Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Sidak Bus Pariwisata : Jangan Asal Cari Murah. Cek Kondisi Armadanya!

Dirjen Hubdar, Budi Setiyadi, meminta masyarakat yang akan bepergian dan menyewa angkutan bus agar mengutamakan aspek keselamatan.
Berita
Kamis, 23 Januari 2020 08:40 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi dan sejumlah anak buahnya menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap bus pariwisata yang terparkir di kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Selasa (21/1). 

Langkah ini diambil untuk memastikan armada bus pariwisata yang beroperasi benar-benar layak jalan dan tidak mencelakakan penumpang yang diangkutnya karena kondisi tidak layak jalan.

Bersama anak buahnya, Dirjen Budi melakukan pemeriksaan random (secara acak) ke beberapa armada bus pariwisata yang membawa pengunjung ke taman rekreasi TMII. Salah satu yang dicek kondisinya adalah armada bus Big Bird.

Di sela aktivitas pengecekan, Budi meminta masyarakat yang akan bepergian dan menyewa angkutan bus agar mengutamakan aspek keselamatan. Dia meminta agar memperhatikan kelayakan armada bus yang akan disewa dan tidak menyewa bus semata-mata karena ada tawaran tarif angkut yang 'miring' dari operatornya. 

BACA JUGA
Dirjen Hubdar saat sidak bus pariwisata di TMMI Foto: Devry

"Saya berharap teman-teman yang akan menyewa mobil, mobil yang akan disewa itu mobil seperti apa. Jangan hanya karena murahnya. Kalau murah tapi nggak pakai rem, ya nyelonong begitu ya, ya jangan," ujar Dirjen Budi Setiyadi. "Artinya, mesti dicek kelengkapan administrasinya, izin penyelenggaraannya, izin usahanya, kemudian izin KPS-nya. Juga buku KIR-nya," imbuhnya.

Dia meminta agar masyarakat membiasakan diri mengecek langsung kondisi bus yang akan membawa mereka bertamasya. "Bahkan mungkin kalau ada kendaraannya, itu dicek juga kondisi kendaraannya. Kita tahu bus-bus ini sudah masuk ke dalam database saya atau belum. Buat masyarakat, kita akan berikan informasi fitur bagaimana mengenali bus yang akan disewa, benar nggak nih busnya," ujarnya.
 


Tags Terkait :
Bus Pariwisata Kelayakan Armada Budi Setiyadi
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Bus
Pakar Utama Pakai Bodi Legacy SR3 Neo HD Prime Ultimate Edition

Bersasis Hino RK 280 Euro 4

10 bulan yang lalu


Bus
Pasca Kecelakaan Di Semarang, PO Cahaya Trans Dibekukan

Operator harus menyusun ulang struktur bisnisnya secara menyeluruh

1 hari yang lalu

Bus
Menekan Kecelakaan Bus Di Tol, Tanggung Jawab Operator Jalan Tol Harus Ditingkatkan

Pemilik bus juga tidak bisa lepas tangan atas kesiapan armada serta awak busnya.

1 hari yang lalu


Berita
Awas, Ada Dua Juta Kendaraan Keluar Masuk Yogyakarta Di Libur Nataru 2025

Kepadatan mulai mungil siang hingga malam hari.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Jepang Import 3 Model Toyota Dari AS Dengan Posisi Setir Kiri

Guna mendapatkan keseimbangan neraca dagang Jepang-AS, Toyota impor Tundra LHD ke Jepang langsung, meski menggunakan setir kiri.

3 jam yang lalu


Berita
BYD Rilis Gambar Dua Model Flagship Terbaru Mereka, Berikut Bocorannya

BYD merilis gambar teaser resmi yang mengonfirmasi kehadiran dua model flagship terbaru di jajaran Ocean Series.

4 jam yang lalu


Truk
Hino 500 Series Kuasai Segmen Medium Duty Truck Selama 25 Tahun

Pangsa pasarnya tahun 2025 mencapai 56 persen di kondisi dunia otomotif yang kurang kondusif

7 jam yang lalu


Berita
Standar Emisi Mesin Toyota 2GD-FTV Tengah Dibenahi, Diprediksi Reborn Di 2029

Mesin 2GD-FTV memang tersohor di Indonesia, namun ternyata merupakan mesin minoritas

7 jam yang lalu


Bus
Ekspor Perdana Mercedes-Benz OH 1626 L Euro 5 Rakitan Cikarang Ke Thailand

Mewujudkan tekad menjadikan Indonesia sebagai pusat manufaktur bus di wilayah Asia Tenggara dengan standar bus Eropa

8 jam yang lalu