Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Catatkan Penurunan Produksi Pada Kuartal Pertama Karena Masalah Ini

Masalah chip semikonduktor menjadi salah satu alasan penurunan produksi.
Berita
Jumat, 5 Agustus 2022 14:00 WIB
Penulis : Afrizal Abdul Rahman


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Toyota tak mampu memproduksi kendaraan sesuai harapan, bahkan mengalami penurunan keuntungan sebesar 42 persen pada kuartal pertama tahun ini, yang tercatat pada tanggal 30 Juni. 

Dari catatan yang ada Toyota mengumumkan tida kali memangkas produksi, menyebabkan produksinya mengalami penurunan 10 persen hal tersebut dikarenakan akses chip semikonduktor yang masih langka. 

"Kami tidak dapat memproduksi cukup, dengan pelanggan di seluruh dunia menunggu kendaraan mereka dikirim,” kata juru bicara Toyota, dikutip dari laman Carscoops

Namun ada angin segar untuk Toyota untuk tahun mendatang karena pembatasan di China sudah mulai di cabut, terutama di pabrik domestiknya yang ada di negara tersebut. Dengan begitu, Toyota percaya produksi akan meningkat pada kuartal ke-2 tahun ini. 

BACA JUGA

Tetapi Toyota juga harus menemukan cara untuk menghitung inflasi, sama seperti pabrikan lain agar target yang dicanangkan untuk penjualan dapat tercapai, apalagi dengan kehadiran berbagi model baru. 

Pada tahun ini Toyota menargetkan memproduksi 9,7 juta kendaraan dan mengharapkan adanya peningkatan hingga akhir tahun, atau tak jauh dari target yang telah ditetapkan. 

Seperti diketahui, masalah chip semikonduktor memang menghantam otomotif dunia, berbagai pabrikan mengalami penurunan produksi kendaraan, ada dua penyebab salah satunya perang Rusia dan Ukraina yang memang tak kunjung usai sampai saat ini. 


Tags Terkait :
Toyota Produksi Mobil Kuartal Pertama Chip Semikonduktor Mobil
A

Afrizal Abdul Rahman

Kontributor

Kontributor

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Toyota Catatkan Penurunan Produksi Pada Kuartal Pertama Karena Masalah Ini

Masalah chip semikonduktor menjadi salah satu alasan penurunan produksi.

3 tahun yang lalu


Berita
Pasokan Chip Seret, GM Tutup Beberapa Pabriknya

Chip komputer, perangkat kecil yang melumpuhkan pabrikan mobil

5 tahun yang lalu


Berita
Target Naik 200%, BAIC Indonesia Siapkan Mobil Listrik Arcfox Sebagai Tulang Punggung Penjualan

BAIC target penjualan naik 200% di Indonesia 2026 melalui ekspansi dealer, peluncuran Arcfox EV premium, dan produksi lokal BJ30 HEV.

4 bulan yang lalu

Berita
Rencana Jangka Panjang, BYD Siapkan Juga Daur Ulang Baterai Di Indonesia

BYD tak hanya hadir bikin mobil namun juga siapkan fasilitas daur ulang baterai di fasilitas pabrik Subang

6 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Generasi III Mazda CX-5 Resmi Mengaspal Di Indonesia, Sekaligus Bawa Warna Baru

All New Mazda CX-5 resmi meluncur di Indonesia dengan harga 600-an juta.

6 jam yang lalu


Pikap
Harga Ford Ranger Wildtrack dan Ranger Platinum Resmi Dijual Mulai Rp 700 Jutaan

Tidak hanya Ranger, dalam ajang GIIAS 2026 ada juga Everest edisi khusus.

6 jam yang lalu


Tips
Perawatan Mesin Diesel yang Benar, Bisa Bikin BBM Lebih Irit dan Mesin Awet

Perawatan mesin diesel modern perlu dilakukan secara berkala agar performa tetap optimal, irit bahan bakar, dan komponen mesin lebih awet.

7 jam yang lalu


Bus
Mitsubishi Fuso Hadirkan Varian Baru Bus Medium Yang Lebih Panjang

Hasil dari serangkaian proses uji coba sejak tahun 2024.

13 jam yang lalu


Berita
VinFast Perkuat Jaringan Dealer Lewat Kerja Sama Pembiayaan dengan Danamon

VinFast Indonesia menggandeng Bank Danamon untuk menghadirkan pembiayaan dealer di GIIAS 2026. Kerja sama ini diharapkan mempercepat ekspansi jaringan penjualan.

14 jam yang lalu