Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Isuzu Dukung Pemerintah Larang Truk ODOL

Bukan hanya dari segi keselamatan saja, tetapi juga dengan adanya peraturan ODOL ini, sebuah kendaraan komersial menjadi lebih sehat.
Berita
Sabtu, 24 Oktober 2020 10:00 WIB
Penulis : Ilham Pratama


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Truk dengan dimensi dan beban berlebihan atau Over Load Over Dimension (ODOL) kerap dituding menjadi sumber kerusakan jalan dan kecelakaan di Indonesia. Untuk itu, kini pemerintah coba melarang kehadirannya.

Hal ini juga didukung oleh pihak APM truk di Indonesia. Seperti dikatakan Attias Asril selaku GM Marketing PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) yang menyatakan jika banyak kelebihan yang ditawarkan jika kendaraan niaga membawa beban dan ukuran yang normal.

“Bukan hanya dari segi keselamatan saja, tetapi juga dengan adanya peraturan ODOL ini, sebuah kendaraan komersial menjadi lebih sehat, perawatan lebih mudah, kendaraan tidak mudah rusak, dan nilai kendaraan lebih terapresiasi dengan fungsi sebagaimana mestinya,” katanya dari rilis resminya Jumat (23/10).

Selain dukungan APM, pihak terkait juga gencar melakukan sosialisasi. Seperti yang dilakukan Kementerian Perhubungan dan BPTD Wilayah XI Provinsi Jawa Timur lewat acara Sosialisasi dan Pelaksanaan Normalisasi Kendaraan Bermotor 22 Oktober lalu.

BACA JUGA

Kegiatan ini dilakukan guna mendukung peraturan pemerintah. Yaitu berdasarkan Surat edaran Menteri Perhubungan Nomor 21 Tahun 2019 tentang Pengawasan Terhadap Mobil Barang Atas Pelanggaran Muatan Lebih (Over Loading) dan/atau Pelanggaran Ukuran Lebih (Over Dimension) dan Peraturan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor KP 4294/AJ 501/DRJD/2019 tentang pedoman Normalisasi Kendaraan Bermotor, Kereta Gandengan, Kereta Tempelan.

Deklarasi yang diikuti oleh Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiadi, Dirlantas Polda Jatim, Kepala BPTD XI Jatim dan Kepala Dishub Jatim.

Lalu DPD IPKBI Jatim, Aptrindo Jatim, DPD Askarindo Jatim, serta DPD Organdi Jatim Asosiasi Logistik Indonesia Jatim, sepakat untuk mendukung sepenuhnya penegakan hukun dalam rangka ZERO ODOL di area Jawa Timur.


Tags Terkait :
Isuzu Truk ODOL
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Tidak Perlu Impor Dari India, GAIKINDO Yakin Pabrik Dalam Negeri Mampu Penuhi Kebutuhan Kendaraan Komersial

Sebenarnya anggota GAIKINDO dan juga industri-industri pendukungnya, diantaranya industri komponen otomotif yang tergabung dalam GIAMM mempunyai kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

1 hari yang lalu


Truk
Isuzu Giga FVM Refrigerator, Truk Dengan ‘Kulkas’ Raksasa

Diposisikan sebagai andalan industri Cold Chain

3 bulan yang lalu


Truk
Sudah Banyak Timbulkan Korban, Presiden Kritis Truk ODOL

Razia kendaraan kelebihan muatan dan dimensi tak sesuai spesifikasi telah menunjukan hasil

4 bulan yang lalu


Truk
Ini Enam Tuntutan Pengemudi Truk Soal Rencana Regulasi Anti-ODOL

Mereka tidak mau lagi jadi kambing hitam jika terjadi kecelakaan

4 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Toyota Land Cruiser FJ Resmi Meluncur Di Thailand. Harganya Lebih Murah Dari Fortuner

Hanya tersedia dengan mesin bensin saja

4 jam yang lalu


Berita
Toyota Produksi Lagi Dasbor Supra MK4 Melalui GR Heritage Parts

Toyota kembali memproduksi sparepart mobil lawasnya melalui GR Heritage Parts

6 jam yang lalu


Tips
Perhatikan Tanda-Tanda Munculnya Microsleep Saat Mengemudi

Paksa untuk tidur sebentar untuk memulihkan kesadaran serta konsenterasi

11 jam yang lalu


Bus
Transjakarta Tambah Jam Operasional Dini Hari Saat Arus Balik

Bus layanan khusus itu hubungkan terminal Pulo Gebang dengan terrminal pendukung di sebagian besar wilayah Jakarta

13 jam yang lalu


Berita
Perhatikan Dua Waktu Puncak Arus Balik Ke Wilayah Jabodetabek Dari Arah Timur

Bisa jadi pertimbangan untuk melakukan perjalan kembali dengan lebih leluasa.

13 jam yang lalu