Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Mobil Autonomous Belum Sempurna, Toyota Pakai Ide Jet Tempur

Mobil autonomous hingga saat ini masih sangat diragukan untuk digunakan. Sehingga inilah jalan yang dilakukan Toyota saat ini.
Berita
Sabtu, 12 Januari 2019 11:00 WIB
Penulis : Hariawan Arif


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Toyota Research Institute telah merilis rincian terkini tentang teknologi mengemudi Guardian keluaran terbarunya. Jika beberapa pabrikan mengembangkan teknologi yang membuat kemudi diambil alih oleh komputer atau sensor, Toyota melakukan hal yang berbeda.

Namun menurut yang diberitakan Carscoops, sistem Guardian yang dikembangkan oleh Toyota berbeda, karena pengemudi diharapkan tetap mengendalikan kendaraan setiap saat. Sistem hanya dirancang untuk melakukan intervensi untuk mengantisipasi kemungkinan masalah seperti tabrakan.

Pihak Toyota Research Institute melakukan pengujian kecelakaan pada tiga mobil di California di mode mengemudi secara manual. Di saat mereka melakukan investigasi dan mengunduh data kecelakaan tersebut dari mobil tes, timbul ide 'apakah kecelakaan itu dapat dihindari atau dikurangi dengan sistem keselamatan otomatis?'.

Hal inilah yang dipercaya oleh Toyota untuk menjadikan fokus mereka pada upaya peningkatan keselamatan. Fokusnya pada tahun ini insinyur dari Toyota mengembangkan "blended envelope control" yang merupakan upaya menggabungkan bagian-bagian terbaik dari manusia dan komputer.

Ide ini diambil dari pengoperasian jet tempur, di mana pilot tidak langsung mengendalikan pesawat. Sebaliknya, mereka meng-input ke sistem kontrol penerbangan yang membuat berbagai penyesuaian per-detik-nya untuk menstabilkan pesawat. Sehingga, komputer dan manusia bekerjasama untuk pengoperasian kendaraan.

Bagian dari fokus Toyota pada mengemudi otomatis adalah menyelamatkan nyawa sebanyak mungkin. Toyota menyadari bahwa sistem kemudi yang mandiri butuh waktu yang lama untuk diterima masyarakat apalagi saat ini masih banyak  kendaraan dengan sistem mengemudi secara mandiri masih menimbulkan kecelakaan, cedera, dan kematian yang membuatnya masih sangat sulit untuk dapat berkeliaran dijalanan. 

Oleh karena itu Toyota mengembangkan sistem Guardian sehingga dapat menyelamatkan nyawa dengan baik sebelum sistem otonom penuh menjadi hal biasa. 


Tags Terkait :
Toyota Autonomous
H

Hariawan Arif

Reporter

r

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Tips
Konsumsi BBM Dengan RON Lebih Rendah Dipandu Buku Manual

Pabrikan Hyundai dan Toyota tekankan RON minimal buku manual mobil sebagai panduan konsumsi BBM aman, hindari risiko mesin di tengah harga naik.

2 minggu yang lalu


Cara Cek Fisik Untuk Mengetahui Mobil Bekas Laka Lantas

7 bulan yang lalu


Berita
Tips Anti Salah Beli Mobil Baru

Tujuannya menjadikan calon pembeli paham betul kebutuhan

8 bulan yang lalu


Mobil Listrik
Toyota Bz4X Eks KTT Dijual Dengan Harga Rp 700 Jutaan?

Di GJAW 2024 inilah kami mendapatkan informasi bahwa Toyota Bz4X ditawarkan mulai Rp700 jutaan.

1 tahun yang lalu


Berita
Menilik Salah Satu Cabang Dealer Toyota Di Pulau Dewata

Toyota kini menjadi merek yang memiliki jaringan aftersales terbesar di Indonesia

1 tahun yang lalu


Berita
Inilah Skema Kredit 9 Varian Toyota Fortuner Facelift Dengan Tenor Hingga 5 Tahun

Toyota Fortuner baru saja mendapatkan facelift. Jika Anda tertarik membelinya dengan cara kredit. Berikut skema kreditnya dengan tenor hingga 5 tahun.

1 tahun yang lalu


Berita
Toyota Diskon Agya Rp 12 Juta dan Calya Rp 8 Juta, Modal Rp 150 Jutaan Bisa Bawa Pulang Calya

Ada diskon untuk dua model LCGC dari Toyota. Berikut rinciannya

1 tahun yang lalu


Berita
Ketahui Perbedaan Durasi Servis Mobil Listrik Dengan Mobil Konvensional

Jika mobil konvensional servis berkala dilakukan mulai 1.000 km, untuk mobil listrik seperti BYD servis dilakukan mulai 5.000 km.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Viral, Blade Battery Milik BYD Dibuka Paksa

Pembongkaran paksa Blade Battery BYD viral di Tiongkok memicu perdebatan soal keamanan baterai EV usai uji fast charging. Proses berlangsung 6-8 jam pakai alat biasa tanpa memicu api atau asap.

2 jam yang lalu


Berita
Detail Harga Belum Dibuka, Chery Q Obral Bonus Rp 40 Juta Untuk Pembeli Awal

Harga Chery Q pre-booking bonus Rp 40 juta tersedia bagi pemesan awal melalui situs resmi. Detail harga masih belum dirilis oleh Chery Sales Indonesia.

7 jam yang lalu


Used Car
STNK Mati Dua Tahun? Otomatis Jadi Mobil Bodong

Masa berlau STNK jadi penentu status hukum dari sebuah kendaraan.

8 jam yang lalu


Berita
Motif Kulit Menjadi Favorit Interior Mobil, Ini Alasannya

Material kulit punya sejarah panjang di dunia otomotif.

10 jam yang lalu


Berita
EV Terbaru Dari Subaru Bernama Gateway, Pesaing Hyundai Palisade

Dimensinya serupa Hyundai Palisade, baru dipasarkan untuk Amerika Serikat.

11 jam yang lalu