Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pembatasan Penjualan Kendaraan Pengguna BBM Dinilai Kurang Tepat

Terdapat wacana pemerintah pemerintah tengah menyiapkan sejumlah strategi demi meredam kenaikan anggaran subsidi BBM.
Berita
Rabu, 14 September 2022 13:00 WIB
Penulis : Gemilang Isromi Nuar


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Terdapat wacana pemerintah pemerintah tengah menyiapkan sejumlah strategi demi meredam kenaikan anggaran subsidi BBM. Salah satunya lewat pembatasan penjualan kendaraan yang memakai BBM.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. "Negara lain, yang sudah lebih dahulu menerapkan kebijakan pembatasan penjualan kendaraan berbahan bakar fosil demi mendorong percepatan adaptasi penggunaan EV sehingga kebijakan tersebut bisa cepat kita adopsi disini," kata Luhut dalam dalam postingan Instagramnya, Sabtu, (10/9).

Namun, rencana pemerintah yang akan membatasi penjualan kendaraan berbahan bakar fosil demi mempercepat adaptasi kendaraan listrik di Tanah Air dinilai kurang tepat untuk saat ini. Hal itu diungkapkan Pengamat Otomotif, Bebin Djuana.

"Saya mendengar isu produksi mobil berbahan bakar fosil akan dibatasi, untuk mendorong penggunaan mobil listrik. Tapi, tidak sesederhana seperti itu, karena Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sangat jauh dari jumlah dan sebarannya. Mungkin dalam 2tahun kedepan juga belum mumpuni," kata Bebin saat dihubungi OtoDriver.

BACA JUGA

Terlebih menurutnya, harga mobil listrik belum bisa dijangkau seluruh lapisan masyarakat dan kita harus menunggu pabrik baterai mobil listrik di Indonesia, perlu kehadiran merk2 baru yang produksi BEV, sehingga bisa menjangkau segmen pasar yang lebih luas.

Dalam menerapkan peralihan ke mobil listrik, harus dimulai dari pemerintah itu sendiri dimana transportasi publik beralih ke listrik, kendaraan dinas lembaga-lembaga pemerintah beralih ke kendaraan lsitrik.

"Hal itu merupakan bagian dari ajakan mengganti kendaraan ke BEV (Battery Electric Vehicle), menjadi promosi tersendiri. Perlu langkah-langkah tambahan dari lembaga keuangan dalam hal bunga, DP, pengurangan pajak penghasilan, pembebasan parkir dll," ujar Bebin.


Tags Terkait :
BBM Mobil Listrik
G

Gemilang Isromi Nuar

Penulis

Jurnalis lulusan IISIP Jakarta sejak 2013. Berpengalaman di tabloid, harian, dan media online hingga kini di Otorider. T...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Testarossa Dihidupkan Kembali, Ini Sejarah di Balik Ferrari 849 Testarossa

Spesifikasi Ferrari 849 Testarossa mencakup sistem plug-in hybrid V8 twin-turbo 1.050 cv yang menggantikan SF90 Stradale dengan desain modern dan sejarah nama Testarossa.

12 jam yang lalu


Berita
Segini Catatan Konsumsi BBM Mitsubishi XForce Hybrid

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) resmi menghadirkan Mitsubishi XForce Hybrid di pasar Indonesia.

13 jam yang lalu

Berita
All New Nissan Elgrand Dirilis di Jepang, Harganya Setara Rp700 Jutaan

All New Nissan Elgrand generasi keempat resmi dirilis di Jepang dengan teknologi hybrid e-POWER dan e-4ORCE. Simak spesifikasi serta harga All New Nissan Elgrand Jepang yang dimulai dari Rp762 juta.

1 hari yang lalu

Berita
MG SZ Hybrid+ Resmi Hadir Di Indonesia, Pelopor Transmisi 3-Speed DHT di Kelasnya

MG ZS Hybrid+ 3-Speed DHT Indonesia resmi diperkenalkan sebagai SUV HEV compact dengan transmisi 3-speed DHT pertama di kelasnya, menyaingi Yaris Cross HEV dan HR-V e:HEV.

1 hari yang lalu


Berita
3 Hal Yang Membuat Toyota Corolla Cross Salah Satu SUV Hybrid Terbaik

Toyota Corolla Cross Hybrid menjadi salah satu SUV medium yang cukup menarik di pasar Indonesia.

1 hari yang lalu


First Drive
Menguji Lepas L8 PHEV, SUV Ramah untuk Pengemudi Perempuan

Review Lepas L8 PHEV mengulas kenyamanan SUV PHEV untuk pengemudi perempuan beserta fitur park assist. Harga Lepas L8 PHEV dan review efisiensi serta performa akselerasi.

1 hari yang lalu


Berita
Strategi Changan Tebar Jala Melalui Deepal S05 BEV dan REEV

Changan Deepal S05 REEV pertama di Indonesia hadir dengan pilihan BEV dan REEV untuk mengatasi range anxiety serta mendukung transisi mobilitas berkelanjutan.

1 hari yang lalu

Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Leapmotor Resmikan Dealer Perdana di Indonesia, Jadi Bagian Stellantis Brand House PIK

Dealer pertama Leapmotor Indonesia resmi dibuka di Stellantis Brand House PIK, Jakarta Utara. Fasilitas ini menyediakan layanan penjualan dan purna jual terintegrasi dengan merek Citroën dan Jeep.

5 jam yang lalu


Pikap
Isuzu Akan Tampilkan Lima Bintang di GIIAS 2026

Menyampaikan pesan bahwa Isuzu bisa dimanfaatkan dalam bentuk apapun.

5 jam yang lalu


Berita
Ini Bocoran Harga dan Jadwal Pengiriman Leapmotor B10 di Indonesia

Harga Leapmotor B10 Indonesia diperkirakan Rp 400 jutaan dan akan diumumkan pada 30 Juli. Pengiriman dimulai setelah peluncuran di GIIAS 2026.

6 jam yang lalu


Berita
Kia All New Seltos Andalkan Platform Baru, Improvement Kenyamanan dan Kabin Lega

Kia All New Seltos mengandalkan platform K3 yang menawarkan rigiditas bodi lebih baik, kabin lebih lega, dan pengurangan NVH untuk kenyamanan berkendara.

8 jam yang lalu


Berita
Testarossa Dihidupkan Kembali, Ini Sejarah di Balik Ferrari 849 Testarossa

Spesifikasi Ferrari 849 Testarossa mencakup sistem plug-in hybrid V8 twin-turbo 1.050 cv yang menggantikan SF90 Stradale dengan desain modern dan sejarah nama Testarossa.

12 jam yang lalu