Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Bahaya Oli Bercampur Air Akibat Nekat Terjang Banjir

Ketika Anda memutuskan untuk menerobos banjir. Ketahui bahaya yang akan dialami mobil Anda, kerusakannya bisa sampai turun mesin.
Berita
Jumat, 2 Desember 2022 11:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Musim pancaroba membuat cuaca tidak menentu akhir-akhir ini. Siang hari panas, dan sore hari kadang hujan lebat hingga malam hari.

Jika sudah hujan deras, kemungkinan jalanan mengalami genangan dan banjir sulit dihindari. Lantas, genangan air kadang bisa masuk ke celah mesin saat pengendara nekat untuk menerobos banjir. Hal itu memungkinkan terjadinya air akan bercampur dengan oli mesin yang menimbulkan efek buruk bagi kendaraan.

"Kondisi oli yang tercampur dengan air membuat daya pelumasannya tidak maksimal. Sementara komponen di dalam mesin seperti piston, kruk as, noken as dan lain lain membutuhkan pelumasan yang sempurna," kata Technical Specialist PT Pertamina Lubricants (PTPL), Brahma Putra Mahayana.

Dengan begitu, hal tersebut akan membuat gesekan antar komponen yang notabene berupa logam tak dapat terhindarkan. Dengan kata lain, semua komponen tadi akan rusak karena saling bergesekan.

"Oli yang sudah bercampur air akan kehilangan fungsi pelumasannya, dan jika dibiarkan tentu saja lama kelamaan pasti merusak komponen di dalam mesin," jelas Brahma.

Oli mesin yang sudah tercampur dengan air nyatanya bisa menimbulkan endapan yang mengakibatkan terpampatnya saluran oli. Jika demikian adanya, mesin akan mengalami kerusakan parah.

"Kalau sudah seperti ini, harus turun mesin. Setelah itu, endapan oli bisa dibuang dan mengganti komponen yang rusak," tegas dia.

Tidak hanya itu saja, sifat asam dari air juga dirasa sangat berbahaya untuk bagian internal mesin. Disebut Brahma, korosi pada komponen mesin bisa terjadi akibat adanya air.

Brahma menerangkan bahwa para pemilik kendaraan harus dengan sigap untuk menguras kembali oli mesin ketika menerabas genangan air dengan batas yang tidak wajar atau sudah menyentuh bagian mesin.

"Untuk meyakinkannya, cek kondisi oli melalui dipstick. Kalau ada buih, besar kemungkinan air sudah masuk ke mesin. Akan semakin jelas saat oli yang dibuang berwarna seperti kopi susu. Tandanya oli sudah terkontaminasi," ucap dia.

Untuk melakukan penggantian oli pun sebaiknya dilakukan beberapa kali, untuk memastikan sudah tidak ada air di dalam ruang bakar dan warna oli sudah seperti warna oli yang baru.


Tags Terkait :
Oli Mesin Banjir
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Niat Beli Mobil Seken Untuk Lebaran? Ini Yang Perlu Dicek

Langkah-langkah untuk memilih mobil bekas yang baik dan benar bisa dicek di sini.

1 tahun yang lalu


Berita
Dari Free Towing Hingga Diskon Spare Part, Inilah Beberapa Program Pabrikan Untuk Konsumen Terdampak Banjir

Bagi para konsumen setia Hyundai, Mitsubishi dan Suzuki yang mobilnya terdampak banjir. Ada program yang bisa Anda manfaatkan saat ini.

1 tahun yang lalu


Tips
Mobil Terendam Banjir, Ketahui Hal Ini Agar Bisa Tetap Klaim Asuransi

Musibah banjir kembali melanda sebagian wilayah Jabodetabek. Untuk mobil yang memiliki asuransi, ketahui langkah-langkahnya agar tetap dapat melakukan klaim.

1 tahun yang lalu


Tips
Beda Dengan Hybrid Brand Lain, Merawat Suzuki Hybrid Ternyata Lebih Mudah

Untuk merawat mobil hybrid Suzuki ada beberapa hal yang perlu diketahui. Berikut hal-hal yang perlu diketahui.

1 tahun yang lalu


Tips
Pentingnya Memilih Oli Yang Sesuai Dengan Spesifikasi Mesin Mobil Kita, Ketahui 3 Langkah Ini

Konsumen perlu memilih oli yang sesuai dengan mobil yang digunakan. Begini caranya

2 tahun yang lalu


Berita
Caroline Resmikan Flagship Store di Tangerang, Simak Fasilitasnya

Platform jual beli mobil bekas Caroline.id resmi membuka gerai flagship terbaru mereka yang mampu menampung hingga 60 mobil bekas di kawasan Gading Serpong, Tangerang.

3 tahun yang lalu


Tips
Mobil Anda Terjebak Banjir? Lakukan 5 Hal Ini

Hujan ekstrim kembali melanda sebagian kota di Indonesia dan menimbulkan banjir. Jika mobil Anda terjebak di banjir tersebut, apa saja yang perlu dilakukan? Berikut tipsnya

3 tahun yang lalu


Berita
Bahaya Oli Bercampur Air Akibat Nekat Terjang Banjir

Ketika Anda memutuskan untuk menerobos banjir. Ketahui bahaya yang akan dialami mobil Anda, kerusakannya bisa sampai turun mesin.

3 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Denza D9 2026 Pakai Heyuan Platform, Bikin Kabin Lebih Lega

Denza

32 menit yang lalu


Berita
Xiaomi YU7 Ultra 990 Hp Mulai Terkuak Sebelum Debut Dunianya

Xiaomi YU7 GT 990 hp terlihat menumpuk di pabrik menjelang debut akhir Mei. SUV ini prioritaskan touring dengan range 705 km CLTC dan top speed 300 km/jam.

5 jam yang lalu


Berita
Supercar BYD Ini Mobil Termahal Di China, Tembus Rp 51 Miliar

BYD mengonfirmasi bahwa supercar listrik ekstrem mereka, Yangwang U9 Xtreme,

6 jam yang lalu


Berita
Menyerupai Prelude, Honda Civic Bakal Punya Fitur S+

Honda Civic e:HEV RS baru di Jepang hadir dengan S+ Shift, teknologi simulasi transmisi 8-percepatan pada hybrid mirip Prelude. Peluncuran Juni.

7 jam yang lalu


Pikap
Isuzu D-Max EV Mulai Dipasarkan Untuk Pasar Eropa

Isuzu D-Max EV mulai dipasarkan di Eropa. Spesifikasi Isuzu D-Max EV Eropa: tenaga 200 hp, baterai 66.9 kWh, torsi 347 Nm, range 263-335 km WLTP.

23 jam yang lalu