Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Demi Regulasi, Jeep Bunuh SUV Terkencang Di Dunia

Peraturan emisi yang semakin ketat di dunia membuat mobil bertenaga besar seperti Jeep Grand Cherokee Trackhawk harus disuntik mati.
Berita
Jumat, 9 Juli 2021 06:00 WIB
Penulis : Ahmad Biondi


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Jeep dikabarkan segera menyudahi kiprah Grand Cherokee Trackhawk di pasar otomotif mulai November mendatang. Sebagai info, Grand Cherokee Trackhawk merupakan salah satu SUV terkencang di dunia dan terkencang dalam lini produksi Jeep.

Rencana awalnya Jeep akan mendesain ulang kendaraan tersebut, namun mereka membatalkan rencana tersebut karena meningkatnya peraturan emisi dan rencana elektrifikasi Stellantis.

Seperti dilansir Carscoops, Alhasil, jika Grand Cherokee Trackhawk benar-benar disuntik mati akhir tahun ini, maka hal tersebut sangat disayangkan. Pasalnya model ini memiliki mesin V8 6.200 cc supercharged yang menghasilkan tenaga 707 ps dengan torsi puncak 875 Nm. Mesin yang sama dengan yang dijejalkan pada kompartemen mesin Dodge Challenger Hellcat.

Sebuah performa yang luar biasa dan tidak dimiliki Jeep lainnya saat ini. Dengan tenaga dan torsi yang dimilikinya tersebut memungkinkan mobil ini berakselerasi 0-100 km/jam hanya dalam waktu 3,5 detik.

Walau mesin V8 Hellcat cukup mampu memuaskan adrenaline, namun sayangnya mesin tersebut dianggap tidak sesuai dengan regulasi yang ada di Amerika Serikat dan Eropa. Jika ingin mempertahankan model, Jeep disarankan untuk mengganti mesin dengan enam silinder turbocharged yang menampilkan teknologi plug-in hybrid.


Tags Terkait :
Jeep Grand Cherokee
A

Ahmad Biondi

Editor

Pria necis yang hobi olahraga ini sudah menjadi jurnalis otomotif sejak 2009. Berpengalaman menguji dan mereview banyak...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Jeep Batalkan Rencana Kehadiran Gladiator PHEV, Apa Alasannya?

Jeep telah mulai menginvestasikan kembali dana untuk mempastikan pertumbuhan jangka panjang Jeep Gladiator dan akan memperkenalkan lebih banyak fitur bawaan pabrik dan kustomisasi.

7 bulan yang lalu


Berita
Dulu Terkenal Dengan Mesin Besar, Kini Jeep PHEV Yang Efisien Malah Jadi Tulang Punggung

Jeep mulai beralih ke model dengan mesin yang lebih hijau. Mereka juga diterima pasar dengan baik berkat kehadiran PHEV.

8 bulan yang lalu


Berita
Fakta Menarik, Mobil Modern Relatif Punya Blind Spot Lebih Besar Dari Mobil Lawas

Sebuah studi baru yang digelar oleh Insurance Institute for Highway Safety (IIHS) menyatakan bahwa jarak pandang ke depan dalam radius 10 meter turun sebanyak 58 persen pada beberapa mobil yang diuji.

10 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Pajero Akan Hadir Kembali Di 2027. Penantang Baru Di Segmen SUV Premium

Akan terlahir kembali sebagai SUV premium di 2027

1 tahun yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
VW Golf EV Ditunda Peluncurannya, Kemungkinan Baru Hadir 2030

Kemungkinan Golf EV baru muncul pada 2030. Apa penyebabnya ditunda?

1 jam yang lalu


Berita
Jeep Bakal Hadir Kembali Di Tiongkok

Stellantis dan Dongfeng Group menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 15 Mei lalu yang akan memperluas produksi kendaraan energi baru (NEV) merek Peugeot dan Jeep di China.

6 jam yang lalu


Komparasi
Komparasi Spesifikasi BYD M6 PHEV vs Wuling Darion PHEV

Indonesia bakal kehadiran calon mobil yang laris manis yakni BYD M6 berpenggerak Plug-in Hybrid.

7 jam yang lalu


Berita
Toyota Fortuner Hybrid Segera Melantai Dengan Tampilan Lebih Boxy

Toyota Fortuner Hybrid sudah diuji di Thailand dan sudah dipastikan segera hadir untuk pasar India dalam waktu dekat.

18 jam yang lalu


Berita
Permintaan Mobil Listrik Di Eropa Meningkat, BYD Siap Caplok Pabrik Stellantis

Cara ini dilakukan BYD untuk mempercepat produksi kendaraan listrik di Eropa tanpa harus membangun fasilitas baru dari awal.

18 jam yang lalu