Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

8 Mitos dan Fakta Seputar Oli Mesin

Berikut adalah Mitos dan Fakta seputar oli mesin yang wajib Anda ketahui.
Berita
Sabtu, 31 Maret 2018 13:00 WIB
Penulis : OtoDriver


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Selama ini banyak beredar rumor berujung pada pemahaman yang salah seputar pelumas atau yang biasa kita kenal dengan sebutan oli. Tak berhenti disitu, rumor-rumor tersebut bahkan acap kali berujung pada kepercayaan pengguna terhadap produk oli yang digunakan hanya berdasarkan asumsi dan sugesti, bukan berdasarkan fakta yang ada.

Kali ini kami menyajikan 8 Mitos dan Fakta seputar oli mesin mobil seperti yang disampaikan oleh Agung Prabowo, Technical Specialist PT Pertamina Lubricant saat kami temui di Bogor, Jawa Barat (26/3).

1. Sering terjebak kemacetan = lebih cepat ganti oli

Penggantian oli dibutuhkan karena oli stress, atau rusak dan mengalami penurunan performa yang menghilangkan 3 fungsi utamanya, di antaranya lubrikasi, pembersih dan pendingin suhu mesin. Salah satu penyebab stressnya oli disebabkan oleh umur pemakaian berdasarkan jam, jarak, masa pemakaian, suhu dan lain-lain sehingga dipastikan pemahaman pada poin nomor 1 adalah mitos belaka.

2. Sering berganti-ganti merek oli membuat mesin kendaraan rusak

Pemahaman yang satu ini pasti sering terdengar di telinga Anda dan membuat banyak pengendara mobil berpikir berkali-kali sebelum mengganti oli yang dipakai dengan merek lain. Lantas benarkah? Jawabannya benar dan salah. Mengapa? Sering berganti-ganti oli berbeda merek pada mesin memang dapat menyebabkan kerusakan, bila dilakukan dengan cara yang salah. Setiap merek oli memiliki formulasi dan senyawa yang berbeda-beda. Percampuran antara senyawa yang berbeda ini dapat menimbulkan endapan dan berdampak buruk pada performa mesin.

Lalu bagaimana mengatasinya? Mudah saja, usahakan untuk melakukan flushing (menguras mesin dari sisa oli lama yang tertinggal) sebelum menggantinya dengan merek lain.

3. Warna oli menjadi pekat! Berarti harus ganti oli

Belum banyak yang mengetahui soal mitos yang satu ini. Kebanyakan orang menganggap perubahan warna pada oli adalah indikator untuk mengganti oli mesin mobil. Faktanya perubahan warna oli menjadi lebih pekat justru merupakan hal yang wajar. Warna pekat pada oli sejatinya adalah hasil kerja oli yang berhasil mengumpulkan berbagai partikel kecil dan mengikatnya agar tak menjadi endapan. Hal ini sering ditemukan pada oli yang mengandung deterjen sebagai aditifnya. Tentunya Anda tak perlu khawatir karena hal ini tidak menghalangi fungsi oli tersebut dalam melumasi mesin.

4. Penggantian oli perlu dilakukan setiap lebih kurang 5000 km

Sayangnya hal itu hanya mitos karena setiap mobil memiliki siklus penggantian oli yang bervariasi sesuai dengan jenis mobil tersebut. Meskipun beberapa pabrikan mobil merekomendasikan pergantian oli setiap 5000 km, pabrikan yang lain mungkin menjadikan 7000 km sebagai siklus pergantiannya. Jika Anda masih ragu, silahkan buka kembali buku manual pemilik kendaraan untuk memastikannya.

5. Wajib mengganti oli sebelum melakukan perjalanan panjang

Anjuran untuk mengecek oli mobil sebelum melakukan perjalanan panjang memang tepat untuk menjaga kinerja mesin tetap prima. Jika perlu, pastikan oli Anda telah diganti seminggu atau tiga hari sebelum perjalanan. Namun, bagaimana mengenali secara fisik bahwa oli yang Anda gunakan bekerja baik atau tidak? Silahkan dipraktikkan, jika setelah 1000-1500 km warna oli Anda tetap jernih, dapat dipastikan ia tidak bekerja baik karena tidak menjalankan fungsinya untuk mengikat kotoran campuran bahan bakar dan oksigen yang terbentuk akibat pembakaran.

6. Dari awal menggunakan oli sintetis, wajib memakai oli sintetis seterusnya

Jika ada praktisi maupun pihak bengkel yang menjelaskan hal seperti di atas kepada Anda, silahkan tinggalkan segera. Pemahaman tersebut salah kaprah karena faktanya, beralih pilihan antara oli sintetis dan konvensional tidak akan membahayakan mesin mobil. Hal yang perlu diperhatikan adalah spesifikasi oli yang akan Anda gunakan memenuhi persyaratan dalam buku manual termasuk RON BBM yang digunakan.

