OTODRIVER – Dalam ajang IIMS 2026, Suzuki menampilkan XBee (crossbee, Red) yang nyata mengudang banyak perhatian dari pengunjung. Crossover asli JDM (Japan Domestic Market) tersebut dirilis perdana tahun 2017 saat tampil di Tokyo Motor Show.
Basis dari konstruksi XBee merupakan inovasi Suzuki bernama Heartech yang memanfaatkan kerangka baja dengan campuran materi karbon.
Konstruksi dasar itu dipakai juga sebagai pondasi Suzuki Ignis maupun mini MPV Suzuki Solio generasi ketiga. Diklaim pihak Suzuki struktur ini punya tingkat keamaan tinggi dalam menghadapi benturan frontal sekaligus punya rigiditas maksimal yang lebih menjamin kendaraan punya tingkat ‘fun to drive’ terbaik.
Selain itu, bobot kendaraan juga berpotensi lebih ringan sampai 30 kilogram per unitnya. Versi terbaru dari platform ini punya nama Heartech-e yang jadi basis struktur Suzuki eVitara, rilis tahun 2024.
Kembali ke Xbee, mobil ini hadir dengan satu opsi pembangkit daya bernama mild hybrid (MHEV) dan tersedia dua pilihan kapasitas silinder; 1.0L dengan kode sasis MN71S serta 1.2L berkode MND1S. Masing-masing pakai mesin yang kodenya K10C Turbo dan Z12E.
Nah unit yang tampil di ajang IIMS 2026 adalah varian yang bermesin 1.200 cc, bertransmisi otomatik CVT enam percepatan. Dilengkapi sistem gerak empat roda ditambah fitur hill descent control.
XBee mendapat polesan tampilan pertama alias facelift di tahun 2022, detailnya pada pelek dan gril ditambah pilihan warna bodi. Kemudian tajun 2023 diberi fasilitas kamera mundur.
Pada versi 2025 siluetnya lebih kotak, interior juga banyak mendapat penyegaran, detail dasbor termasuk panel indikator maupun setir, dan ada tambahan failitas electronic parking brake.
Komposisi dimensinya; panjang 3.760 mm, lebar 1.670 mm, dan tinggi 1.705 mm. Di Jepang XBee disodorkan dengan harga mulai Rp237 jutaan.
Head of Public Relations PT Suzuki Indombil Sales, Zulfikar Rafy Al Ghany, yang dihubungi pekan ini (10/2) menegaskan, XBee kali ini untuk keperluan survey pihak Suzuki Indonesia.
Ia memungkaskan bahwa jika ada informasi bahwa sudah dibuka pemesanan unit maka itu tidak benar adanya. Tapi ia tak mengelak jika ada kemungkinan awak wiraniaga Suzuki di ajang IIMS 2026 yang secara mandiri memang membuat database untuk prospek calon konsumen. (EW)
