Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mengapa Suzuki Di Indonesia Banyak Dijejali Produk Asal India?

Produk India lebih kompetitif dari hal harga
Berita
Selasa, 23 Agustus 2022 20:55 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Suzuki merupakan salah satu merek besar di tanah air. Berbagai produk mobil berlogo S ini sepenuhnya diproduksi di Indonesia, seperti Ertiga ataupun Carry.

Akan tetapi produk lainnya sebagian besar merupakan produk dari Maruti Suzuki India. Kita lihat cek listnya, mulai dari Ignis, Baleno dan juga S-Presso.

Sedangkan yang murni didatangkan dari Jepang sejauh ini hanya Jimny.

Lalu kenapa produk Suzuki India justru lebih banyak dibandingkan dengan produk Suzuki Jepang?

BACA JUGA

PT  Indomobil Sales (SIS) pun buka kartu tentang hal ini, Harold Donnel, Head of 4W Brand Division & Marketing Research & IT Network PT SIS pun angkat bicara.

“Hal ini terkait dengan strategi perusahaan secara global. Dan mengenai kualitas semua produk Suzuki sudah ada standarisasi yang sama,” jelasnya saat ditemui di GIIAS 2022 beberapa waktu silam.

"Kami selalu menyuarakan kalau mau dirakit lokal atau CKD. Tapi ada strategi korporasi yang harus diambil secara global. Jawaban dari global memang seperti itu (jual CBU India)," sambungnya.

Lalu mengapa produk racikan India lebih mendapatkan angin dibandingkan produk dari Jepang?

“Pertimbangan logis adalah harga, di mana produk dari India bisa lebih bersaing dalam hal harga. Produk Indialah yang kemudian jadi pilihan,” ungkap pria ramah ini.

Harold mengatakan bahwa produk yang dibuat di Jepang punya konsekuensi harga lebih tinggi karena berbagai hal yang terkait dengan ongkos produksi, salah satunya harga buruh yang tinggi.

Namun dia mengatakan bahwa mengenai kualitas produk India tidak perlu diragukan.

"India yang jadi rumah produksi secara global bisa menyediakan stabilitas produksi dan melakukan penyesuaian untuk pasar Indonesia," tutupnya.


Tags Terkait :
Suzuki India Indonesia Jepang
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Suzuki Swift Capai 10 Juta Unit Penjualan Global

Apakah akan hadir lagi di Indonesia?

2 bulan yang lalu


Berita
Suzuki Australia Batal Jual Jimny 5 Pintu, Bagaimana Nasib Di Indonesia?

Suzuki Australia memberikan instruksi pada dealer-dealer untuk membatalkan pesanan untuk Suzuki Jimny XL alias Jimny 5 Pintu.

3 bulan yang lalu


Berita
Suzuki Fronx Yang Dijual Di Indonesia Hasil Produksi Di Dalam Negeri

Suzuki Fronx bukan produk CKD dari India. Mobil ini sepenuhnya dibuat di Indonesia. Mulai dari stamping (produksi bodi dan sasis) sudah dilakukan di Indonesia.

5 bulan yang lalu


Berita
Suzuki Fronx Untuk Pasar Indonesia Pakai Baut Roda 4 Atau 5? Ini Prediksi Kami

Kemungkinan Indonesia dapat jatah Fronx dengan 4 baut.

7 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Vinfast Limo Green Akhirnya Meluncur Di IIMS 2026, Harga Khususnya Rp 299 Juta

Hadir dalam varian fleet dan mobil pribadi.

6 jam yang lalu


Berita
Lepas Lakukan Debut Dunia SUV EV Pertamanya di IIMS 2026

Lepas menjadikan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 sebagai panggung untuk memperkenalkan world premiere Lepas E4.

7 jam yang lalu


Berita
BYD Atto 3 Varian Baru Diluncurkan, Harga Rp 415 juta

BYD meluncurkan varian baru dari Atto 3 yakni Advanced Plus.

7 jam yang lalu


Berita
Jaecoo Kenalkan Co-Creation J5 EV di IIMS 2026, Ajak Konsumen Melakukan Kustomisasi Sesuai Selera

aecoo membuka ruang bagi para pemilik J5 EV dan pengunjung yang ingin berpartisipasi dalam menentukan arah desain dan fitur J5 EV melalui survei interaktif selama 5-15 Februari 2026

7 jam yang lalu


Berita
Nissan Perkenalkan Navara Terbaru Di IIMS 2026

Belum dibuka pemesanan tapi peminatnya sudah bisa daftar tanpa booking fee.

8 jam yang lalu