Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Ban Serep 'Konde' Menghilang, Apa Kekurangan dan Kelebihannya?

Simak pendapat seorang jawara off road Indonesia mengenai tren hilangnya ban serep model 'konde' berikut ini.
Berita
Rabu, 18 April 2018 09:00 WIB
Penulis : Avicena Pratikto


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Tren mobil ber-'konde' atau ban cadangan yang dipasang pada bagian belakang kini tak lagi menjadi tren pada MPV maupun SUV. Tercatat tinggal Mercedes-Benz G-Class dan Toyota FJ Cruiser sebagai model yang dijual di Indonesia dengan mempertahankan 'konde' di bagian belakangnya. Tak sedikit yang menilai bahwa SUV tanpa konde seperti kehilangan kesan gagah.

Tapi ternyata ban cadangan yang berada di bagian bawah aliasa kolong memiliki banyak kelebihan dibandingkan ban cadangan yang diletakkan di bagian belakang mobil. "Styling mungkin kembali ke masing-masing orang, tapi saya pribadi lebih suka SUV yang saat ini ban cadangannya berada di kolong (belakang)," ujar Julian Johan, pembalap nasional Speed Off Road kepada OtoDriver (12/4).

Jawara Off Road ini menilai bahwa ban yang berada dibagian bawah menambah kestabilan pada mobil.  "Ban cadangan di bagian bawah memiliki bodyroll yang lebih oke, tidak se-limbung jika berada di bagian belakang. Tapi ini lebih terasa di mobil yang ukuran bannya besar, kalau di LSUV tidak banyak terasa," imbuh pria yang akrab dipanggil Jeje.

Selain kestabilan meningkat, ternyata ada efek lain dari segi durabilitas dan kepraktisan. Apabila ban cadangan tidak diletakkan di bagian belakang otomatis pintu menjadi lebih ringan untuk dibuka-tutup. Beban pintu belakang yang ringan membuat engsel pintu bagasi menjadi lebih awet.

Namun tentu setiap keunggulan pasti disertai dengan kelemahan juga. Mulai dari akses yang sulit untuk mengambil ban cadangan karena letaknya berada di kolong dan hanya bisa dibuka dengan kunci atau cara tertentu. Tentu menyimpan dan memindahkan ban cadangan lebih mudah apabila berada di pintu belakang.

Selain itu, ban cadangan yang diletakkan pada bagian bawah mobil mengurangi ground clearancedan depature angle. "Ground clearancedan departure angle yang tinggi akan membantu ketika off road agar tidak mentok," imbuh Jeje.

Penempatan ban cadangan di bagian bawah mobil juga terbatas pada ukuran ban tertentu saja mengingat space yang disediakan sangat terbatas. Ban cadangan yang menjadi 'konde' tentu batasan diameternya lebih besar. Masih kata Jeje, sebenarnya hanya mobil yang memang ditujukan untuk off road saja lah yang cocok menggunakan ban cadangan di belakang.

"Misalnya Land Rover Defender atau Toyota FJ Cruiser yang merupakan mobil jip untuk tujuan off road," tambahnya. Hal ini karena mobil tersebut memiliki ukuran ban yang sangat besar sehingga hanya bisa diletakkan di pintu belakang mobil.


Tags Terkait :
Ban Toyota Rush Mercedes-Benz G-Class Jip FJ
Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait


Berita
Ban Serep 'Konde' Menghilang, Apa Kekurangan dan Kelebihannya?

Simak pendapat seorang jawara off road Indonesia mengenai tren hilangnya ban serep model 'konde' berikut ini.

7 tahun yang lalu


Berita
Ucapkan Selamat Tinggal Pada Ban Serep 'Konde'

Dulu sempat menjadi tren, kini perlahan-lahan mulai ditinggalkan.

7 tahun yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

10 jam yang lalu


Tips
Pantau Tekanan Udara Ban Cara Toyota

Cara pantau tekanan udara ban Toyota ala Auto2000 cegah pecah ban akibat kempis. Technical Leader Aries Budiarto ungkap risikonya.

1 hari yang lalu

Tips
Males Ke Bengkel? Ada Servis Cepat Via Online Dari Toyota

Hanya bisa dipesan lewat daring dan satu hari sebelum masuk bengkel.

7 bulan yang lalu


Berita
Toyota Diskon Rush Sampai Rp 25 Juta, Kini Harganya Mulai Rp 250 Jutaan

Toyota memberikan penawaran menarik di booth mereka yang ada di GIIAS 2024. Toyota Rush kini mendapatkan potongan harga hingga Rp 25 juta.

1 tahun yang lalu


Berita
Toyota Rush Improvement 2024 Meluncur, Simak Perubahan Lengkapnya

Toyota Rush improvement 2024 resmi dirilis.

1 tahun yang lalu


Berita
Sudah Aus dan Waktunya Ganti, Berikut Pilihan Ban Mobil Buat Toyota Rush

Penggantian ban mobil Toyota Rush ini harus dilakukan karena memiliki peranan yang penting, berikut pilihan bannya

2 tahun yang lalu


Terkini

First Drive
Mitsubishi Xpander HEV Tidak Akan Meluncur Di Indonesia Tahun Ini

Kapan rilis Mitsubishi Xpander HEV di Indonesia? Tak tahun ini. Hybrid 2026 fokus XForce HEV dan Destinator MHEV, Xpander HEV mungkin 2028 dengan gen 2.

9 jam yang lalu


Berita
Toyota Siapkan Rival Ford Raptor. Dilabeli Sebagai TRD Hammer

Toyota siapkan TRD Hammer sebagai rival Ford Raptor berbasis Tundra. Mesin V6 twin-turbo hybrid 3.4L capai 437 hp, respons terhadap Ram TRX.

10 jam yang lalu


Berita
Mudik In Style 2026 : Perfoma Audi Q8, Mampu Melupakan Kekurangannya

Harga Audi Q8 RS 55 TFSI di Indonesia Rp 2,83 miliar. Performa V6 340 hp dan quattro unggul di Mudik in Style 2026, meski BBM boros 5,6 km/liter.

11 jam yang lalu


Berita
Mudik in Style 2026 : Empat Alasan Xpeng G6 Pro Dipakai Sebagai Mobil Libur Lebaran

Alasan Xpeng G6 Pro dipilih Mudik in Style 2026: suspensi nyaman, efisiensi SUV listrik, arsitektur 800V fast charging, dan desain dewasa.

12 jam yang lalu


Berita
Bocoran EV Lamborghini Sebelum Dirilis Ke Pasaran

Lamborghini masih terus mengembangkan model bertenaga listrik murni yang dijadwalkan meluncur setelah 2030.

14 jam yang lalu