Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Didenda Setara Rp 2,5 Triliyun Karena Masalah Ini

Laporan emisi yang tidak sesuai membuat Toyota harus menanggung denda yang tidak sedikit.
Berita
Minggu, 17 Januari 2021 12:10 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Motor Corp diharuskan membayar denda sebesar 180 juta dolar atau sekira Rp 2,5 triliun untuk menyelesaikan penyelidikan sipil berkepanjangan oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat atas keterlembatan pengajuan laporan adanya cacat pada sistem emisi kendaraan.

Toyota pertama kali mengungkapkan kasus itu pada tahun 2016 bahwa mereka sedang diselidiki atas laporan tertunda ke Badan Perlindungan Lingkungan (EPA).

Departemen Kehakiman sebelumnya belum mengonfirmasi penyelidikan hingga pengumuman hari Kamis (14/1) oleh Kantor Kejaksaan AS di Manhattan bahwa pemerintah telah mengajukan gugatan perdata terhadap produsen mobil Jepang tersebut.

Seperti dilansir Reuters, secara bersamaan otoritas AS itu mengumumkan penyelesaian, yang mencakup keputusan persetujuan yang membutuhkan laporan kepatuhan setengah tahunan.

Toyota akan mencatatkan $180 juta dalam biaya setelah pajak terhadap pendapatan pada tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2021, untuk biaya yang berkaitan dengan perjanjian penyelesaian tersebut.

Pemerintah mengatakan penyelesaian tersebut menyelesaikan "pelanggaran sistematis dan sudah berlangsung lama terhadap persyaratan pelaporan cacat terkait emisi yang diatur dalam Undang-Undang Udara Bersih, yang mengharuskan produsen melaporkan potensi kerusakan dan penarikan yang memengaruhi komponen kendaraan yang dirancang untuk mengontrol emisi.

"Toyota menutup mata terhadap ketidakpatuhan, gagal memberikan pelatihan, perhatian, dan pengawasan yang tepat terhadap kewajiban pelaporan Clean Air Act," kata pejabat pengacara AS, Audrey Strauss di New York.

Dia menambahkan bahwa "Tindakan Toyota merusak sistem pengungkapan diri EPA dan kemungkinan menyebabkan penarikan kembali (recall) terkait emisi yang tertunda atau dihindari, yang menghasilkan keuntungan finansial bagi Toyota dan emisi polutan udara yang berlebihan."


Tags Terkait :
Toyota Emisi
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Truk
Hasil Pertama Kolaborasi Toyota dan Daimler Trucks, Medium Truck Yang Lebar

Dibangun dengan basis truk Hino, dipasarkan dengan label Mitsubishi Fuso.

5 hari yang lalu


Berita
Toyota Hapus Mesin V6 Bensin Land Cruiser 300, Diganti Hybrid

Toyota Land Cruiser bensin dihentikan penjualannya di Jepang, varian hybrid hadir sebagai pengganti posisinya

5 hari yang lalu


Berita
20 Tahun Innova Community, 300 Member Kumpul di Bogor

Ulangtahun ke 20 Innova Community digelar meriah dan diikuti 300 anggota.

6 hari yang lalu

Berita
Program Pikap Sasis Tangga Berlanjut, Hyundai Cukup Serius Hadirkan Rival Hilux dan Ranger

Hyundai mempersiapkan rival Hilux yang kemungkinan dibekali dengan teknologi elektrifikasi seperti EREV

6 hari yang lalu


Berita
Maxus Mifa 9 Hadir di GIIAS 2026, MPV Listrik Premium dengan Definisi Baru Quiet Luxury

Maxus Mifa 9 hadir di GIIAS 2026 sebagai MPV listrik premium dengan konsep quiet luxury. Harga Maxus Mifa 9 OTR Jakarta Rp958 juta dilengkapi baterai 90 kWh dan fitur kabin mewah.

4 minggu yang lalu


Berita
Lexus ES 350e dan ES 350h Meluncur di GIIAS 2026, Ini Harganya

Harga Lexus ES 350e dan ES 350h GIIAS 2026 diumumkan Lexus Indonesia. ES 350h Luxury Rp1,299 miliar dan ES 350e Luxury Rp1,480 miliar OTR Jakarta.

1 bulan yang lalu


Berita
Respol, Bosch, Toyota dan BMW Tes Bahan Bakar Sintetik, Solusi Cepat Pertahankan ICE

Bahan bakar sintetik diklaim bisa menghasilkan emisi nyaris nol.

1 bulan yang lalu


Bus
ESDM Akan Kolaborasi Dengan Jakarta Untuk Operasikan Bus Hidrogen

Bagian dari rencana jangka panjang angkutan massal tanpa emisi.

1 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

6 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 7 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

7 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

8 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

9 jam yang lalu