Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Jadi Trend Dunia, Kenapa Banyak Pabrikan Mobil Belum Lirik Produksi EV Di Indonesia?

Industri otomotif dunia sudah melirik mobil listrik, namun di lapangan, industri otomotif di Indonesia dianggap belum sejalan dengan yang terjadi saat ini.
Berita
Minggu, 13 Juni 2021 11:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Para ahli dan analis otomotif sudah memprediksi jika mobil listrik akan jadi dipastikan menjadi hal penting di masa depan. Dan hal itu mulai berlangsung di industri otomotif dunia.

Namun di lapangan, industri otomotif di Indonesia dianggap belum sejalan dengan yang terjadi saat ini. Di mana masih berorientasi pada mengejar volume produksi kendaraan berbahan bakar minyak.

Seperti dikatakan Lin Che Wei dari Independent Research & Advisory Indonesia (IRAI), sebagai Tim Asistensi Menko Perekonomoian RI. Menurutnya industri otomotif di luar negeri sudah bergerak ke arah mobil listrik serta kendaraan yang lebih ramah lingkungan dan Indonesia terbilang telat bergerak.

"Investasi yang dilakukan sepanjang 2020-2025, sederet pabrikan menggelontorkan miliaran USD untuk memproduksi mobil listrik," katanya pada webinar (10/6).

BACA JUGA

Bahkan menurut Lin lawannya bukan lagi sesama produsen mobil, namun kini raksasa industri IT turut bermain seperti Huawei, Baidu hingga Xiaomi. Termasuk juga pabrikan mobil baru baru di Asean, Vinfast asal Vietnam.

Bahkan kritikan juga disampaikan pihak Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia. Melalui juru bicaranya mengungkapkan jika industri otomotif, khususnya manufaktur belum bergerak ke arah produksi mobil listrik.

"Sektor otomotif rantai pasoknya panjang, mulai dari hulu (ada) baja, staineless steel, aluminium, tembaga, kaca. Semua telah tersedia atau dalam waktu dekat tersedia. Tantangannya adalah industri tersier atau manufaktur di Indonesia belum bergerak dalam produksi mobil listrik tersebut," katanya.

Hal tersebut langsung dijawab oleh Jongkie D. Sugiarto, Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Dirinya menyatakan jika lambatnya progres produksi mobil listrik tersebut berujung kembali lagi ke daya beli masyarakat.

"Daya beli masyarakat ada di harga bawah Rp 250 juta. Mobil-mobil inilah yang bs dibeli dengan harga tersebut. Seperti LCGC dan low MPV. Di Indonesia dominasinya di jenis mobil tersebut," katanya.

Saking besarnya, market Low MPV di Indonesia mampu menghasilkan market hingga 51 persen dan sumbangan LCGC sebesar 21 persen.

"Kalau mau produksi EV tentu bisa, tapi pasarnya yang harus Rp 300 juta ke bawah. Sekarang harganya saja masih Rp 600-700 juta. Secara volume kecil dan belum menarik perhatian produsen. Mungkin saat ini bisa dimulai dengan memasuki era hybrid, baru kemudian ke EV jika harganya sudah rendah," kata Jongkie.


Tags Terkait :
Mobil Listrik Jumlah Mobil Listrik Di Indonesia Elektrifikasi Mobil Indonesia Mobil Listrik Indonesia
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Denza N8L Isi Daya Penuh Cuma 9 Menit, Siap Dijual Rp 900 Jutaan

Untuk pasar China, Denza N8L sudah bisa dipesan. Mobil ini telah dilengkapi teknologi flash charging.

4 bulan yang lalu


Berita
BYD Great Tang Akan Resmi Diluncurkan Mei Mendatang

BYD bersiap meluncurkan SUV flagship terbarunya, BYD Great Tang, di pasar China pada Mei mendatang.

5 bulan yang lalu


Berita
Selain Memiliki Drone, Ini Dia Beberapa Hal Canggih Dari Denza N8L

Denza resmi memperkenalkan wujud eksterior dari model terbaru mereka, N8L. Berikut bocorannya.

1 tahun yang lalu


Berita
BYD Da Han Bisa Tempuh 1.008 Kilometer, Harganya Rp600 Jutaan

Salah satu flagship sedan yang menyasar ke segmen konsumen kelas premium.

1 minggu yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

7 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 7 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

8 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

9 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

10 jam yang lalu