Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Layanan Shuttle Bus Tranjakarta Ke Kota Tua Kembali Beroperasi

Dua jalur shuttle bus dibuka dengan protokol ketat Covid-19
Berita
Jumat, 26 Juni 2020 10:00 WIB
Penulis : Suryo Sudjatmiko


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dua rute shuttle bus gratis ke kawasan Kota Tua kembali beroperasi di tengah Pembatasan Sosial Berskela Besar (PSBB) di masa transisi New Normal ini. Transjakarta selaku operator telah membuka Rute GR4 : Taman Kota Intan-Museum Bahari dan Rute GR5 : Kota Tua Explorer. Kedua jalur ini beroperasi setiap hari mulai pukul 09.00–17.00 WIB tetap menggunakan protokol PSBB transisi bagi pelanggan.

Dalam menghidupan kedua jalur tersebut, pihak Transjakarta menyiapkan empat minitrans dan dua unit metrotrans yang ramah bagi penyandang disabilitas. Setiap unit minitrans menampung 15 orang dalam satu kali perjalanan, sedangkan Metrotrans sebanyak 30 orang.

"Adapun waktu keberangkatan adalah 10 hingga 20 menit. Meski gratis, pelanggan tetap harus melakukan tap on bus (TOB) menggunakan kartu uang elektronik," ujar Nadia Diposanjoyo, Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta seperti dilansir dari Antara.(22/6).

Protokol kesehatan secara ketat dilakukan, meliputi pengecekan suhu tubuh oleh petugas dan hanya boleh dinaiki oleh pelanggan suhu tubuh di bawah 37 derajat celsius. Selanjutnya tetap menjaga jarak fisik, antarpenumpang saat mengantre minimal satu lencang tangan orang dewasa atau 1.5 meter. Protokol kesehatan lainnya adalah pelanggan harus mengantre di luar halte apabila daya tampung halte sebesar 50 % dari kapasitas normal telah terisi.

BACA JUGA

"Mengantre di udara terbuka jauh lebih baik daripada berdesak-desakan di dalam halte. Halte kembali kami buka apabila kapasitas sudah menurun," kata Nadia.

Lebih jauh lagi, selama di dalam bus, pelanggan diminta untuk menghindari percakapan ataupun menerima panggilan telfon. Makan dan minum tidak diperbolehkan, selalu duduk di tempat yang sudah diberikan tanda jarak aman, dan tetap menjaga kebersihan tangan sebelum dan sesudah menaiki bus.


Tags Terkait :
Transjakarta Shuttlebus Minitrans Covid-19
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Top Up Uang Elektronik Kini Bisa Dilakukan Di Halte Transjakarta

Fitur yang dapat digunakan di mesin ini mulai cek saldo kartu uang elektronik dan top up kartu uang elektronik

5 tahun yang lalu


Berita
Cegah Virus Corona, Mulai Besok Transjakarta Tak Layani Isi Ulang Kartu Non-Tunai

Dalam pengumuman resminya, Transjakarta menutup semua bentuk transaksi dengan menggunakan uang tunai. Contohnya dalam aktivitas isi ulang atau top up uang elektronik

5 tahun yang lalu


Berita
Pemberlakuan Biaya Rp 2.000 Top Up Kartu Transjakarta Tuai Protes Konsumen

Ketentuan ini sebenarnya baru diberlakukan mulai 1 Januari 2017 di shelter Transjakarta. Namun oleh oleh manajemen Transjakarta sudah dilakukan sosialisasinya sejak sekitar pertengahan Desember 2016

8 tahun yang lalu


Berita
Halte Transjakarta Pasar Baru Selesai Direnovasi, Apa Yang Beda?

Ada sederet perbedaan dari halte sebelumnya yang membuat penumpang makin nyaman. Apa saja?

4 tahun yang lalu


Terkini

Tips
Center Cap Dan Wheel Dop Itu Komponen Proteksi

Termasuk komponen kendaraan yang perlu dicek kondisinya secara rutin

43 menit yang lalu


Berita
Denza D8 Dapat Bintang Lima Tes Keselamatan ANCAP

SUV berukuran besar Denza D8 mendapatkan nilai lima bintang dalam tes keselamatan.

4 jam yang lalu


Berita
Kolaborasi Ini Beri Kesempatan Mudik Yang Aman dan Berpenampilan Kinclong

Program ini hanya terbatas pada 18 pemenang saja

7 jam yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga WULING Terbaru (Februari 2026)

Di tengah gempuran merek asal Cina, terbukti merek Wuling masih eksis di Indonesia. Berikut daftar harga terbarunya.

10 jam yang lalu


Pikap
Gaikindo: Kapasitas Produksi Kendaraan Nasional 2,59 Juta Unit

Baru terpakai 1,3 juta unit per tahun, kapasitas perakitan kendaraan komersial juga masih belum maksimal.

17 jam yang lalu