Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ketika Merakit Suzuki Jimny Terlalu Mahal, Katana Bisa Jadi Solusi di Indonesia

Suzuki Katana dinilai bisa menjadi solusi untuk mendorong produksi SUV mungil legendaris ini di Indonesia.
Berita
Rabu, 11 Maret 2020 08:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tarik ulur produksi Suzuki Jimny di Indonesia belum menemukan titik cerah. Harapan yang diikuti keyakinan untuk melokalkan SUV mungil ini masih jauh panggang dari api.

PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) yang bertanggung jawab dalam manufaktur produk di Indonesia, melihat akan sulit merealisasikan produksi Jimny di dalam negeri. Komisioner SIM, Soebronto Laras menjelaskan akan sulit bersaing dengan India dalam memperebutkan 'hak' merakit lokal ini.

(Baca juga:Tertarik Beli Suzuki Jimny? Anda Harus Bersabar 10 Tahun)

Maruti Suzuki diketahui memang akan mulai mendapat jatah produksi unit Jimny di pabrik Gurgaon, India dalam waktu dekat. Hal ini dalam rangka membantu pabrik Kosai di Jepang yang menjadi satu-satunya tempat lahir SUV legendaris ini.

Soebroto menjelaskan volume dan kapasitas produksi di India, yang mencapai 2 juta unit, dianggap lebih ideal untuk membantu memenuhi permintaan Jimny baik lokal maupun ekspor ke negara-negara lain. "Nah kami ini kalau dijumlah kira-kira 240 ribu unit, dua pabrik di Tambun sama Cikarang. Jadi memang harus bisa bikin (produk) yang efisien," terang dia saat ditemui di Jakarta beberapa saat lalu.

Lebih lanjut dia menjelaskan, ada juga faktor lain yang menjadi masalah yakni soal spesifikasi. Model penggerak empat roda (4WD) yang dianut Suzuki Jimny teranyar ini membuat harganya menjadi mahal karena pajaknya yang lebih tinggi.

"Kalau harga di atas Rp 300 juta itu bisa kemahalan juga. Kan kalau bikin cuma jadi mahal, terus enggak laku, kan celaka juga," tambahnya.

(Baca juga:Secercah Kabar Baik Bagi yang Menunggu Pesanan Jimny)

Solusi lewat Katana

Melihat kondisi yang seperti itu, tidak lantas SIM patah arang. Soebroto menjelaskan kalau harga Suzuki Jimny bisa ditekan dan menarik minat konsumen lebih banyak maka peluang produksi dalam negeri mungkin saja terealisasi.

Salah satu alternatif yang mungkin dijajaki adalah mengadopsi Suzuki Jimny dengan format 4x2. Hal ini serupa dengan yang mereka lakukan dulu lewat Suzuki Katana. Namun Soebroto menjelaskan belum ada kesepakatan antara SIM dan prinsipal Suzuki pusat terkait dibuatnya produk alternatif ini.

Pada akhirnya dia menjelaskan, produk apapun yang akan mereka buat ke depannya, penting untuk membuat mobil yang ramah lingkungan. Hal ini terkait dengan peraturan perpajakan yang akan menimbang dari gas buang kendaraan yang dihasilkan.


Tags Terkait :
Suzuki Jimny
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait


Used Car
Berapa Harga Pasaran Suzuki Jimny Bekas?

"Harganya macam-macam, seperti Jimny Jangkrik (LJ80) itu sekarang harganya mahal dibandingkan dulu waktu baru keluar."

7 tahun yang lalu


Used Car
Mau 'Pelihara' Suzuki Jimny? Ketahui Penyakitnya

Ketua Pelaksana Jimny Days Out mengungkapkan hampir semua Jimny memiliki masalah pada kaki-kaki.

7 tahun yang lalu


Berita
Puluhan Suzuki Jimny 'Silaturahmi' di Parkir Timur Senayan

Selain ubahan modifikasi yang unik-unik, Jimny Days Out juga dimeriahkan oleh berbagai generasi. Mulai dari Jimny White, Katana, Sierra dan Jimny Wide.

7 tahun yang lalu


Berita
Buka Puasa Bersama Komunitas Suzuki Jimny Dan Katana

Komunitas pengguna Suzuki Jimny atau Katana berkumpul bareng dan berbuka puasa bersama dalam acara ‘Buka Bersama Jimny’ atau disingkat Buaji.

2 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

2 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

3 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

4 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

4 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

6 jam yang lalu