Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Demikian Investigasi Stellantis Pada Kecelakaan Jeep Grand Cherokee Summit Di Indonesia

Tidak ditemukan gejala malfungsi dari insiden tersebut
Berita
Sabtu, 18 September 2021 12:45 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Pada Juli silam, jagad maya riuh terkait kecelakaan Jeep Grand Cherokee tipe Summit yang terjadi di ruas tol Pejagan-Kanci. Beruntung, kecelakaan hebat ini tidak merenggut korban jiwa dan bahkan pengemudinya selamat walau mengalami luka ringan. Permasalahannya, tak satupun airbag SUV Amerika tidak mengembang dalam kecelakaan tersebut.

PT DAS Indonesia Motor, APM Jeep di Indonesia pun bergerak melakukan investigasi  dan melibatkan tim dari Stellantis. Dan hasil penyelidikan pun diumumkan pada 16 September 2021.

“Dikutip dari penjelasan resmi yang telah DAS Indonesia Motor terima, kami umumkan hasil yang ditemukan oleh Tim investigasi dari Stellantis,” terang Dhani Yahya, COO PT DAS Indonesia Motor, APM Jeep di Indonesia dalam siaran resminya.

Dalam keterangan penyelidikan dikatakan bahwa tidak ada kesalahan atau kegagalan teknis pada kecelakaan tersebut.

“Tidak ada tanggung jawab manufaktur yang ditemukan dalam insiden ini. Seat belt menjadi sistem penahan keamanan utama dalam kendaraan pada saat kejadian. Area tabrakan/tumbukan utama berada di bagian atas dari area fokus sensor Supplemental Restraint System bekerja, dengan energi benturan yang dihamburkan oleh berbagai struktur lembaran logam. Oleh karena itu, laju perlambatan yang diperlukan untuk mengaktifkan air bag system  tidak terpenuhi,” demikian kutipan hasil investigasi Stellantis.

“Dengan temuan hasil investigasi teknis yang sudah diumumkan ini, kami harap pertanyaan penyebab insiden ini sudah dapat terjawab, dan sekali lagi kami sangat bersimpati atas insiden yang telah terjadi. Kami siap membantu konsumen untuk memperbaiki kendaraan tersebut hingga selesai.” tutur Dhani.

Mengenai Stellantis, pada saat ini Jeep berada di bawah payung pabrikan otomotif multinasional tersebut. Aliansi ini dibentuk oleh merger perusahaan Italia-Amerika, Fiat Chrysler Automobiles (FCA) dan perusahaan Prancis, PSA Group di tahun 2021.


Tags Terkait :
Jeep Grand Cherokee Summit Kecelakaan Tol
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Berita
Demikian Investigasi Stellantis Pada Kecelakaan Jeep Grand Cherokee Summit Di Indonesia

Tidak ditemukan gejala malfungsi dari insiden tersebut

4 tahun yang lalu


Berita
All New Jeep Grand Cherokee Meluncur. Punya Tiga Pilihan Mesin

Terdapat varian PHEV dengan mesin 2.0 liter turbo

4 tahun yang lalu


Berita
All New Jeep Grand Cherokee Diluncurkan. Hadir Di Indonesia Tahun Ini Juga.

Varian yang akan hadir di Indonesia adalah yang bermesin V6 3.6 liter

5 tahun yang lalu


Berita
Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.

2 bulan yang lalu


Berita
Jeep Batalkan Rencana Kehadiran Gladiator PHEV, Apa Alasannya?

Jeep telah mulai menginvestasikan kembali dana untuk mempastikan pertumbuhan jangka panjang Jeep Gladiator dan akan memperkenalkan lebih banyak fitur bawaan pabrik dan kustomisasi.

10 bulan yang lalu


Berita
Dulu Terkenal Dengan Mesin Besar, Kini Jeep PHEV Yang Efisien Malah Jadi Tulang Punggung

Jeep mulai beralih ke model dengan mesin yang lebih hijau. Mereka juga diterima pasar dengan baik berkat kehadiran PHEV.

11 bulan yang lalu


Berita
Fakta Menarik, Mobil Modern Relatif Punya Blind Spot Lebih Besar Dari Mobil Lawas

Sebuah studi baru yang digelar oleh Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) menyatakan bahwa jarak pandang ke depan dalam radius 10 meter turun sebanyak 58 persen pada beberapa mobil yang diuji.

1 tahun yang lalu


Berita
Mitsubishi Pajero Akan Hadir Kembali Di 2027. Penantang Baru Di Segmen SUV Premium

Akan terlahir kembali sebagai SUV premium di 2027

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

1 jam yang lalu


Bus
DCVI Anggap Operator dan Mitra Karoseri Seperti Keluarga

Ditambah upaya konsisten menjaga pelayanan purna jual agar operasional para operator tetap terjaga.

2 jam yang lalu


Berita
SUV Keluarga MG ZS Hybrid+ Hadir, Harga Khususnya Rp200 Jutaan

Sejak awal memang didesain sebagai mobil hybrid untuk kebutuhan berkendara keluarga.

3 jam yang lalu


Berita
Mazda CX-5 dan Mazda CX-30 Makin Layak Dipertimbangkan, Kabin Lebih Lapang dan Nyaman untuk Mobilitas Harian

SUV dari Mazda menawarkan kabin yang lapang sehingga menyenangkan untuk digunakan harian.

5 jam yang lalu


Berita
Kia Umumkan Harga The all-new Seltos di GIIAS 2026, Mulai Rp 359 Juta

Kia resmi umumkan harga The all-new Seltos GIIAS 2026 mulai Rp 359 juta untuk tiga varian dengan fitur ADAS dan desain Opposites United.

6 jam yang lalu