Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Alasan Daihatsu Tak Berniat Jual Sedan di Indonesia

Meski model yang ditawarkan cukup banyak, namun Daihatsu tak lagi menjajakan model sedan di Indonesia sejak tahun 1990-an silam.
Berita
Minggu, 5 Mei 2019 14:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Daihatsu merupakan salah satu merek mobil terbesear yang ada di Indonesia. Berbagai model mobil tentunya ditawarkan oleh Brand dengan logo ‘D’ tersebut.

Meski model yang ditawarkan cukup banyak, namun Daihatsu tak lagi menjajakan model sedan di Indonesia sejak tahun 1990-an silam. Padahal, pemerintah memiliki wacana untuk meringankan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) kedepannya.

Lantas, bagaimanakah tanggapan pihak Daihatsu terkait hal ini?

"Itu yang masih tanda tanya. Karena (market sedan) di Indonesia bisa dikatakan tidak berkembang, Saat ini sekitar 3,5 persen saja," papar Rudy Ardiman, Corporate Planning & Communication Divison Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM) di Bengkulu (29/4).

Masih menurutnya, popularitas mobil sedan kalah jauh jika dibandingkan mobil 7 seater dan sejenisnya. "Jika dibandingkan dengan mobil 7 seater, suara konsumen akan lebih banyak yang memilih jenis mobil ini. Dan kami membuat strategi tentunya dari sudut pandang konsumen," tambahnya.

Rudy pun turut menyampaikan, selain sedan dan SUV, masih banyak model lain yang tentunya tak kalah menarik untuk pilihan konsumen.

"Masih banyak pilihan lain, ada city car dan city compact juga masih ada," paparnya.

Jika mengulas kembali, PT ADM sempat memamerkan mobil sedan konsepnya yang dinamakan Daihatsu DN-F Sedan yang melantai pada ajang GIIAS 2018 lalu. Namun pernyataan yang dilontarkan oleh pihak ADM tersebut seolah menjelaskan bahwa mereka tak berniat untuk memasarkan jenis mobil sedan di Indonesia yang dinialai kalah pamor dengan jenis mobil SUV dan MPV.


Tags Terkait :
Daihatsu Sedan
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
GIIAS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Pecahkan Rekor Brand Terbanyak

GIIAS Surabaya resmi dibuka. Ada banyak hal menarik karena penyelenggaraan tahun ini memecahkan rekor peserta terbanyak.

1 minggu yang lalu


Truk
GIICOMVEC 2026 Mengalami Kenaikan Jumlah Pengunjung

Segmen kendaraan komersial jadi indikator kondisi industri otomotif nasional.

4 bulan yang lalu


Berita
Begini Cara Daihatsu Lebih Akrab Dengan Anggota Komunitas

Daihatsu gelar turnamen olahraga Sahabat Klub Daihatsu 2026 di Sunter, Jakarta Utara. Lebih dari 400 peserta dari 21 klub ikuti bulutangkis, padel, tenis meja, hingga e-sport.

4 bulan yang lalu


Berita
Nissan Gravite, Bisa Jadi Pesaing Calya Dan Sigra

Dibangun dari basis Renault Triber dengan tampilan serta fitur lebih berkelas

6 bulan yang lalu


Terkini

Van
Chery Membuat Van Tenaga Listrik Yang Dinamakan Delivan

Dalam pemasarannya akan masuk kawasan Eropa terlebih dahulu.

12 jam yang lalu


VIDEO: Crash Test Leapmotor B05 (Euro NCAP)

Leapmotor B05 kembali membuktikan keselamatannya.

Berita | 12 jam yang lalu


Berita
Beberapa Unit Tesla Model Y Alami Ambles Suspensi Belakang

Tesla Model Y L, SUV enam penumpang yang diproduksi di Gigafactory Shanghai, China, tengah menjadi sorotan.

13 jam yang lalu


Berita
Zeekr 7X Bakal Gendong Baterai 85 kWh dan Tenaga Hampir 500 Hp

Zeekr 7X bakal mendapat pembaruan signifikan. Begini spesifikasinya.

14 jam yang lalu


Berita
Hasil Riset Audi, Konsumen Kaya Tetap Mau Mobil Yang Berisik

Pihak Audi akan membuat kompromi produk dengan mesin fosil dan sistem plug-in hybrid.

15 jam yang lalu