Menu


Terhubung Bersama Kami

OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Bustruck.id. All rights reserved.
BerandaMobilityPikap

GIIAS 2024: Ternyata “Rangga” Mundur Lagi Rilisnya…

Apa saja penyebab tertundanya rilis perdana?
Pikap
Jumat, 26 Juli 2024 16:05 WIB
Penulis : Erie W. Adji


Banyak yang berharap bahwa Toyota Hilux Rangga bisa rilis perdana di ajang GIIAS 2024. Namun ternyata walktu resmi untuk peluncuran perdana dari pikap Toyota ini memang harus ditunda lagi.

“Toyota di Indonesia terakhir mengeluarkan produk sekelas Rangga di tahun 2006, waktu itu masih pakai nama Kijang, sejak itulah praktis Toyota tidak bersentuhan lagi dengan dunia kendaraan komersial lagi,” ungkap  Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director PT Toyota-Astra Motor (TAM) di sela-sela ajang GIIAS 2024 (18/7).

Selanjutnya dijabarkan lagi olehnya, waktu yang lama itu membuat rencana untuk kembali menghadirkan pikap menjadi terhambat. “Karena produk pikap, apalagi yang berkonsep modular, harus didukung sebuah eksosistem yang memadai,” imbuhnya.

BACA JUGA

Hal yang dimaksud eksositem oleh Anton bukan hanya berkaitan dengan suku cadang ataupun jaringan purnajual. Keberadaan perusahaan karoseri yang punya standar fabrikasi yang baik juga jadi faktor krusial sebelum pikap beremsin diesel itu dilansir ke pasar.

Ditambah lagi ketersedian lembaga pembiayaan yang akan mendukung proses pembelian unit hingga konversi yang sesuai kebutuhan pembeli. Dan tak ketinggalan, kesiapan layanan purnajual saat mobil sudah dalam bentuk yang dimau penggunanya.

“Saat ini sudah ada 50 perusahaan karoseri yang akan bisa menggarap kebutuhan pembeli Rangga yang pada dasarnya memang bisa meminta unit yang dibeli dibangun sesuai kebutuhan operasionalnya,” kata Anton lebih lanjut.

Toyota sudah lama tidak main pikap, butuh waktu lagi untuk persiapan berbagai hal mendukung penjualan Rangga nantinya

Harus bisa melibatkan industri pendukung lokal

Mobil ini dibuat di atas platform bernama "Innovative International Multi-purpose Vehicle” alias IMV. Hal yang menarik, Toyota Hilux Rangga mengusung konsep sebagai kendaraan modular. Artinya banyak bagian dari pikap ini yang bisa dimodifikasi untuk kebutuhan spesifik dari pembelinya.

Bisa untuk ambulans, service car, camper van, bahkan sampai untuk angkutan kota.  

Akio Toyoda, Chairman Toyota, saat rilis perdana versi konsep di Thailand tahun 2023  menyebutkan bahwa IMV akan bisa dibangun secera lebih spesifik yang melibatkan para engineer lokal. Dengan begitu bisa menciptakan sebuah kontribusi yang baik untuk pertumbuhan ekonomi Asia secara umum.

Menurutnya, peran para ‘mitra lokal’ dalam pengembangan mobil dengan kode teknis “IMV Zero” ini akan membawa setiap negara di mana mobil serba guna ini diedarkan akan punya kesesuaian dengan kebutuhan nyata para calon pembelinya.

Mobil ini sendiri punya spesifikasi dasar; komposisi dimensinya 5.300 x 1.785 x 1.735 mm (panjang x lebar x tinggi), wheelbase 3.085 mm, penggerak 2WD, bobot kosong 2.790 kilogram, minimum radius putar  5,4 meter, kapasitas angkut 1 ton, mesin 2.400 cc (diesel), opsi transmisi 5 percepatan (manual) dan 6 percepatan (otomatis).

Pihak TAM menyebut bahwa mobil dengan nama lengkap Toyota Hilux Rangga itu secara umum akan diposisikan untuk memenuhi tiga kebutuhan utama di pasar Indonesia, yaitu; bisnis, public service, dan lifestyle.

“Tidak lama lagi kok, sebentar lagi Toyota Hilux Rangga akan kami luncurkan resmi,” pungkas Anton.

Baca juga: Toyota Rangga Akan Pakai Mesin Innova Gen 1?

Baca juga: Wah, Toyota Hilux Rangga Belum Rilis Tapi Sudah Ada Bocoran Harganya

Detail ubahan kabin juga harus jadi 'tanggung jawab' pihak Toyota dalam layanan purnajual

Setidaknya sudah empat kali diperkenalkan ke publik secara resmi sejak GIIAS 2023


Tags Terkait :
Toyota Hilux Rangga Iims 2024 Giias Juli Pikap Imv 0 Innova Fortuner
Bagikan Ke :


Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
GR DKR Hilux T1+: Toyota Hilux Paling Sangar?

Sedang ‘uji lanjutan’ di arena reli lintas aalam di Brazil bulan ini

1 tahun yang lalu


VIDEO: Crash Test Toyota Hilux BEV (ANCAP)

Toyota Hilux BEV sukses menjalani uji tabrak dengan baik.

Crash Test | 1 hari yang lalu


Berita
Toyota Corolla Pikap Bakal Hadir, Prototipenya Seliweran di Jalan Umum

Toyota Corolla Pikap ujicoba prototipe terlihat di Sao Paulo, Brasil. Model unibody ini bersaing dengan Fiat Toro dan RAM Rampage di pasar Amerika Selatan.

1 hari yang lalu


Berita
Produk Aftermarket Ini Hadirkan Sokbreker Yang Lebih Stabil Untuk MPV dan SUV

YSS DTG 7 dan Grip R shockbreaker untuk SUV MPV diluncurkan YSS Indonesia dengan fitur adjustable yang mendukung handling lebih baik serta kenyamanan di jalan Indonesia.

1 hari yang lalu


Terkini

Bus
Tarif Baru Transjabodetabek Rp10 Ribu Akan Segera Ditetapkan

Rencana tarif baru Transjabodetabek Rp10 ribu sebagai tarif integrasi maksimal dalam tiga jam akan segera ditetapkan pemerintah DKI Jakarta melalui JakLingko.

8 jam yang lalu

Bus
Tarif Transjabodetabek Akan Naik Signifikan

Akan diawali tarif baru untuk rute Blok M-Bandara Soekarno Hatta.

1 hari yang lalu


Truk
Peran Karoseri Bagi Mercedes-Benz Tak Hanya Identik Untuk Bus

Pasang bodi tambahan di atas sasis truk juga butuh penanganan khusus.

1 hari yang lalu


Bus
Indonesia Stop Impor Solar Bulan Juli 2026, Akan Diganti B50

Indonesia stop impor solar Juli 2026 diganti B50. Pemerintah akan menerapkan biodiesel 50 persen berbasis sawit mulai 1 Juli 2026 untuk memperkuat kemandirian energi nasional.

1 hari yang lalu

Bus
Ini Jumlah Bus di Seluruh Indonesia Bulan Juni 2026

Data per 1 Juni 2026 mencatat 313.385 unit bus di seluruh Indonesia. Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Jawa Timur menjadi tiga provinsi dengan populasi bus terbanyak.

1 hari yang lalu