Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Listrik Ancam Industri Komponen

Industri otomotif era mobil listrik butuhkan komponen yang lebih sedikit dari yang digunakan pada mobil konvensional
Berita
Minggu, 29 November 2020 13:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Pada saat ini mobil full elektrik dipandang sebagai target tertinggi moda transportasi di masa depan lebih ‘hijau’, jauh lebih rendah dalam perawatan dan juga punya potensi berkembang  yang cukup besar.

Perbedaan signifikan antara mobil konvensional dan mobil full elektrik tak hanya pada sumber tenaga yang digunakannya, namun juga pada jumlah perangkat yang digunakan pada mobil tersebut.

Sebuah mobil full listrik komponennya jauh lebih sedikit dibanding mobil konvensional dengan banyaknya bagian yang ‘terpangkas’ seperti mesin beserta sistem yang menyertainya. Artinya jumlah item dan suku cadang terpangkas secara signifikan. Ini erat hubungannya dengan rendahnya perawatan sebuah mobil full elektrik.

Namun di balik sorak-sorai tersebut, muncul ancaman nyata yang justru membidik rangkaian dalam bisnis industri otomotif, yakni ambruknya industri komponen.

BACA JUGA

"Memang kami pernah simulasi dampak dari mobil listrik. Jika dikembangkan, bagaimana industri komponen kita? Dampaknya akan besar dan ini yang dikhawatirkan oleh Kemenperin," kata Dr. Ir. Riyanto M.Si selaku Senior Researcher LPEM-FEB UI.

“Pasti akan ada rangkaian industri otomotif yang ada sekarang ini akan tersingkir. Dan dampaknya terasa dari tier 1 hingga 3 di mana pada sektor tersebut penyerapan tenaga kerja cukup besar,” terangnya dalam webinar Diskusi Virtual Industri Otomotif "Peluang dan Tantangan Mobil Listrik di Indonesia yang diinisiasi Forum Wartawan Otomotif Indonesia (Forwot), Kamis (26/11).

Kehadiran kendaraan full setrum ini memang akan menghadirkan jenis industri baru seperti baterai, namun jika dibandingkan dengan rangkaian yang akan hilang, jumlahnya lebih kecil.

Kemunculan industri baru mungkin perlu dipikirkan oleh pemerintah terkait dampak tersebut. Demikian halnya juga dengan cara agar industri komponen cepat beralih seiring perlunya mitigasi.

"Saya kira dampaknya besar juga untuk tenaga kerja yang tadinya bekerja di komponen mobil biasa. Kekhawatiran ini perlu mitigasi dari sekarang. Ini juga mungkin perlu dilakukan bertahap sehingga industri tidak kolaps," ujarnya.


Tags Terkait :
EV BEV ICE
S

Suryo Sudjatmiko

Jurnalis

Full time journalist, part time off-roader. Berkarya di dunia jurnalistik otomotif sejak 2006. Lulusan Sastra UGM ini te...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Tiongkok Jadi Biang Kerok, Harga Rata-Rata Mobil Listrik Global Sekarang Lebih Murah dari Hibrida

Data Mobility Global menunjukkan harga rata-rata mobil listrik global kini US$37.000, lebih rendah dari hibrida yang mencapai US$39.000. Penurunan ini didorong oleh ekspor EV murah dari Tiongkok.

3 minggu yang lalu


Berita
Punya Beragam Teknologi Hybrid, Mitsubishi Justru Pilih HEV untuk Indonesia

Saat ini sistem HEV dinilai paling sesuai dengan karakter konsumen di Indonesia.

4 minggu yang lalu


Berita
Toyota Luncurkan 3 Mobil Baru di GIIAS 2026, Ada Land Cruiser Hybrid dan bZ4X Touring

Toyota luncurkan Land Cruiser 300 Hybrid di GIIAS 2026 dengan harga Rp2,716 miliar. Dua model lain, Land Cruiser FJ dan bZ4X Touring, turut diperkenalkan di ICE BSD City.

1 bulan yang lalu


Berita
Cadillac Percaya Diri Andalkan Mesin Bensin di Tengah Harga Bensin Yang Tinggi

Cadillac merupakan salah satu label dari General Motors (GM) yang dikenal paling agresif dalam menghadirkan mobil listrik. Namun mereka masih punya minat besar pada mobil bermesin bakar yang besar.

1 bulan yang lalu


Berita
Bocoran Mobil Baru di GIIAS 2026, Dari MPV Listrik hingga SUV Hybrid

GIIAS 2026 di ICE BSD City dipastikan menjadi ajang peluncuran mobil baru GIIAS 2026 dari berbagai merek, mencakup MPV listrik hingga SUV hybrid.

1 bulan yang lalu


Berita
BEV Lebih Ekonomis Dari REEV, Ini Alasannya

Alasan BEV lebih ekonomis dibanding REEV terletak pada komponen yang lebih sedikit, sehingga biaya perawatan jangka panjang lebih rendah tanpa kebutuhan servis mesin bakar.

2 bulan yang lalu


Berita
BYD Akhirnya Terjunkan Mobil PHEV Di Indonesia, Ini Alasannya

BYD memperkenalkan M6 DM sebagai mobil PHEV pertama di Indonesia untuk menjangkau konsumen di wilayah tanpa infrastruktur EV yang merata.

3 bulan yang lalu


Berita
EV Terbaru Dari Subaru Bernama Gateway, Pesaing Hyundai Palisade

Dimensinya serupa Hyundai Palisade, baru dipasarkan untuk Amerika Serikat.

3 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

9 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 10 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

10 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

11 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

12 jam yang lalu