Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Belum Pikirkan PPnBM Baru untuk LCGC

Aturan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) baru yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.73 tahun 2019 membuat Low Cost Green Car (LCGC) akan dikenai tarif pajak.
Berita
Sabtu, 9 November 2019 09:00 WIB
Penulis : Alfons


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Aturan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) baru yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) No.73 tahun 2019 membuat Low Cost Green Car (LCGC) akan dikenai tarif pajak. Sebelumnya mobil-mobil hemat bahan bakar degnan harga terjangkau ini memang mendapat keistimewaan berupa bebas pajak.

Tarif pajaknya sendiri sekitar 3 persen dari harga jual mobil. Menanggapi hal ini PT Toyota Astra Motor (TAM) cenderung santai mengingat tarif pajak baru dibebankan mulai Oktober 2021, kala PP tersebut diberlakukan.

"Regulasi baru berlaku 2021, jadi rasanya terlalu dini kalau kita bahas detail. Nanti akan kita lihat kalau sudah dekat perlakuan regulasinya," tutur Direktur Pemasaran TAM, Anton Jimmi Suwandy kala ditemui beberapa waktu lalu.

Namun di sisi lain dia tidak membantah fakta bahwa memang ada tren menurun dari pasar LCGC setahun belakangan. Ada dua faktor yang menyebabkan hal ini, pertama akibat secara umum pasar otomotif memang mengalami penurunan sekitar 10-15 persen, sementara alasan lainnya penurunan terjadi karena sudah terlewat masa bulan madu produknya.

"LCGC kan sudah launch beberapa tahun yang lalu. Khusus tahun 2016-2017 itu kan sangat tinggi karena Calya baru launch dan demand-nya sangat fresh sehingga mem-boosting pasar. Sekarang kalau kita lihat LCGC itu komposisinya (justru) normal. Ya, memang turun tapi terhadap kondisi launching," terang Anton.

Prediksinya sendiri setidaknya sampai dua tahun ke depan kondisi pasarnya akan tetap seperti ini. Kontribusi LCGC terhadap pasar otomotif nasional sendiri sebenarnya cukup stabil di kisaran angka 20 persen.


Tags Terkait :
Toyota LCGC Pajak
A

Alfons

Reporter

Alfons Hartanto

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

21 jam yang lalu


Berita
Inilah Model-Model Paling Laku Daihatsu Saat Ini

Penjualan Daihatsu Maret 2026 tembus 11.115 unit. Model terlaris Daihatsu saat ini: Gran Max, Sigra, Ayla, Terios kuasai segmen LCGC, niaga, dan SUV.

1 bulan yang lalu

Berita
Nissan Gravite, Bisa Jadi Pesaing Calya Dan Sigra

Dibangun dari basis Renault Triber dengan tampilan serta fitur lebih berkelas

3 bulan yang lalu


Berita
Daihatsu Juara Mobil Indonesia Di Bawah Rp300 Jutaan

Akan terus fokus ke segmen pembeli mobil pertama.

3 bulan yang lalu


Berita
Toyota Masih Berharap Insentif Ke Industri Otomotif

Toyota mengakui bahwa pasar otomotif 2025 menantang

3 bulan yang lalu

Berita
Raport LCGC Di 2025, Produksi Turun Drastis

Produksi LCGC dari Januari - November 2025 lebih kecil dibandingkan periode yang sama di 2024

4 bulan yang lalu


Daftar Harga
Daftar Harga LCGC Terbaru (Desember 2025)

Segmen Low Cost Green Car (LCGC) kini masih diminati masyarakat karena harganya yang terjangkau, konsumsi BBM yang hemat, simpel dan ringkas untuk digunakan sehari-hari.

5 bulan yang lalu


Cara Cek Fisik Untuk Mengetahui Mobil Bekas Laka Lantas

7 bulan yang lalu


Terkini

Mobil Listrik
Citroen Akan Hidupkan Kembali 2CV Sang Siput Kaleng Dalam Wujud EV

Pabrikan berlogo double chevron ini akan menghadirkan kembali 2CV dalam wujud mobil listrik dengan harga terjangkau.

5 jam yang lalu


Berita
Jaecoo J8 SHS-P ARDIS, Mobil Bertenaga 530 Hp Yang Hanya Butuh Biaya Operasional Rp 20 ribu Perhari

SUV AWD ini digerakkan dengan sistem hybrid pintar yang efisien sehingga memungkinannya menelurkan daya 530 hp dengan konsumsi BBM yang irit.

7 jam yang lalu


Berita
Geely Resmikan Dua Dealer Sekaligus, Tangsel Dan Jakbar

Geely resmikan dua dealer baru di Tangsel dan Jakbar sebagai bagian dari perluasan jaringan 3S untuk meningkatkan layanan konsumen di Jabodetabek.

18 jam yang lalu


Berita
Incar First Buyer, Daihatsu Tetap Unggul Di Segmen LCGC

Daihatsu unggul LCGC first car buyer lewat strategi penargetan konsumen. Hingga April, penjualan ritel capai 46.953 unit dengan pangsa pasar 16,3 persen dan posisi merek otomotif nomor dua.

21 jam yang lalu


Berita
Layu Sebelum Berkembang, LiDAR Perangkat Canggih Yang Justru Mulai Ditinggalkan Sebelum Mendunia

Alasan LiDAR ditinggalkan Tesla Xpeng Volvo karena biaya tinggi, keterbatasan cuaca, dan perkembangan kamera berbasis AI. Produsen otomotif mulai beralih dari sensor laser ini.

21 jam yang lalu