Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Wajib Rapid Tes, Pihak Bus Khawatirkan Travel Gelap

Efek yang dicemaskan menurutnya adalah makin maraknya travel gelap
Berita
Senin, 21 Desember 2020 14:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Kewajiban untuk memiliki hasil rapid tes antigen bagi penumpang angkutan umum, termasuk bus untuk keluar-masuk Jakarta mulai 18 Desember memberi kekhawatiran pada pihak perusahaan otobus.

Kekhawatiran tersebut mulai dari sepinya penumpang, hingga hadirnya pesaing baru sesama angkutan perjalanan darat, yakni travel gelap. Seperti disampaikan oleh Yudi, agen bus Pahala Kencana di Terminal Pulogebang saat kami temui Sabtu (19/12).

"Peraturan tersebut berdampak besar pada bus. Karena penumpang makin sepi," keluhnya.

Padahal menurutnya, saat ini kondisi okupansi penumpang mulai pulih pasca masa PSBB di bulan April-Mei lalu. Namun kini, menjadi sepi karena banyak yang keberatan dengan kewajiban rapid tes antigen tersebut.

BACA JUGA

"Karena biaya tesnya mahal. Dibandingkan harga tiket busnya, justru lebih mahal tesnya. Orang jadi enggan," kata Yudi lagi.

Efek yang dicemaskan menurutnya adalah makin maraknya travel gelap, seperti saat Lebaran lalu. "Yang ditakutkan ya travel gelap makin marak. Mereka kan nggak perlu surat rapid tes karena pakai mobil pribadi. Jadi kemungkinan diperiksanya kecil. Kalau begitu ya sama saja," pungkasnya.


Tags Terkait :
Rapid Tes Antigen PSBB Terminal Pulogebang Virus Corona
I

Ilham Pratama

Reporter

Penggemar dunia otomotif yang mulai meliput sejak 2010. Hobi membaca, traveling dan bersepeda. Pengguna Kawasaki Athlete...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Calon Penumpang Bus Bisa Tes Covid-19 Gratis Di Terminal Pulo Gebang

Pengecekan dilakukan secara acak (random) mulai Minggu, 8 Februari 2021, dengan target 50 hingga 100 orang per hari.

5 tahun yang lalu


Berita
Naik Bus Antarkota Kini Bebas Surat Rapid Test Antigen

Aturan tersebut berdasarkan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 20 Tahun 2020 tentang perjalanan orang di tengah pandemi Covid-19.

5 tahun yang lalu


Berita
Wajib Rapid Tes, Pihak Bus Khawatirkan Travel Gelap

Efek yang dicemaskan menurutnya adalah makin maraknya travel gelap

5 tahun yang lalu


Berita
Karena Rapid Tes, Karyawan Terminal Pulogebang Sempat Protes

Sejumlah karyawan perusahaan otobus dan porter di Terminal Pulogebang sempat berdemonstrasi.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

7 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

10 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

11 jam yang lalu


Berita
PEVS 2026 Hadirkan Future Mobility, dari Mobil Listrik hingga Kendaraan Udara

PEVS 2026 kembali digelar pada 29 Oktober-1 November 2026. Pameran kendaraan listrik ini menghadirkan teknologi EV, hybrid, NEV hingga solar panel dengan konsep future mobility.

15 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B10 (Euro NCAP)

Leapmotor B10 generasi terbaru telah menjalani crash test dan ini hasilnya.

Crash Test | 17 jam yang lalu