Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Pengguna Palu Pemecah Kaca Dalam Bus, Tanggung Jawab Siapa?

Selain awak bus, penumpang yang duduk di dekat alat keselamatan bisa diberi tanggungjawab pada saat darurat.
Berita
Senin, 27 Januari 2020 08:30 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Moda transportasi umum darat seperti bus, saat ini tengah naik daun. Sayangnya belum diimbangi dengan rasio peningkatan standarisasi tingkat keselamatan yang berimbang.

“Standar keselamatan angkutan umum bus, seperti pemadam kebakaran hingga alat pemecah kaca adalah sesuatu yang mutlak ada. Namun apakah disadari bahwa untuk mengoperasikan perangkat keamanan tersebut tidak gampang dan tidak bisa dilakukan sembarangan,” ungkap Sonny Susmana, Director Training Safety Defensive Consultant (SDCI).

“Semisal palu pemecah kaca yang merupakan perangkat keselamatan yang sudah dirancang sedemikian hingga untuk mudah memecah kaca. Namun pada kenyataannya, memecah safety glass tidak gampang,” imbuhnya. “Saya pernah coba dan tidak semudah yang dibayangkan. Butuh kiat khusus dan tenaga untuk memecah kaca,” tambahnya.

“Pertanyaannnya, siapa yang diberikan kuasa untuk memecah kaca jendela tersebut? Jawabannya yang pertama adalah, awak bus dan kedua adalah penumpang,” terus pria berkacamata ini.

 “Lalu siapakah penumpang yang dianggap pantas untuk mengemban tugas ini?” tanyanya lebih lanjut. “Jawabannya adalah penumpang dewasa yang sehat jasmani rohani yang duduk di bangku yang dekat dengan alat-alat keselamatan tersebut,” sambungnya. “Mungkin penumpang ini tidak punya pengalaman, tapi setidaknya dengan tubuh yang sehat dan kuat dapat melaksanakan tanggungjawab tersebut,” imbuhnya.

Menurut Sonny, sampai saat ini bus umum belum melaksanakan strategi dalam penempatan penumpangnya ini. Penumpang yang duduk di dekat palu pemecah kaca atau APAR (alat pemadam api ringan) perlu diberitahu akan tanggungjawabnya oleh awak bus sebelum duduk di bangku tersebut.

“Kita bisa meniru apa yang dilakukan maskapai penerbangan, mengenai tugas dan tanggungjawab orang yang duduk di dekat pintu darurat. Sudah jadi standar bahwa awak kabin akan menghampiri orang tersebut dan mengatakan tentang segala sesuatu jika duduk di tempat itu. Bahkan jika orang tersebut tidak bersedia pun harus rela pindah tempat digantikan orang lain yang bersedia melakukannya,” jelasnya.

Sonny mengatakan bahwa sistem yang ia idamkan ini bukan isapan jempol. Tidak sedikit perusahan multinational terutama yang bergerak dalam pertambangan dan perminyakan sudah melakukannya sebagai standar operasional.

“Hal ini bukanlah sesuatu yang gampang untuk diterapkan pada masyarakat umum. Saya berharap bahwa hal ini bisa jadi standar keamanan di Indonesia suatu hari nanti,” tutupnya.


Tags Terkait :
Pemecah Kaca APAR Safety Factor
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Pengguna Palu Pemecah Kaca Dalam Bus, Tanggung Jawab Siapa?

Selain awak bus, penumpang yang duduk di dekat alat keselamatan bisa diberi tanggungjawab pada saat darurat.

5 tahun yang lalu


Berita
Hindari Terlibat Kecelakaan, Ini Beberapa Tips Memilih Bus Untuk Berwisata Yang Aman

Kriteria memilih bus pariwisata ini, bisa dijadikan contoh acuan memilih armada yang akan disewa.

3 tahun yang lalu


Bus
Ribuan Bus Disiapkan Angkut Penumpang Nataru 2025 Dari Jakarta

Perhatikan kondisi laik jalan bus, karena saat ramp check ada yang tidak laik jalan.

1 hari yang lalu

Bus
Kalista Rilis 60 Bus Listrik Higer Di Medan

Satu paket dengan ekosistem kelistrikannya

11 bulan yang lalu


Berita
Damri: Terus Berkomitmen Menambah Bus Listrik Tahun 2024

Bagian dari program pengadaan armada bus listrik bermilai triliunan rupiah

1 tahun yang lalu


Berita
Damri Rilis Avante H7 Bersasis Hino

Untuk rute Jakarta-Bandar Lampung

1 tahun yang lalu


Berita
Klakson Telolet Bikin Bus Tak Lulus “Ramp Check”

Sesuai aturan Kemenhub, mengganggu keselamatan lalu lintas

1 tahun yang lalu

Berita
Angkot Modern All New Mikrotrans Mulai Mengaspal, Simak Rutenya

The All New Mikrotrans yang akan diuji coba selama 6 bulan mulai 4 September 2020 hingga Maret 2021.

5 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Korlantas Operasikan Drone Untuk Lakukan Tilang Elektronik, Pengguna Bahu Jalan Jadi Incaran

Penggunaan drone dianggap lebih mudah memantau pelanggaran lalu lintas di lokasi yang belum ada kamera ETLE.

17 menit yang lalu


Bus
Daerah Satelit Jakarta Kesulitan Anggaran Untuk Bus Transjabodetabek

Pemerintah daerah penyangga Jakarta diharap lebih kreatif dalam menangani moda transportasi komuter.

2 jam yang lalu


Pikap
Toyota Hilux 2026, Kini Ada Varian Diesel Hybrid Dan BEV

Karakter serta identitas Hilux yang sudah tertanam selama ini diklaim lebih tinggi standarnya. Berikut bocorannya.

2 jam yang lalu


Berita
Mitsubishi Xforce Meluncur Di Taiwan Dengan Standar Emisi Lebih Tinggi Dari Indonesia

Mitsubishi Taiwan memiliki standar emisi Euro 6c, sedang versi Indonesia adalah Euro 4. Ini perbedaan lainnya.

3 jam yang lalu


Berita
Dakkar Classic 2026, Bukan Sekedar Reli Wisata Gurun Pasir

Meskipun rutenya lebih ringan, peserta dengan mobil klasik juga harus menjalani prosedur lomba seperti peserta reli Dakkar yang lainnya.

3 jam yang lalu