Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Kijang Diesel, Sang Penepis Stigma Loyo Mesin Solar di Kelas MPV

Mesin diesel menjadi favorit di sepanjang sejarah Kijang
Berita
Selasa, 18 Oktober 2022 15:10 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Berita akan hilangnya opsi mesin diesel pada generasi mendatang yakni Toyota Innova Zenix, bagi sebagian orang merupakan kehilangan besar. Walaupun tersiar kabar bahwa eksistensi Innova Diesel masih akan dilanjutkan, namun tetap memboyong konsep lama yakni MPV bersasis tangga. Lebih jauh lagi, versi diesel ini hanya akan tersedia untuk keperluan fleet.

Bagi Kijang, mesin diesel memang relatif muda, namun sejak kehadirannya penenggak solar ini punya segudang cerita indah dan bahkan dianggap lebih favorit dibanding versi bensinnya.

Era Kijang Kapsul  (1997-2003)

Eksistensi mesin diesel di keluarga Kijang dimulai sejak era Kijang Kapsul yang diperkenalkan pada Februari 1997 silam. Kala itu kehadirannya ditempatkan untuk memukul Isuzu Panther.

Saat itu Kijang mengandalkan mesin 2L 2.446 cc yang mampu melecut daya 86 hp/4.200 rpm dan torsi 165Nm/2.400 rpm. Bukan kinerja yang cukup menggemparkan dalam hal performance, namun cukup mengesankan dalam hal keiritan bahan bakar.

Walau demikian kinerja mesin 2L ini ternyata mampu mencetak daya lebih besar dibandingkan dengan mesin 7K yang hanya mencetak daya 83hp/4.600 rpm  dan torsi 147 Nm/3.200 rpm.

Dengan kinerja tersebut, sang Kijang diesel pun mampu membetot perhatian khalayak dan mampu mengguncang pasar MPV diesel pada masanya.

“Kijang kapsul diesel cukup signifikan, walaupun saat itu masih harus berjuang menepis stikma mesin diesel sebagai mesin yang kurang bergengsi,” ungkap Tito Gunawan, salah satu penggemar Kijang yang menyimpan beberapa Kijang Kapsul Diesel di garasinya.

“Mobil ini enak untuk stop and go, tapi akan kalah dengan versi bensin untuk kecepatan tinggi,” tambahnya.

Era Innova Gen I (2004-2015)

Beralih pada masa Kijang Innova generasi pertama yang hadir ada 2004. Versi diesel sepenuhnya menggunakan mesin baru yakni 2KD-FTV dengan kubikasi 2.494 cc yang dijejali dengan turbo dan sudah mengusung teknologi commonrail.

Mesin ini mampu mengail daya 101 hp/3.400 rpm dan torsi 260 Nm/1.600-2.400 rpm yang menjadikannya sebagai MPV pertama di Indonesia yang menggunakan mesin diesel berteknologi commonrail.

Hanya saja pada saat itu kiprah awal Innova diesel agak tersendat karena kondisi bahan bakar yang tersedia di Indonesia tidak sepenuhnya mendukung kinerja mesin dengan teknologi baru tersebut.

Selain itu ada beberapa masalah teknikal yang membuat kinerja mesin dieselnya tidak optimal. “Tarikannya lemot  tidak optimal dan selain itu solarnya pun boros,” tutur Sigit Yudantara, salah satu eks pengguna Kijang Innova diesel bertransmisi manual generasi awal. “Karena hal itulah dari Innova Diesel generasi awal kurang diminati dan barang bekasnya pun tergolong langka,” tambah pedagang mobil bekas yang bershowroom di seputaran Pondok Bambu, Jakarta Timur ini.

Mesin diesel Innova ini mendapatkan revisi pada 2007 (untuk Indonesia) sekaligus menerapkan standar emisi Euro II. Beberapa sumber menyebutkan bahwa terdapat pembaharuan teknis pada sistem commonrail yang mereka sebut sebagai generasi ketiga dari sistem commonrail yang ada.

Alhasil mesin ini pun mampu bekerja lebih ideal dibandingkan sebelumnya, kendati untuk performanya nyaris sama. Tetapi dari segi konsumsi bahan bakar  membaik secara signifikan dan juga jadi lebih responsif.

Pada titik inilah Innova Diesel kembali mendapatkan perhatian dari market lndonesia. Bahkan harga unit bekasnya berada jauh di atas versi bensin.

