawa melayang, umumnya yang jadi korban adalah pengendara motor yang ditabrak truk nahas tersebut dari belakang.

Tidak lama berselang juga terjadi kembali kecelakaan serupa yang juga menjadi penyebab nyawa melayang sia-sia. Dan kemarin (31/8) sebuah truk juga jadi penyebab sejumlah nyawa hilang. Lebih miris lagi kejadian berada di area sekolah yang seharusnya disadari semua pengendara sebagai kawasan ‘ekstra hati-hati’.

Meski pengusutan kecelakaan tersebut tetap tidak bisa mengembalikan nyawa yang hilang namun untuk kesekian kalinya ini mempertegas tanda tanya besar soal manajemen transportasi di Tanah Air. “Kita harus melihat kejadian ini dari sisi contributor factor-nya, jangan reaktif,” menyitir ucapan Jusri Pulubuhu, Training Director sekaligus Founder dari Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) saat dihubungi beberapa waktu lalu (19/7).

Idealnya seorang pengemudi truk harus secara jeli mempersiapkan kalaikan teknis kendaraan yang akan dikemudikannya sampai memperhatikan kondisi jalan yang akan dilewatinya. Tentu saja termasuk muatan yang berada di kendaraan. “Harus dilihat bahwa pengemudi bukan faktor tunggal jika kendaraan yang dikemudikannya mengalami kecelakaan,” wanti Jusri kala itu.

Pria yang kerap kali jadi “Road Captain” saat ada turing bermotor itu juga tersirat tidak berkehendak untuk menyebut ‘rem blong’ sebagai ‘tersangka’. “Adanya persoalan ‘rem blong’ yang tidak bisa dilepaskan dari soal pengelolaan operasional kendaraan sampai pemeriksaan kelaikan maupun pengadaan suku cadang. Tidak semudah itu bilang penyebabnya rem blong ataupun kelalaian pengemudi saja,” tegasnya lagi.

Uraian tadi tentu saja menyangkut bagaimana pemahaman lingkungan di sepanjang perjalanan. Dan area sekitar sekolah itu sejatinya sudah termaktub dalam uraian regulasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor : PM 16 Tahun 2016 Tentang Penerapan Rute Aman Sekolah (RASS) dan juga Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor: SK.3582/AJ.403/DRJD/ 2018 Tentang Pedoman Teknis Pemberian Prioritas Keselamatan dan Kenyamanan Pejalan Kaki Pada Kawasan Sekolah.

Secara umum regulasi itu, yang harus diketahui semua pengendara kendaraan, bahwa begitu memasuki area suatu sekolah perlu ada perhatian ekstra terhadap kecepatan kendaraan, manuver menyalip, perhatian ke penyeberang jalan, sampai posisi parkir kendaraan.

Idealnya area jalan depan sekolah kondisinya seperti ini

Memang tanggung jawab tata kelola Zona Aman di sekitar sekolah juga jadi perhatian pemangku wilayah setempat. Jadi kewajiban pemangku wilayah untuk menyediakan beragam sarananya.

Sebut saja, di sekitar sekilah wajib ada trotoar, lalu warna jalan dei depan sekolah berwarna merah, ada rambu batas kecepatan maksimal 25 km/jam, ada zebra cross, termasuk ada marka dilarang parkir. Bahkan keberadaan lampu lalu lintas, bukan warning light, seharusnya wajib tersedia.   

Jadi, kalau ada kecelakaan seperti di Bekasi itu berulang siapa yang harus bertanggung jawab?


Tags Terkait :
#bus #truk #busindonesia #trukindonesia #safetydriving #defensivedriving
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Daihatsu Bakal Pamer 2 Mobil Niaga Listrik di Japan Mobility Show 2023

Berdimensi sama hanya beda peruntukan

2 tahun yang lalu


Van
Renault Bento: Van Paling Kecil Di Dunia?

Tampilannya termasuk stylish

2 tahun yang lalu


Berita
Konsep Kantor Berjalan Ala Panasonic

Kebutuhan multimedia di mobil semakin spesifik

2 tahun yang lalu


Truk
DAF F241: Legenda Penguasa Jalan Eropa

Truk ‘canggih’ di masanya

2 tahun yang lalu


Van
Kayoibako, Van Multifungsi Buatan Toyota

Tenaganya listrik murni

2 tahun yang lalu


Berita
Toyota Rangga Akan Tampil Di Japan Mobility Show 2023

Dijual akhir tahun ini juga?

2 tahun yang lalu


Pikap
Skoda Felicia Fun: Pikap Asal Ceko Yang Terlupakan

Pernah jadi mobil favorit di Eropa

3 tahun yang lalu


Truk
Athena, Dari Truk Tanggap Bencana Ke Lomba Marathon

Sebagai truk konsep pendukung kegiatan reaksi cepat

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Masih Simpan Dua Model EV Terbaru, Hyundai Raih 2.000-an SPK Di GIIAS 2026

Ada optimisme dari Hyundai bahwa kehadiran EV terbaru tetap ditunggu konsumen

2 jam yang lalu


Berita
Muncul di GIIAS 2026, ORA 5 Bukan Sekadar ORA 03 yang Dibesarkan

Debut GWM ORA 5 di GIIAS 2026 memperkenalkan SUV listrik dengan dimensi lebih besar dari ORA 03. Model ini memiliki panjang 4.471 mm dan wheelbase 2.720 mm.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-30 Jadi Rakitan Indonesia, In This Economy Harga Anjlok Rp86,5 Juta

Harga Mazda CX-30 CKD Indonesia kini Rp499 juta OTR Jakarta setelah dirakit lokal, turun Rp86,5 juta dari harga impor sebelumnya dengan penyesuaian spesifikasi tertentu.

4 jam yang lalu


Bus
PO Haryanto Incar Sasis Dan Bodi Bus Yang Usia Pakainya Lebih Panjang

Untuk optimalisasi operasional unit bus dan peningkatan frekuensi keberangkatan

6 jam yang lalu


Berita
Changan Nevo Q05 Pro vs Max, Bedah Perbedaan Rp50 Juta Antara Keduanya

Changan Nevo Q05 Pro vs Max perbedaan harga Rp50 juta diulas secara detail, dengan varian Max menawarkan velg 18 inci, power tailgate, dan panoramic roof sementara performa motor listrik tetap sama.

7 jam yang lalu