Menu



OtoDriver logoMember of :Logo PT. Bintang langit Multimedia

Copyright © 2026. Otodriver.com. All rights reserved.
BerandaBerita

Toyota Tepis Berita Miring Terkait Bahan Baku Aluminium Kualitas Rendah

Kobe Steel tertimpa skandal kualitas bahan baku palsu pada minggu lalu. Toyota selaku pelanggannya menepis kabar miring tersebut
Berita
Senin, 23 Oktober 2017 10:00 WIB
Penulis : Aditya Widiutomo


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

BACA JUGA

Sempat beredar kabar miring mengenai bahan baku kualitas tak memenuhi standar untuk berbagai merek dari Kobe Steel. Kabarnya logam yang dipasok vendor ini terdapat pemalsuan kualitas dan kini pihak Toyota selaku pelanggan Kobe Steel menepis dugaan masalah tersebut.

Diberitakan dari Paultan.org, skandal bahan baku Kobe Steel berupa besi aluminium untuk diaplikasikan pada kap mesin, pintu belakang, dan beberapa bagian bodi lainnya ini tidak berpengaruh pada kualitas produksi mobil lansiran Toyota yang berada di Jepang. Pihak Toyota sendiri mengadakan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelat aluminium produksi Kobe Steel.

Dari hasil analisa tersebut, mereka mengungkapkan bahwa bahan-bahan logam yang diduga bermasalah tidak ada yang perlu dicemaskan dan diklaim telah memenuhi standar persyaratan dan keselamatan.

“Kami memastikan bahwa bahan memenuhi standar undang-undang yang berlaku, dan standar internal kami sendiri, untuk persyaratan keselamatan dan daya tahan utama untuk kendaraan," kata pihak Toyota dalam sebuah pernyataan.

Meski demikian, produsen mobil ternama asal negeri matahari terbit ini tetap terus melakukan penyelidikan terhadap produk Kobe Steel lainnya, seperti tembaga dan baja demi mempertahankan kualitas produk mobilnya.


Tags Terkait :
Toyota Pabrik Toyota Kobe Steel
A

Aditya Widiutomo

Jurnalis

Memulai karier sebagai drifter, lantas menekuni jurnalistik otomotif dan review mobil sejak 2017. Walau sering mereview...

Bagikan Ke :


Ikuti kami juga di whatsApp Channel Klik disini

Dapatkan update berita pilihan dan terbaru setiap hari dari otodriver.com. Mari bergabung di Channel Telegram OtoDriver, caranya klik link https://t.me/otodriver, kemudian join. Anda Harus install aplikasi telegram terlebih dahulu.


Artikel Terkait

Berita
Hindari 5 Hal Ini, Agar Mobil Anda Tidak Boros BBM

BBM

1 hari yang lalu


Berita
BYD M6 DM Bakal Diterima Konsumen Juni 2026 Mendatang

BYD M6 DM pengiriman Juni 2026 akan dimulai menyusul peluncuran model PHEV di Indonesia. BYD menekankan harga kompetitif berkat integrasi vertikal.

1 hari yang lalu


Berita
Car Meet Ekslusif Toyota Terbesar, Hadirkan Banyak Kreasi Yang Jadi Wajah Kultur Otomotif Indonesia

Toyota telah menjadi bagian dari kultur otomotif Indonesia.

2 hari yang lalu

Berita
Ini Sebab Bungkus Jok Mobil Modern Mulai Meninggalkan Bahan Kain

Desainer otomotif jelaskan sebab jok mobil modern beralih ke kulit sintetis: efisiensi produksi, mudah dibersihkan, aman dari api. Kain lebih nyaman tapi kurang praktis.

5 hari yang lalu


Terkini

Berita
GWM Perkenalkan Tank 500 Diesel Yang Serba Hitam

GWM resmi memperkenalkan varian baru dari Tank 500 yakni Black Warrior.

3 jam yang lalu


Berita
Toyota Veloz Hybrid Dapat Respon Positif Dari Konsumen Indonesia, SPK Tembus 10.000 Unit

Sejak dirilis November 2025 lalu, Toyota Veloz Hybrid terus mendapatkan respon positif dari Masyarakat.

8 jam yang lalu


Berita
Aki Varta Perkenalkan Kemasan Baru Untuk Identifikasi Produk

Varta memperkenalkan kemasan baru aki Varta untuk identifikasi produk melalui warna berbeda dan kode otentifikasi digital di Indonesia.

18 jam yang lalu


Berita
Perkuat Kepemimpinan Era Elektrifikasi, BYD-Denza Rilis Teknologi Baru

Teknologi DM BYD Dual Mode elektrifikasi diperkenalkan sebagai jembatan transisi menuju kendaraan listrik di tengah dominasi ICE di Indonesia.

19 jam yang lalu


Mobil Listrik
Porsche Pionir Teknologi Hybrid Yang Berevolusi Jadi REEV

Porsche pionir teknologi hybrid series REEV melalui Lohner-Porsche Mixte 1901, yang menjadi dasar evolusi sistem range extender modern seperti Chevrolet Volt dan Nissan e-Power.

19 jam yang lalu