Era Innova Gen II (2015-Sekarang)

Generasi II Kijang Innova berkiprah dengan mengandalkan mesin turbo diesel baru yakni 2GD-FTV berkapasitas 2.393 cc. Mesin baru ini mampu menyemburkan daya 147hp/3.400 rpm dan torsi 360Nm/1.200-1.600 rpm.

Di sinilah Innova Diesel seolah mendapatkan posisi puncaknya sebagai raja MPV Indonesia. Kinerja mesin yang cukup memuaskan dan durabilitas yang cukup mumpuni menjadi tiket emas bagi Innova untuk memegang mahkota MPV paling favorit di Indonesia.

Walau demikian, perjalanan tak selalu mulus. Pada awal produksi, Innova dan Fortuner mendapatkan girboks matik 6 speed baru dan beberapa produksi awal terdapat masalah teknis pada girboks tersebut.

Layaknya mobil modern, Gen II ini dijejali dengan berbagai fitur seperti 6 SRS Airbag, Adjustable Seatbelt, Hill Start Assist, Vehicle Stability Assist, dan ABS.

Sedangkan untuk fitur kenyamanan hadir fitur Keyless Entry, Start/Stop Engine Button, Multi Information Display, Audio Steering Switch, 8 Inchi 2DIN, Navigasi, HDMI, dan masih banyak lainnya.

“Mobil yang satu ini terlebih yang diesel dan transmisi matik selalu jadi incaran pembeli dan unitnya cepat laku,” tutur Sofiansyah dari Erbama Motor di bilangan Jakarta Selatan. “Orang-orang mencari mobil ini karena performanya yang enak dan nyaman. Bahkan sampai sekarang saat harga solar melambung, tetap jadi primadona,” imbuhnya.

Seperti Innova Gen 1, model yang mulai berkiprah sejak 2015 ini dalam kondisi bekas varian dieselnya pun punya banderol yang jauh melebihi versi bensinnya.


Tags Terkait :
Toyota Kijang Diesel
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Penjualan Mobil Diesel Lesu Karena BBM Naik? Ini Kata Auto2000

Harga solar naik drastis dan pukul pasar mobil diesel.

2 minggu yang lalu

Komparasi
Komparasi Spesifikasi Wuling Eksion vs Toyota Kijang Innova Zenix

Komparasi spesifikasi Wuling Eksion vs Toyota Innova Zenix: dimensi kabin lebih lega Eksion, hybrid TNGA matang Zenix, efisiensi untuk MPV keluarga.

3 minggu yang lalu


Berita
Ini Dia Hyundai Ioniq Yang Dirancang Khusus Untuk Pasar Tiongkok

Dominasi mobil keluarga elektrifikasi di Indonesia semakin menarik untuk dibahas.

3 minggu yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

1 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Luxeed RX Mirip Dengan Ferrari Purosangue

Dokumen terbaru yang dirilis Kementerian Industri dan Teknologi Informasi Tiongkok (MIIT) mengungkap kehadiran Luxeed RX, SUV anyar hasil kolaborasi Huawei dan Chery.

4 jam yang lalu


Bus
Akan Dibangun Dua Terminal Baru Bus AKAP Di Jakarta Selatan

Untuk lebih memudahkan calon penumpang mengakses transportasi massal antar daerah.

5 jam yang lalu


Berita
Nissan Pakai AI Untuk Percepat Proses Membuat Mobil

Rencananya ada tujuh model baru global dalam satu tahun ke depan yang diproduksi Nissan. Oleh karena itu mereka akan kebut produksinya menggunakan AI.

16 jam yang lalu


Berita
Sudah Mulai Diproduksi, Mitsubishi XForce Hybrid Siap Meluncur di Indonesia

Mitsubishi Xforce Hybrid peluncuran Indonesia direncanakan semester pertama setelah produksi dimulai April. Varian HEV pakai mesin 1.6 liter dengan output gabungan 116 hp.

16 jam yang lalu


Berita
Mobil Kepresidenan Indonesia 1 Alami Bocor dan Kendala Lainnya, Ini Penjelasan dari PT Pindad

Presiden Prabowo ungkap kebocoran mobil kepresidenan MV3 Garuda Limousine serta kendala lain saat digunakan di medan pegunungan. Ini respon resmi PT Pindad.

19 jam yang lalu