Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Penjualan Bus Babak Belur, Scania Ganti Strategi Lebih Fokus Berjualan Truk di India

Scania terbukti salah satrategi dan salah berhitung ketika mencoba menggarap pasar kendaraan komersial di India yang terkenal sangat ketat persaingannya.
Berita
Rabu, 6 Maret 2019 11:25 WIB
Penulis : ZCH1708


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Scania terbukti salah satrategi dan salah berhitung ketika mencoba menggarap pasar kendaraan komersial di India yang terkenal sangat ketat persaingannya. Mereka salah menganalisis pasar. Penjualan bus yang menyasar segmen pasar premium di India, kenyataannya jeblok. Sementara mereka terlanjur mendirikan pabrik perakitan bus dan karoseri bus di negara ini sejak 2013. 

Kegagalan Scania di pasar bus di India diakui orang nomor satu Scania, yang baru saja diangkat, Petr Novotny. Dalam wawancara dengan ETauto.com akhir pekan lalu (3/3/2019), Petr mengatakan, kini perusahaannya mengubah strategi dengan fokus memasarkan truk premium. Pihaknya akan memanfaatkan kapasitas terpasang pabrik perakitan kendaraannya di India untuk merakit truk Scania untuk pasar lokal.

Pabrik perakitan bus Scania di India

Penunjukan Petr Novotny sebagai managing director Scania India ini seolah juga menepis dugaan dan spekulasi yang berkembang selama ini bahwa Scania akan mengikuti jejak MAN Trucks and Bus yang memutuskan hengkang dari India dan menjual seluruh aset pabriknya kepada perusahaan lokal Force Motor, setelah gagal menggarap pasar di sini. MAN resmi menghentikan kegiatan bisnis kendaraannya di India tahun 2018 lalu. 

Aktivitas perakitan bus Scania di India/Foto : Spareparts India

"Kami sekarang sedang memulai perjalanan baru. Fokus kita ke depan adalah meraih pertumbuhan yang menguntungkan dan berkelanjutan. Itu berarti kami tidak akan mengejar keuntungan pasar semata. Fokus kami adalah menciptakan nilai penjualan demi menciptakan kemitraan jangka panjang dengan pelanggan kami di India," ujar Petr.

BACA JUGA

Scania resmi masuk pasar India dengan mendirikan basis manufaktur lokal pada 2013. Namun bisnis ini batal lepas landas akibat kegagalan dalam penjualan bus. Pabrik bus Scania di India resmi tutup tahun 2018 kemarin karena permintaan bus premium yang terus merosot.  

Scania Euro V pada pameran di India

Novotny menilai hal tersebut terjadi akibat manajemen keliru mengkalkulasi permintaan pasar. Namun dia menegaskan, saat ini dan ke depan, Scania berkomitmen terhadap penyediaan truk untuk pertambangan. Dia melihat, truk di segmen ini, yakni truk tambang high end off road akan menjadi andalan penjualan Scania di tahun-tahun mendatang.

Dia yakin, kapasitas terpasang pabrik Scania di India saat ini yang mencapai 1.200 unit dalam satu shift kerja atau 2.400 unit dalam dua shift kerja per tahun akan bisa meraih titik impas untuk mengembalikan investasi yang sudah ditanam Scania di India. Meskipun pabrik perakitan bus telah ditutup, pihaknya akan tetap memafaatkan mempertahankan keberadaan fasilitas perakitan tersebut sebagai antisipasi jika kelak permintaan pasar India terhadap bus premium kembali menggeliat.

Scania menjual sekitar 1.200-1.500 unit kendaraan setiap tahun di India. Namun Scania tidak membagikan angka penjualannya kepada asosiasi produsen kendaraan India, Society of Indian Automobile Manufacturers (SIAM), seperti GAIKINDO di Indonesia. Petr juga menambahkan, Scania juga sedang mempelajari peluang memasarkan truk untuk angkutan kargo jalan raya untuk merespon pertumbuhan sektor infrastruktur India.


Tags Terkait :
Scania India
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Volvo FH, Truk Listrik Terbaik Versi IToY 2024

Truk listrik makin jadi perhatian di dunia

2 tahun yang lalu


Berita
Livery Hormat Buat Tim Argentina

Simpati sebagai sesama dari Amerika Latin

2 tahun yang lalu

Bus
Sejarah Bus Tipe Lower Deck di Indonesia (II), Ramai Lewat Pameran

Setelah vakum, tahun 2012 bus lower deck coba ditampilkan oleh perusahaan bus asal India, Tata dengan tipe Starbus CNG

5 tahun yang lalu


Berita
Penjualan Bus Babak Belur, Scania Ganti Strategi Lebih Fokus Berjualan Truk di India

Scania terbukti salah satrategi dan salah berhitung ketika mencoba menggarap pasar kendaraan komersial di India yang terkenal sangat ketat persaingannya.

6 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Kia Carens Facelift Diperkenalkan, Menandai Babak Baru Brand Kia di Indonesia

Kia Carens Facelift membuka era baru Kia di Indonesia.

1 jam yang lalu


Berita
Sebelum Lebaran 2026 SPBU Swasta Bisa Jualan BBM Lengkap Lagi

Khusus solar akan diwajibkan pakai produk hasil kilang Pertamina.

3 jam yang lalu


Berita
Ternyata Toyota Yaris 2026 Masih Ada, Ini Pembaruannya

Hadir dengan desain lebih sporty ditambah fitur-fitur termutakhir. Berikut ubahan yang terjadi di Yaris terbaru.

4 jam yang lalu


Berita
Denza Z9 GT Rilis Kuartal Tiga 2026, Sekarang Sudah Bisa Booking

Bisakah mendulang sukses seperti yang dialami Denza D9? Intip dulu harga dan bocoran spesifikasinya.

5 jam yang lalu


Berita
Alami Lonjakan Besar, Jepang Impor Mobil Dari India

Impor mobil brand Jepang ke Jepang meningkat untuk memenuhi permintaan pasar dalam negeri. Mobil yang dibuat di luar Jepang seperti Jimny jadi idola.

5 jam yang lalu