Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Studi Terkini, Bahan Bakar Etanol Lebih Kotor Dari Bensin

etanol 24 persen mengandung kadar karbon lebih banyak dibandingkan dengan bensin.
Berita
Jumat, 18 Februari 2022 10:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Mencari alternatif bahan bakar selain material berbasis fosil pada industri otomotif bukanlah hal yang baru.  Salah satunya adalah menggunakan etanol yang berasal dari olahan tebu ataupun jagung.

Bahkan Brazil sudah melakukan konversi dalam skala besar untuk ‘bahan bakar hijau’ ini sejak tahun 70-an. Dan juga terjadi secara masih di negara lain, salah satunya adalah Amerika Serikat.

Tujuan untuk menekan penggunaan minyak fosil berhasil ditekan, akan tetapi apakah kemudian hasil pembakaran etanol akan lebih ramah lingkungan?

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan Proceedings of the National Academy of Sciences, menyebutkan adanya fakta bahwa etanol justru lebih berpolusi dibandingkan dengan bahan bakar fosil.

BACA JUGA

Studi yang dilakukan oleh Departemen Pertanian AS (U.S. Department of Agriculture/USDA) dalam penelitian terbarunya menyatakan bahwa etanol 24 persen mengandung kadar karbon lebih banyak dibandingkan dengan bensin.

“Etanol jagung bukanlah bahan bakar yang ramah iklim,” Dr. Tyler Lark, asisten ilmuwan di Pusat Keberlanjutan dan Lingkungan Global Universitas Wisconsin-Madison, dan penulis utama studi tersebut mengatakan kepada Reuters.

Sebuah studi tahun 2019 dari USDA menemukan bahwa, karena penyerapan karbon yang terkait dengan penanaman tanaman baru, etanol 39 persen lebih hemat karbon daripada bensin biasa. Namun, Lark mengatakan bahwa penelitian sebelumnya meremehkan dampak emisi dari konversi lahan.

Penggarapan lahan melepaskan karbon yang tersimpan di tanah dan kegiatan pertanian lainnya, seperti menerapkan pupuk nitrogen, juga menghasilkan emisi. Ada juga biaya untuk memproses dan membakar etanol, yang semuanya digabungkan untuk membuat etanol lebih kotor daripada bahan bakar biasa. .

Penyulingan minyak Amerika saat ini diharuskan untuk mencampur sekitar 15 miliar galon etanol ke dalam gas negara setiap tahun sebagai akibat dari undang-undang Standar Bahan Bakar Terbarukan AS tahun 2005, yang diperkenalkan untuk mengurangi emisi, mendukung petani, dan memotong ketergantungan AS pada impor energi.

Undang-undang itu menetapkan standar hingga 2022 dan sekarang Badan Perlindungan Lingkungan sedang melihat kebijakan biofuel dan mempertimbangkan perubahan program. Badan tersebut berencana untuk mengusulkan persyaratan 2023 pada bulan Mei.

Sementara itu, Presiden Biden, sedang meninjau kebijakan biofuel sebagai bagian dari upaya yang lebih luas untuk mendekarbonisasi AS.


Tags Terkait :
Etanol Bahan Bakar Hijau
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Amankah Mesin Mobil Modern Gunakan BBM Bercampur Etanol? Ini Kata Pakar

Bioetanol dinilai jadi solusi transisi energi hijau tanpa perlu ubah mesin. Namun, apakah aman buat mesin kendaraan seperti mobil?

1 bulan yang lalu


Berita
Toyota Tekankan Netralitas Karbon Dapat Dilakukan Dengan Berbagai Teknologi

Toyota menerapkan multi-pathway yang artinya menghadirkan solusi ramah lingkungan bukan dari satu sumber saja, melainkan dengan beragam cara.

9 bulan yang lalu

Berita
Toyota Sajikan Kendaraan Netral Karbon Terlengkap Yang Pernah Ada

Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota Astra Motor (TAM)) mempersembahkan ‘Beyond Zero: Mobilitas untuk Netralitas Karbon’

9 bulan yang lalu


Berita
Ternyata Toyota Sudah Buat Mesin Berbasis Etanol di Indonesia

Bioetanol merupakan salah satu bentuk energi alternatif yang mulai digunakan

3 tahun yang lalu


Berita
Studi Terkini, Bahan Bakar Etanol Lebih Kotor Dari Bensin

etanol 24 persen mengandung kadar karbon lebih banyak dibandingkan dengan bensin.

3 tahun yang lalu

VIDEO: Nissan Evalia Bermesin Masa Depan

Tak terbayang sebuah Evalia dibekali mesin canggih seperti ini. Silakan Anda simak videonya.

Berita | 9 tahun yang lalu


Berita
Shell Indonesia Rilis Oli Helix Ultra Dengan Formula Baru

Bisa dipakai untuk mobil hybrid

2 minggu yang lalu


Berita
Harga Rp 350 Jutaan, Simak Hal-Hal Menarik Wuling Darion

Kandungan TKDN sudah lebih dari 40 persen.

2 minggu yang lalu


Terkini

Berita
Peringati Anniversary 55 Tahun, Mitsubishi Hadirkan Dua Spesial Edition Sekaligus

Dua varian limited edition ditawarkan untuk peringati 55 tahun eksistensi Mitsubishi di Indonesia.

12 jam yang lalu


Berita
Jetour T2 Pertahankan Harga Spesial Hanya Di IIMS 2026

Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026, digunakan Jetour untuk mencantelkan harga spesial Jetour T2 di Rp 568 juta. Harga ini sebelumnya berlaku untuk 1.000 pemesan pertama

15 jam yang lalu


Berita
JKIND Resmi Memasarkan SunTek Window Film Di IIMS 2026

Eastman Chemical Company, raksasa teknologi asal Amerika Serikat, sebagai pemegang merek resmi (Authorized Distributor) untuk SunTek Window Film di Indonesia resmi mempercayakan JKIND.

18 jam yang lalu


Berita
Nikmati Potongan Harga Aion Selama Gelaran IIMS 2026 Berlangsung

Aion Indonesia memanfaatkan ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

19 jam yang lalu


Berita
BYD, Dari Perusahaan Baterai hingga Penentu Arah Industri EV

Perkembangan kendaraan listrik global tidak bisa dilepaskan dari peran BYD.

20 jam yang lalu