Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Xenia Bermesin 1.500 CC Bukan Untuk Menyerang LMPV Lain

Daihatsu Xenia bermesin 1.500 cc merupakan varian baru yang diluncurkan pada Januari 2019 lalu.
Berita
Kamis, 14 Februari 2019 10:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Daihatsu Xenia facelift bermesin 1.500 cc merupakan varian baru yang diluncurkan pada Januari 2019 lalu. Hadirnya Xenia dengan opsi mesin 1.500 cc benar-benar hal baru di kubu Daihatsu, berbeda dengan Avanza yang telah mengaplikasi mesin ini di tipe Veloz sejak 2012.

Pihak PT Astra Daihatsu Motor (ADM) sendiri telah menyebutkan bahwa Xenia varian terbaru ini diperuntukkan bagi konsumen setianya yang ingin upgrade dari model lama ke model baru dengan mesin gress.

“Kami sudah pernah menjelaskan sebelumnya bahwa diluncurkannya Xenia 1.5 adalah untuk pelanggan setia kami yang ingin upgrade dari Xenia lama yang bermesin 1.0 atau 1.3,” pungkas ujar Hendrayadi Lastiyoso selaku Marketing CR Division Head PT Astra International Daihatsu Sales Operation saat acara test drive Grand New Xenia di Sibolga Sumatera Utara (12/2).

Hendrayadi juga menjelaskan bahwa varian baru ini ditujukan kepada konsumen di daerah-daerah Indonesia yang memiliki kontur ekstrim. “Lalu tujuan kedua kami adalah ingin memenuhi kebutuhan segmen LMPV dengan tenaga mesin yang lebih besar. Terutama untuk konsumen di daerah yang memiliki kontur pegunungan seperti disini (Sibolga),” lanjutnya.

Menariknya, pihak PT ADM mengaku Xenia tipe 1.5 ini bukan untuk menyerang LMPV tipe lain yang sudah dilengkapi dengan mesin 1.500 cc.

“Kita membuat varian baru ini berdasarkan survey pasar berdasarkan keinginan konsumen di segmen Daihatsu Xenia. Intinya untuk memenuhi kebutuhan pasar, bukan untuk menyerang pasar LMPV,” tutup Hendrayadi.

Namun jika diperhatikan, tampaknya tipe baru ini hanya menjadi opsi pelengkap untuk konsumen Daihatsu. Pasalnya, mesin 1.300 cc seakan masih menjadi komposisi penjualan terbesar baik untuk Daihatsu Xenia maupun Toyota Avanza.

Hal ini juga terbukti lewat angka penjualan Grand New Xenia sebulan setelah meluncur. Varian 1.300 cc memiliki persentase penjualan 90 persen sedangkan mesin 1.500 cc hanya 10 persen saja.


Tags Terkait :
Daihatsu Xenia
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Pikap
Gran Max Penopang Penjualan Daihatsu Semester Pertama

Konsisten di segmen pembeli pertama mobil masih menjadi andalan Daihatsu mendulang keuntungan di Indonesia.

1 hari yang lalu

Berita
Para Pengguna Daihatsu Tumpah Ruah Dalam Keceriaan Acara Kumpul Sahabat di Depok

Daihatsu menggelar acara Daihatsu Kumpul Sahabat di Depok. Moment ini dijadikan ajang silaturahmi dan rekreasi para pengguna Daihatsu.

1 hari yang lalu


Berita
Beli Mobil Daihatsu Sekarang, Bisa Dimodifikasi Secara Gratis

MIDYEAR SURPRISE DEAL Daihatsu modifikasi gratis memberikan kesempatan bagi pembeli mobil baru untuk memenangkan unit yang dimodifikasi secara spesial. Program berlaku 1 Mei hingga 31 Juli 2026.

1 hari yang lalu


Berita
Daihatsu Berhasil Jual Belasan Ribu Unit Bulan Mei, Gran Max Terlaris Disusul Sigra dan Ayla

Penjualan Daihatsu Mei 2026 tercatat 12.531 unit, naik 25 persen dari tahun sebelumnya. Gran Max menjadi model terlaris, diikuti Sigra dan Ayla dengan mayoritas produk lokal.

1 hari yang lalu


Terkini

Berita
Mencoba Langsung di China, Wuling Mini EV Pengganti Air ev

Wuling Mini EV sebagai pengganti Air ev menawarkan desain kompak dengan empat pintu. Harga Wuling Mini EV Indonesia akan diumumkan segera oleh Wuling.

2 jam yang lalu


Berita
Subsidi Dikurangi Penjualan EV di China Mengalami Penurunan, Fokusnya Kini Untuk Ekspor

Awal tahun ini pemerintah China mulai secara bertahap menghapus keringanan pajak penjualan bagi produsen kendaraan listrik.

8 jam yang lalu


Bus
Ini Bedanya Mengantuk dan Microsleep, Keduanya Bisa Mematikan

Masih jadi bahaya laten pengemudi bus maupun truk.

9 jam yang lalu


Berita
Brand Baru Lagi, BAW Bakal Hadir Di GIIAS 2026 Bawa 212 T01, SUV Bergaya Klasik

BAW 212 T01 GIIAS 2026: Brand China BAW direncanakan hadir di GIIAS 2026 lewat PT BAW Automobile Trading Indonesia dengan SUV klasik 212 T01 berdesain retro dan mesin turbo.

9 jam yang lalu


Berita
Bisa Dicontoh, Pemerintah Kota New Delhi Obral Insentif EV

Salah tujuannya untuk menekan polusi udara dari kendaraan bermotor secara drastis.

13 jam yang lalu