Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Potensi Bahaya Dari Komponen yang Di-Recall Mitsubishi Indonesia

Recall terhadap 3 model Mitsubishi Indonesia yang meliputi Pajero Super Exceed, Lancer SEi dan Delica sebenarnya bukanlah hal yang baru.
Berita
Jumat, 1 Februari 2019 16:00 WIB
Penulis : Danu P Dirgantoro


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Recall terhadap 3 model Mitsubishi Indonesia yang meliputi Pajero Super Exceed, Lancer SEi dan Delica sebenarnya bukanlah hal yang baru. Pasalnya penyebab recall tersebut berasal dari potensi kerusakan kantung udara alias airbag.

Dalam siaran pers yang dirilis PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, recall atau yang disebut sebagai kampanye perbaikan ini berangkat dari temuan Body Inflator Airbag (komponen mekanis pengembang kantung udara) yang dapat pecah.

Dengan potensi tersebut, disebut Mitsubishi dapat menyebabkan terpentalnya material komponen itu dan berpotensi melukai pengemudi maupun penumpang depan ketika airbag mengembang saat terjadinya tabrakan frontal.

Dalam hal ini diketahui penyebab Body Inflator Airbag memiliki potensi pecah dikarenakan oleh bahan kimia pengembang airbag, yakni ammonium nitrate yang berubah dalam akumulasi jangka waktu yang lama sehingga rusak di bawah pengaruh perbedaan temperatur dan kelembaban.

Komponen Body Inflator Airbag yang baru sebagai pengganti dalam kampanye perbaikan ini telah dikembangkan tanpa penggunaan bahan kimia tersebut.

Estimasi lama perbaikan ini disebut Mitsubishi memakan waktu sekitar tiga jam untuk Pajero Super Exceed dan dua jam untuk Delica dan Lancer SEi.

Konsumen yang memiliki model di atas sebaiknya segera mengunjungi bengkel resmi Mitsubishi untuk melakukan pemeriksaan kendaraannya sesuai prosedur. PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia menyebut kompensasi penggantian part terkait tanpa biaya alias gratis.

pemeriksaan penggantian komponen dengan durasi tiga jam untuk model Pajero Super Exceed dan dua jam untuk Delica dan Lancer SEi.


Tags Terkait :
Mitsubishi Pajero Delica Lancer
D

Danu P Dirgantoro

Reporter

a

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Kelahiran Kembali Pajero Sudah Dekat, Mitsubishi Sebar Teaser Instrumen Legendaris

Mitsubishi memastikan All New Pajero 2026 hadir dengan instrumen multi meter digital, sasis ladder frame, dan mesin 2.4 liter untuk kemampuan off-road sesungguhnya.

1 hari yang lalu

Berita
Mitsubishi Sebar Teaser All New Pajero

Mitsubishi akhirnya memastikan kembalinya nama besar Pajero ke pasar global.

3 hari yang lalu


Berita
All New Mitsubishi Pajero Akan Mulai Dikirim Akhir 2026

Peluncuran produk secara global kemungkinan Agustus atau September 2026.

1 bulan yang lalu


Berita
Mitsubishi Pajero Sport, Sebuah SUV Hasil Pembiakan Dari Pikap Yang Berbekal Mesin Diesel Canggih

Pajero Sport, SUV yang dikembangkan dari pikap dengan dukungan mesin yang berkarakter

2 bulan yang lalu


Terkini

Berita
Hyundai Siapkan Lineup Baru Termasuk Ioniq 3 dan Promo STARGAZER Rp50 Juta

Hyundai GIIAS 2026 lineup powertrain lengkap dari ICE, hybrid, hingga EV disertai promo Stargazer hingga Rp50 juta.

2 jam yang lalu


Berita
GWM Tank 300 Dapat Penyegaran, Perbaikan Serius Kinerja Off-road

Spesifikasi GWM Tank 300 baru mencakup wheelbase 3.010 mm, dimensi lebih besar, serta perbaikan sudut off-road. SUV ini akan memulai pre-sales di China pada 6 Juli mendatang.

5 jam yang lalu


Berita
GIIAS 2026: Ada Diskon 50 Persen Untuk Tiket Masuk

Tiket dengan harga murah tersedia lewat sesi pre-sale secara daring

15 jam yang lalu


Berita
Changan S05 REEV Bakal Lebih Mahal Dari Versi BEVnya

Harga Changan S05 REEV vs BEV diperkirakan lebih mahal untuk varian REEV, dengan estimasi Rp 500 jutaan berdasarkan data pasar Thailand.

17 jam yang lalu


Bus
Kemenhub Dorong Organda Terus Perluas Elektrifikasi Armada

Tapi biaya pengadaan kendaraan komersial tenaga listrik di Indonesia masih sangat tinggi

19 jam yang lalu