Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ternyata Toyota Sudah Buat Mesin Berbasis Etanol di Indonesia

Bioetanol merupakan salah satu bentuk energi alternatif yang mulai digunakan
Berita
Rabu, 12 Oktober 2022 09:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Bioetanol merupakan salah satu bentuk energi alternatif yang mulai digunakan, keunggulan dari bahan bakar tersebut berasal dari sumber energi terbarukan, yang artinya bakar etanol tidak terbatas seperti bahan bakar fosil.

Ternyata, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menyebut pihaknya sudah memproduksi mesin berbasis etanol di Indonesia. "Kami sudah memproduksi mesin berbasis etanol di Indonesia. Kami punya teknologinya, tapi etanolnya di Indonesia nggak ada, jadi ekspor ke Amerika Selatan," kata Direktur Hubungan Eksternal TMMIN Bob Azam dalam Seminar 100 Tahun Industri Otomotif Indonesia yang disiarkan di Youtube Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, Selasa (11/10).

Dalam mendukung Net Zero Emission (NZE) atau netralitas karbon yang dicanangkan tercapai pada 2060, Toyota siap bila Pemerintah Indonesia menginginkan penggunaan mobil ramah lingkungan berbasis bahan bakar nabati etanol, di samping Biodiesel 30 (B30) yang merupakan campuran BBM dengan minyak sawit mentah (CPO).

"Transisi menuju energi baru terbarukan memegang peran penting dalam menjaga ketersediaan energi dan lingkungan yang lebih hijau untuk generasi di masa yang akan datang. Netralitas karbon merupakan suatu keniscayaan," ujar Bob.

Perlu diketahui, pada 2010 Toyota menempatkan produksi mesin berbasis etanol di Indonesia, seiring dengan kebijakan pemerintah yang ingin mengembangan biofuel di dalam negeri. Namun, kebijakan pemerintah yang tidak konsisten, malah beralih dari ide pengembangan biofuel ke gas untuk bahan bakar kendaraan. 

Bahan Bakar Nabati (BBN)/Biofuel adalah salah satu energi yang dihasilkan dari bahan baku bioenergi melalui proses/teknologi tertentu. Bahan Bakar Nabati terdiri dari Biodiesel, Bioetanol dan Minyak Nabati Murni.

Bioetanol dikenal dengan istilah E100, dibuat dengan teknik fermentasi biomassa seperti umbi-umbian, jagung atau tebu, dan dilanjutkan dengan destilasi. Jenis bioetanol ini dapat digunakan secara langsung maupun tidak langsung sebagai bahan bakar.


Tags Terkait :
Toyota Bioetanol Etanol BBM Mesin
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
India Dan Pakistan Berpotensi Pasok Etanol Buat Indonesia

Butuh pra-kondisi tertentu bagi mesin mobil untuk mengonsumsi Etanol

1 bulan yang lalu

Berita
Katanya Pertalite Dicampur Etanol? Pertamina Pastikan Itu 'Hoax'

Tidak bisa begitu saja tercampur dengan materi air. Berikut penjelasannya.

1 bulan yang lalu


Berita
Mesin Toyota Bikinan Indonesia Sudah Siap Tenggak Bioetanol dari Sejak Lahir

Pada dasarnya mesin bikinan Toyota bisa tenggak BBM dengan campuran etanol hingga 20 persen

2 tahun yang lalu


Berita
Ini Daftar Mobil yang Bisa Gunakan Pertamax Green 95

Apakah bisa mobil-mobil yang ada di Indonesia saat ini menggunakan BBM jenis baru tersebut?

2 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

8 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

9 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

10 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

12 jam yang lalu