Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Intip Rencana Besar Toyota dan Suzuki Yang Bakal Bikin Mobil Hybrid Bersama

Ada rencana besar antara Toyota Motor Corp dan Suzuki Motor Corp yang secara terang-terangan menyatakan akan memulai produksi mobil hybrid di India.
Berita
Minggu, 26 Juni 2022 10:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Ada rencana besar antara Toyota Motor Corp dan Suzuki Motor Corp yang secara terang-terangan menyatakan akan memulai produksi mobil hybrid di India.

Seperti diberitakan Reuters, sebuah pabrik Toyota di India Selatan, pada Agustus akan mulai membangun SUV hybrid yang dikembangkan oleh Suzuki.

Dalam hal ini dua power train akan tersedia, yaitu hybrid ringan dari Suzuki dan hybrid penuh dari Toyota. Dalam hybrid ringan, baterai hanya membantu kerja piston mesin tanpa mode listrik layaknya hybrid penuh.

Membangun model hybrid tersebut, merupakan bagian dari kemitraan yang lebih luas yang dibentuk antara dua pembuat mobil ini pada 2017. Model yang diproduksi nanti, akan dijual di pasar domestik dan juga diekspor ke pasar luar negeri, termasuk Afrika.

Toyota sendiri telah mendapatkan banyak kritik, karena sebagai produsen mobil terbesar berdasarkan penjualan terasa lamban dalam melakukan transmisi ke kendaraan listrik penuh (BEV).

Namun, pabrikan berkilah jika sistem hibrida lebih masuk akal di pasar, karena infrastruktur yang belum siap sepenuhnya untuk mobil listrik penuh.

Dikatakan juga, jika sebagaian besar listrik di negara berkembang dihasilkan dari batu bara dan bahan bakar fosil lainnya. Dengan begitu, mobil listrik penuh tetap memiliki polusi yang besar dibanding hybrid.

Toyota sendiri, telah berkomitmen untuk menghabiskan investasi sebesar US$60 miliar pada 2030 untuk pengembangan kendaraan listrik. Tapi, dari jumlah tersebut, hanya 50 persen yang digunakan untuk mobil listrik penuh.


Tags Terkait :
Toyota Suzuki Mobil Hybrid
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ini Kata Suzuki, Honda dan Toyota Terhadap Pajak 3% Untuk Mobil Hybrid

Pemerintah baru saja memberikan keringanan pajak 3% untuk mobil hybrid. Begini tanggapan dari para pabrikan.

1 tahun yang lalu


Berita
Deretan Mobil Hybrid di Indonesia Dari Yang Paling Murah Hingga Termahal

Deretan mobil Hybrid di Indonesia dengan spesifikasi lengkap dan harganya.

4 tahun yang lalu


Tips
Pilihan Mobil Bekas Merek Jepang Di bawah 50 Jutaan

Mulai membaiknya perekonomian pasca pandemi Covid-19, juga telah mendorong bergairahnya bisnis mobil bekas.

4 tahun yang lalu


Berita
Mobil Terlaris di Dunia itu Mati di India

Toyota Corolla yang merupakan model terlaris di dunia harus berhenti produksi di India.

6 tahun yang lalu


Terkini

Komparasi
Selisih Rp19 Juta, Mazda 6e dan BYD Seal Performance Punya Karakter Berbeda

Mazda 6e resmi meramaikan persaingan mobil listrik di Indonesia.

1 jam yang lalu


Berita
PHEV Kurang Diminati DIbandingkan EV?

Tren kendaraan elektrifikasi di Indonesia menunjukkan bahwa mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) masih lebih diminati konsumen dibandingkan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

1 jam yang lalu


Berita
Ada Alasan Mengapa Toyota Land Cruiser 70 Jepang Menutupi Lampu Belakangnya

Detail unik ala Jepang yang membuat Land Cruiser 70 Series alami 'kebutaan' di bagian belakang

4 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Dapat 3.212 SPK Di GIIAS 2026 New Xforce HEV dan Destinator Jadi Duet Penopangnya

Percapaian tersebut melampaui target yang sudah ditetapkan sebelumya

13 jam yang lalu


Bus
Kursi Penumpang Bus AKAP Dan Pariwisata Kini Lebih Lebar Dan Ergonomis

Sebuah pilihan yang sulit dari segi desain

17 jam yang lalu