Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ternyata Ini Yang Bikin Toyota Innova Bisa Laku Keras

Soal tenaga dan konsumsi bahan bakar yang irit masih jadi perhatian peminatnya
Berita
Rabu, 19 Februari 2025 09:00 WIB
Penulis : Erie W. Adji
Filosofi atas kemudahan saat dikendarai, praktisnya perawatan, mesin bertenaga serta irit jadi kuncian masih larisnya Innova (Foto :Otodriver)


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

OTODRIVER- Tahun 2003 dan 2004 bisa dibilang sebagai tahun-tahun revolusioner bagi keberadaan Toyota di Indonesia. 

Bagaimana tidak, tahun 2003 hadir Toyota Avanza, bersama saudaranya yaitu Daihatsu Xenia, untuk merespon tren kendaraan penumpang yang lebih nyaman, mengadopsi teknologi terbaru, serta punya tampilan yang lain daripada yang lain. 

Pada bulan tanggal 1 September 2004, Toyota Kijang Innova hadir pertama kali di Indonesia dengan kode produk AN40. 

Rilis perdananya dilakukan di pabrik perakitan Innova di Karawang, Jawa Barat. “Ini full model change dari Kijang saat ini,” jelas Executive Vice President Director Toyota Motor Corporation (TMC) waktu itu, Kouzuke Shiramizu.

BACA JUGA

Kehadiran ‘game changer’ di segmen mobil penumpang atau lebih spesifik di kategori MPV itu nyata mendulang animo luar biasa. Berdasarkan catatan Otodriver, sampai akhir bulan Agustus 2004, daftar indennya sudah mencapai 15.000 unit. 

Tak heran kalau Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor waktu itu, Johnny Darmawan, menegaskan,  “Target Innova pada tahun 2004 ini adalah meraih 54 persen pasar 4x2 medium.” 

Saat rilis perdana itu, hadir tiga tiga varian; E, G dan V. 

Pilihan jenis mesinnya 2.000 cc bensin dan 2.500 cc diesel, dengan dua pilihan transmisi (manual dan otomatik). 

Saat itu, varian termurah adalah Innova 2.0 Tipe E Standar Bensin M/T (Rp 136,5 juta, OTR -Jakarta) dan yang termahal adalah Innova 2.5 Tipe V Diesel A/T (Rp 220 juta, OTR - Jakarta).

Secara hirarki, model Toyota Kijang Innova saat hadir perdana merupakan ‘pengganti’ Toyota Kijang generasi keempat dengan konsep yang dinamakan "Beautiful Revolution".

Secara historis, pengembangan mobil ini dilakukan sejak tahun 1999 oleh Kaoru Hosokawa, yang saat itu menjabat Chief Engineerand Product Planning Leader dari Toyota Commercial Vehicle Development Centre. 

Ini spesifikasi kabin Innova Gen 1 versi facelift ketiga (2013), nyaman sejak awal (Foto : PT Toyota-Astra Motor)

Penjualan per Januari 2025

Sebagai satu-satunya MPV rakitan lokal yang memang sejak awal didesain berdasarkan kebutuhan konsumen Indonesia, setelah 21 tahun ternyata penjualannya masih menggelora. 

Berdasarkan data Gaikindo (wholesales) di Januari 2025 , catatan penjualan Innova sebanyak 5.171 unit. 

Rianciannya; Toyota All New Kijang Innova Zenix (5 varian) laku 2.679 unit dan Toyota All New Kijang Innova (3 varian) laku 2.492 unit. 

Pencapaian di bulan yang sama tahun 2024 sebanyak 4.383 unit. 

Ditemui di sela sesi Dialog Industri Otomotif Nasional di ajang IIMS 2025 (18/2), Head of Public Relations PT Toyota-Astra Motors, Philardi Sobari, menyebutkan bahwa produk ini memang sejak mula hadir atas respon kebutuhan kendaraan dari masyarakat Indonesia. “Filosofinya tidak berubah sejak dulu, kita pegang banget,” ujarnya. 

Diuraikannya lagi, serangkaian evolusi yang telah berkembang hingga sampai di generasi keempat juga tidak merubah filosofi dasar dari Innova. 

“Kalaupun ada yang berubah ya market-nya itu sendiri, Toyota yang kemudian melakukan penyesuaian atas perubahan-perubahan itu,” kata pria yang juga akrab dipanggil Ogi itu. 

“Sejak awal juga Innova dipasarkan untuk masuk ke segmen konsumen yang medium class, prinsip kebutuhan segmen ini tidak berbeda sejak awal Innova hadir yaitu powerful, reability, irit, dan bisa muat banyak,” terangnya kemudian. 