7. Oli sintetis dapat menyebabkan kebocoran pada seal mesin

Ketika oli sintetis pertama kali diperkenalkan pada 1970-an, ditemukan bahwa ia menyebabkan penyusutan pada segel mesin mobil sehingga memicu kebocoran. Namun, seiring dengan kemajuan dalam teknologi oli sintetis yang telah dibuat 30 tahun terakhir, minyak sintetis tidak lagi membuat segel mesin menyusut.

8. Tidak perlu ganti filter oli setiap kali melakukan penggantian oli mesin

Anda sangat disarankan untuk mengganti filter oli setiap kali memasuki siklus penggantian oli rutin yang direkomendasikan. Pergantian filter ini tentu akan mengurangi potensi kerusakan pada mesin akibat bertumpuknya kotoran.


Tags Terkait :
Oli Mesin Tips
O

OtoDriver

reporter

reporter

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Special Report: GIIAS 2026
Artikel Terkait

Tips
Perawatan Mesin Diesel yang Benar, Bisa Bikin BBM Lebih Irit dan Mesin Awet

Perawatan mesin diesel modern perlu dilakukan secara berkala agar performa tetap optimal, irit bahan bakar, dan komponen mesin lebih awet.

1 hari yang lalu

Berita
Persiapan Liburan dengan Mobil, Ini 5 Pemeriksaan yang Wajib Dilakukan

Sebelum road trip saat liburan, pastikan mobil dalam kondisi prima. Simak 5 pengecekan penting mulai dari oli, radiator, rem, aki hingga waktu servis agar perjalanan keluarga tetap aman.

2 minggu yang lalu


Tips
Ini Kata Pakar Soal Pemakaian B50 Yang Patut Diperhatikan

Harus lebih peduli terhadap kondisi mesin.

4 minggu yang lalu

Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

2 bulan yang lalu


Tips
Perlu Perhatian, Pengecekan Ulang EV atau Mobil Hybrid Paska Perjalanan Jauh

Pengecekan ulang EV hybrid setelah perjalanan jauh penting: cek tekanan ban, rem, coolant, aki, kelistrikan, dan cuci mobil. Penjelasan pakar GAC AION Indonesia.

3 bulan yang lalu


Berita
Support Mudik Lebaran 2026, Wuling Sediakan 6 Posko Mudik dan 45 Bengkel Siaga

Wuling sediakan 6 posko mudik Lebaran 2026 di tol Jawa, 45 bengkel siaga, service campaign, dan ERA untuk mudik aman EV-non EV.

4 bulan yang lalu


Truk
Ramp Check Mandiri Ala Isuzu Untuk Keamanan Masa Nataru

Demi memastikan kendaraan beroperasi dengan baik sekaligus nyaman dikendarai

7 bulan yang lalu


Tips
Mau Mobil Tetap Prima Setelah Digunakan Mudik? Ini Yang Perlu Dilakukan

Lakukan pengecekan dan pastikan semuanya dalam kondisi baik.

1 tahun yang lalu


Terkini

Berita
Mitsubishi Fuso Perluas Ekosistem Aftersales, Fokus Tekan Waktu Perawatan Armada

Mitsubishi Fuso Zero Down Time aftersales dikembangkan PT KTB melalui integrasi telematika, advisor on-site, dan perluasan jaringan servis untuk tekan downtime armada niaga.

6 jam yang lalu


Berita
Honda Super-ONE Dijual Rp 438 Juta, Lebih Mahal Dari Rata2 EV Tiongkok

Harga Honda Super-ONE resmi dirilis Rp 438 juta. Sudah bisa dipesan di GIIAS 2026.

7 jam yang lalu


Berita
XPENG Tak Sekadar Hadir di GIIAS 2026, Bawa Komitmen Jangka Panjang Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Indonesia

XPENG GIIAS 2026 komitmen jangka panjang ekosistem kendaraan listrik Indonesia tercermin dari partisipasi mereka yang menghadirkan berbagai inovasi mobilitas pintar di ajang tersebut.

8 jam yang lalu


Berita
Polytron G3+ Special Collaboration Edition Resmi Hadir, Dapat Upgrade Senilai Rp40 Juta

Polytron G3+ Special Collaboration Edition resmi meluncur di GIIAS 2026. Hadir dengan kolaborasi HSR dan Triple 9, mobil listrik ini mendapat upgrade senilai Rp40 juta dengan tambahan harga Rp20 juta.

8 jam yang lalu


Berita
Dekkalive Trio, Dashcam Tiga Kamera yang Bisa Dipantau Langsung dari Smartphone

DVR terbaru dari Dekka dilengkapi dengan tiga kamera dan merupakan tipe online yang bisa diakses melalui perangkat smartphone.

10 jam yang lalu