Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengenali Gejala Aki Mulai Turun Performanya

Meski relatif mirip dengan mobil penumpang, aki truk mempunyai karakter berbeda.
Berita
Rabu, 27 April 2022 12:30 WIB
Penulis : Benny Averdi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Sumber kelistrikan pada kendaraan, memang ada pada alternator, yang kemudian disimpan pada baterai atau yang biasa disebut aki. Pada aki cadangan listrik akan disimpan untuk digunakan sebagai sumber daya motor starter saat menghidupkan mesin.

“Secara umum, fungsi dan perawatannya sama dengan mobil penumpang,” jelas Muksin dari FAST Pancoran. Menurutnya, perbedaan hanya pada penggunaan dua aki yang pada mobil penumpang tidak dilakukan.

“Dua buah aki dihubungkan seri, agar voltase yang dihasilkan dua kali dari akinya. Jadi, kalau aki kan 12 volt, seteah dihubungkan secara seri akan menjadi 24 Volt, sesuai dengan sistem kelistrikan pada truk,” lanjutnya.

Apa sih hubungan seri? Yaitu ketika dua baterai dihubungkan, dengan kutub positif pada satu baterai dihubungkan dengan negatif baterai lainnya, maka pada  kutub yang tersisa di masing-masing baterai dihubungkan, akan menghasilkan voltase yang meningkat sesuai jumlah masing-masing, misalkan aki 12 volt menjadi 24 volt, aki 6 volt menjadi 12 volt.

BACA JUGA

“Sedangkan kalau dihubungkan paralel, voltasenya tetap ampere yang meningkat,” kata Muksin. Tetapi, jika menginginkan ampere yang besar, ada berbagai pilihan aki dengan tingkatan ampere yang berbeda. “Tak perlu dihubungkan paralel, tinggal membeli aki dengan ampere yang besar saja,” katanya.

Nah, kalau gejala akinya mulai turun performanya seperti apa? Menurut Muksin, hampir tak ada beda dengan aki pada umumnya. “Kalau aki model basah, biasanya kalau airnya kurang, performa akan menurun, sama saja dengan mobil penumpang. Saat start mesin di pagi hari jadi berat,” tukasnya.

Tetapi ada yang berbeda ketika aki yang dihubungkan seri, ada kemungkinan tingkat pengurangan air akinya berbeda pada masing-masing aki. “Meski seharusnya penurunan air aki masing-masing sama, kalau ada perbedaan, yang lebih banyak pengurangannya itulah aki yang mulai bermasalah,” tegasnya. Walau biasanya belum ada gejala start mesin menjadi berat. Itu tentunya perbedaan dibandingkan mobil ‘biasa’ yang hanya menggunakan satu aki.


Tags Terkait :
Aki Baterai Mobil Niaga
B

Benny Averdi

Penulis

Sejak tahun 2000 mengawali karir sebagai jurnalis di bidang otomotif roda 4. Meski juga menyenangi hal tentang roda 2 da...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Truk
Begini Prakondisi Sebelum Mengemudikan Truk Axor

Bagian dari upaya berkendara secara profesional

1 tahun yang lalu


Berita
Mengenali Gejala Aki Mulai Turun Performanya

Meski relatif mirip dengan mobil penumpang, aki truk mempunyai karakter berbeda.

4 tahun yang lalu


Berita
BMW Astra Sediakan Shuttle Bus Gratis ke GIIAS 2026

BMW Astra menyediakan shuttle bus gratis ke GIIAS 2026 serta program trade-in dengan cashback hingga Rp20 juta untuk pembelian model tertentu.

2 hari yang lalu


Berita
EV Perlu Aki Khusus, Ini Penjelasannya

Cara kerja aki EV dan aki biasa berbeda. Begini penjelasannya.

1 bulan yang lalu


Tips
Ini Cara Aman Menaikan Mutu Car Audio Di EV

Perhatikan spesifikasi kelistrikan bawaan mobil sebagai langkah pertama.

2 bulan yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

3 bulan yang lalu


Tips
Mobil Hybrid Toyota Ternyata Butuh Pemanasan

Untuk menjaga kondisi baterai dan sistem hibrida bisa tetap terjaga kondisinya.

4 bulan yang lalu


Berita
Mudik Naik GAC Bisa Manfaatkan Aplikasi Untuk Cek Mobil Dan Rute Perjalanan

GAC Apps mudik Lebaran 2026 tawarkan pemantauan real-time kondisi kendaraan, navigasi, roadside assistance, serta lokasi posko dan bengkel siaga 24 jam.

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

6 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

7 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

8 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

8 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

10 jam yang lalu