Dalam perjalanan waktu, riset mendalam terhadap Innova atas korelasinya dengan perkembangan pasar akan berkaitan dengan desain, fitur-fitur kekinian,”Dan soal powerful serta irit itu masih jadi faktor yang kuat dari hasil riset itu. Makanya sekarang ada varian hybrid,” jabar pria yang juga ikut menangani perjalanan Innova di masa-masa awal peredarannya itu.

Selain hal-hal yang berkaitan dengan spesifikasi, ada dua hal lagi yang juga masih belum berubah dari filosofi dasar desain mobil yang dibangun dari basis desain “Innovative International Multi-purpose-Vehicle” setidaknya ada dua hal lagi yang tidak luntur dari Innova.

“Umumnya pemilik Innova berkeinginan untuk nyetir sendiri, misalnya saat weekend, walaupun sehari-hari hanya jadi penumpang,” jelas Philardi sambil menyebutkan bahwa kemudahan dalam hal perawatan rutin juga menjadi faktor yang sangat diperhatikan pemilik Innova sampai saat ini. (EW) 

Desain dashboard dan panel indikator di Innova Zenix berkarakter premium (Foto : Auto2000)

Tags Terkait :
Toyota Kijang Innova IMV Astra MPV
E

Erie W. Adji

reporter

Jurnalis otomotif yang sudah malang melintang sejak 2000. Berpengalaman menulis berita seputar roda empat dari mobil pen...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Penjualan Mobil Diesel Lesu Karena BBM Naik? Ini Kata Auto2000

Harga solar naik drastis dan pukul pasar mobil diesel.

2 minggu yang lalu

Komparasi
Komparasi Spesifikasi Wuling Eksion vs Toyota Kijang Innova Zenix

Komparasi spesifikasi Wuling Eksion vs Toyota Innova Zenix: dimensi kabin lebih lega Eksion, hybrid TNGA matang Zenix, efisiensi untuk MPV keluarga.

3 minggu yang lalu


Berita
Ini Dia Hyundai Ioniq Yang Dirancang Khusus Untuk Pasar Tiongkok

Dominasi mobil keluarga elektrifikasi di Indonesia semakin menarik untuk dibahas.

3 minggu yang lalu


Berita
Girboks Manual Masih Punya Potensi, KIA Agendakan Kehadiran Carens Manual

KIA Sales Indonesia agendakan KIA Carens transmisi manual Indonesia untuk daerah pegunungan dan pelosok. Varian manual tawarkan harga lebih kompetitif.

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota dan CATL Bikin Baterai Di Karawang, Mulai Digunakan Pada Semester II 2026

Toyota CATL kolaborasi produksi baterai Karawang Semester II 2026. TMMIN investasi Rp 1,3 triliun untuk lokalisasi baterai hybrid seperti Innova Zenix HEV.

1 bulan yang lalu


Berita
Raih 2.793 SPK Selama IIMS 2026, Ini Dia Dua Unit Paling Laris Toyota

Toyota masih menjadi brand terlaris di tanah air. Dalam pameran di bulan Februari kemarin, mereka mendulang 2.793 SPK dengan nyaris stengahnya disumbang model hybrid.

3 bulan yang lalu


Berita
Minim Ubahan, Toyota Rush Masih Menjadi Salah Satu Mobil Terlaris

Toyota Rush masih menjadi salah satu mobil terlaris di Indonesia pada tahun 2025 silam.

4 bulan yang lalu


Berita
Toyota Masih Berharap Insentif Ke Industri Otomotif

Toyota mengakui bahwa pasar otomotif 2025 menantang

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Pertamina: Harga BBM RON 92 di Pasar Dunia Rp20 Ribuan

Pertamina ungkap harga BBM RON 92 di pasar dunia Rp20 ribu-Rp21 ribu per liter akibat konflik geopolitik. Batas atas Pertamax naik jadi Rp20.942 per liter pada Juni 2026.

1 jam yang lalu


Berita
Sebuah SU7 Ultra Kebakaran, Xiaomi Konfirmasi Bukan Masalah Dari Baterai

Sebuah unit Xiaomi SU7 Ultra mengalami kebakaran. Apa penyebabnya?

2 jam yang lalu


Berita
Begini Wujud Mobil LIstrik Terbaru Mitsubishi

Beberapa tahun lalu, Mitsubishi menghidupkan kembali nama “Eclipse” melalui SUV crossover Eclipse Cross yang kemudian mendapat penyegaran desain pada 2020.

6 jam yang lalu


Berita
Hyundai Buka Bengkel Bodi di Wilayah Solo Raya

Sebagai upaya memperkuat layanan purna jual di Jawa Tengah.

14 jam yang lalu


Berita
Mengenal Teknologi Ling Power Yang Bikin Wuling Eksion Bisa Tempuh 1.000 Km Tanpa Isi Bensin

Melalui media drive 600 km, teknologi Ling Power Wuling Eksion menunjukkan kemampuan tempuh lebih dari 1000 km dengan PHEV.

17 jam yang lalu