Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Perbedaan Suzuki Ignis Versi India dengan Indonesia

Ignis facelift sudah lebih dahulu meluncur di negara kelahirannya, India. Apa perbedaannya?
Berita
Sabtu, 11 April 2020 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Suzuki Ignis facelift resmi diluncurkan di Indonesia. Model ini hadir dengan beberapa penyegaran yang bersifat visual dan tetap CBU India. Sebagai informasi, Ignis facelift ini sudah lebih dahulu meluncur di negara kelahirannya itu.

Lantas berbicara masalah India dan Indonesia, adakah perbedaan spesifikasi Ignis untuk kedua negara ini?

“Kalau di India, emisinya sudah Euro 4 menjelang Euro 5, kalau di Indonesia masih euro 4. Jadi di peraturan emisinya agak sedikit berbeda,” ujar Donny Saputra selaku 4W Marketing Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) saat diwawancarai oleh tim OtoDriver (9/4).

BACA JUGA

Donny juga turut mejelaskan ada perubahan mesin guna mengadaptasi perbedaan peraturan emisi tersebut. “Sehingga, ada beberaa perubahan secara spesifik di mesin antara Ignis versi India dan versi Indonesia,” tambah Donny

Tak hanya di bagian mesin, rupanya ada beberapa perbedaan spesifikasi antara Ignis versi India maupun versi Indonesia.

“Kemudian ada beberapa lagi pembeda. Yakni corak jok fabric dan pilihan warnanya berbeda. Karena kami melihat karakteristik yang berbeda antara dua negara tersebut. Jadi dasar perubahan in adalah berdasarkan masukan dari konsumen serta calon konsumen sebelumnya,” tutupnya.

Suzuki Ignis facelift baru saja dihadirkan di Indonesia. Sebelumnya, Ignis versi penyegaran ini telah hadir di India dan juga Jepang.

Interior Ignis facelift versi Indonesia

Tags Terkait :
Suzuki Ignis
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Jadi Pusat Perhatian Di IIMS 2026, Apakah Suzuki XBee Sudah Bisa Dipesan?

Berpotensi jadi pengganti Suzuki Ignis karena menggunakan platformnya serupa.

1 minggu yang lalu


Berita
Inilah Tiga Model Hybrid Suzuki Yang Menjadi Pusat Perhatian

Suzuki memajang tiga model hybrid andalannya di GJAW 2025. Dengan harga kompetitif dan klaim konsumsi bbm yang hemat, mobil-mobil ini menjadi pusat perhatian.

2 hari yang lalu


Berita
Banyak Yang Belum Tahu, Ternyata Ini Arti Nama Fronx Pada Suzuki Fronx

Fronx merupakan gabungan dari dua kata yakni ‘frontier’ dan ‘next.

6 bulan yang lalu


Berita
Gunakan Platform Heartect, Suzuki Klaim Mampu Pangkas Emisi

Heartect merupakan konstruksi unik dari Suzuki yang mampu mereduksi bobot kendaraan tetap menghadirkan konstruksi bodi yang kokoh dan kua

9 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Ambisius, Jaecoo Akan Boyong Lebih Dari 5 Model NEV Di 2026

Jaecoo hadirkan lebih dari 5 model NEV di Indonesia 2026, termasuk SUV 7-seater HEV, PHEV, dan BEV. Ungkap Business Unit Director Jim Ma.

9 jam yang lalu


Berita
Fakta Yang Bikin Mobil EREV (Extender Range Electric Vehicle) Disebut Solusi Masa Depan

Renault EREV masa depan EV Eropa: CEO François Provost soroti range extender dengan mesin bensin generator untuk jarak tempuh lebih jauh.

9 jam yang lalu


Berita
Denza Z9GT Meluncur Semester II, Bagaimana BYD M6 PHEV?

Denza Z9GT dipastikan meramaikan pasar Indonesia. Selanjutnya BYD M6 PHEV kemungkinan juga melantai.

10 jam yang lalu


Berita
Insentif EV Dicabut? BYD Masih Tidak Naikkan Harga Mobilnya

BYD pertahankan harga mobil listrik sampai Q1 2026 meski insentif impor EV dicabut per 1 Januari. Atto 1 tetap Rp199 juta OTR Jakarta.

11 jam yang lalu


Berita
Epic Journey : Toyota Veloz Hybrid EV 2026, Tembus 1:20

Ekspedisi Epic Journey ungkap konsumsi BBM Toyota Veloz Hybrid EV 2026 capai 20 km/liter di jalan datar, 17 km/liter menanjak, hingga 30 km/liter menurun.

12 jam yang lalu